- Mantan wasit Premier League David Coote dijatuhi hukuman sembilan bulan penjara tertangguh dua tahun di Nottingham.
- Coote mengaku bersalah membuat gambar tidak senonoh kategori A melibatkan anak laki-laki berusia 15 tahun.
- Insiden ini menambah daftar kontroversi Coote yang sebelumnya telah dipecat dan diskors oleh badan otoritas olahraga.
Suara.com - Mantan wasit Premier League, David Coote, resmi dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Crown Nottingham setelah mengaku bersalah membuat gambar tidak senonoh kategori A yang melibatkan anak di bawah umur.
Dalam putusan yang dibacakan pada Rabu (8/1/2026), pengadilan menjatuhkan hukuman penjara sembilan bulan yang ditangguhkan selama dua tahun kepada Coote.
Ia juga akan berada di bawah pengawasan ketat dan harus memenuhi sejumlah ketentuan hukum yang berlaku.
David Coote didakwa pada 12 Agustus 2025 setelah penyelidikan Nottinghamshire Police menemukan sebuah video tidak senonoh kategori A dalam perangkat elektronik miliknya.
Kategori A merupakan tingkat pelanggaran paling serius dalam hukum Inggris terkait konten pornografi anak.
Dalam sidang terungkap bahwa video tersebut berdurasi dua menit 11 detik dan menampilkan seorang anak laki-laki berusia 15 tahun yang mengenakan seragam sekolah.
Saat diinterogasi polisi setelah penangkapan, Coote memilih memberikan jawaban “no comment”.
Hakim Nirmal Shant menyebut kasus ini sebagai kejatuhan drastis bagi Coote.
“David Coote, Anda telah mengalami kejatuhan luar biasa dari posisi terhormat,” ujar sang hakim dilansir dari Mirror.
Baca Juga: Casemiro Blunder, Darren Fletcher Geleng-geleng, Gary Neville Murka
“Ini melibatkan anak nyata yang mengalami eksploitasi dengan dampak serius yang mengikutinya.”
Pengacara Coote, Laura Jane Miller, memohon agar hukuman penjara tidak dijalankan. Ia menyampaikan bahwa kliennya tengah mengalami masalah kesehatan mental saat mengunduh konten tersebut.
“Di balik citra wasit sukses, ada pergulatan mental yang telah berlangsung sejak 2017 akibat putusnya hubungan pribadi,” ujar Miller.
“Ia juga terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba sejak 2019.”
Miller menambahkan bahwa Coote telah kehilangan karier, reputasi, dan kini bekerja di posisi administratif sambil mencoba membangun kembali hidupnya secara perlahan.
Ia juga disebut telah menunjukkan penyesalan mendalam dan berhenti menggunakan narkoba sejak penangkapannya pada Februari 2025.
Berita Terkait
-
Casemiro Blunder, Darren Fletcher Geleng-geleng, Gary Neville Murka
-
Siapa Benjamin Sesko? Striker MU yang Baru Buka Keran Gol Setelah Puasa 65 Hari
-
Prediksi Skor Manchester City vs Brighton: The Citizens Incar Poin Penuh
-
Prediksi Skor dan Jadwal Liga Inggris, Arsenal vs Liverpool: Ujian Berat The Gunners
-
Lima Laga Terakhir Masih Belum Terkalahkan! Sunderland Paksa Tottenham Berbagi Poin di London
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?