Farhan menyadari bahwa antusiasme pendukung pada laga melawan Persija seringkali melampaui kapasitas fasilitas fisik yang tersedia saat ini.
“Tiket sudah habis sejak beberapa minggu lalu. Tapi Bobotoh tidak perlu khawatir karena kita siapkan alternatif nobar di setiap kecamatan,” ujarnya.
Larangan Konvoi dan Menjaga Ketertiban
Selain menyediakan tempat menonton, orang nomor satu di Bandung tersebut juga mengeluarkan larangan keras terkait pergerakan massa di jalanan.
Warga dilarang melakukan konvoi kendaraan bermotor terlepas dari apa pun hasil akhir yang didapatkan oleh tim Persib.
Hal ini ditujukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mencegah potensi gesekan antarkelompok suporter di ruang publik.
Ketertiban kota menjadi prioritas utama yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat selama akhir pekan berlangsung.
“Menang atau kalah jangan pawai. Kita tunjukkan bahwa Bobotoh bisa tetap tertib, baik dalam kondisi senang maupun sedih, tanpa menyusahkan orang lain,” katanya.
Menuju Kedewasaan Suporter Sepak Bola
Baca Juga: Pesan Orang Nomor 1 The Jakmania untuk Skuad Persija Jelang Laga Panas Kontra Persib Bandung
Kedewasaan dalam memberikan dukungan menjadi harapan besar yang disematkan kepada para Bobotoh pada pertandingan besar kali ini.
Dukungan yang positif diharapkan dapat menjadi modal bagi tim Persib untuk meraih hasil maksimal di lapangan hijau nanti.
Pemerintah menekankan bahwa kualitas seorang pendukung diukur dari kemampuannya menjaga nama baik kota dan keamanan bersama.
Setiap warga diminta bertanggung jawab atas tindakan masing-masing agar Bandung tetap menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja.
“Dukungan terbaik bukan hanya hadir di stadion, tetapi juga menjaga ketertiban. Yang paling penting Persib menang dan kita dukung dengan cara yang terbaik,” ucapnya.
Penanganan Keamanan dan Kenyamanan Kota
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?