Bola / Bola Indonesia
Minggu, 11 Januari 2026 | 22:11 WIB
Gelandang Persib Bandung, Thom Haye saat diwawancarai awak media. [Rahman]
Baca 10 detik
  • Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, meluapkan emosi saat laga panas melawan Persija Jakarta dan sempat ditenangkan pelatih.
  • Haye menyatakan bangga atas kemenangan tim, namun sedih atas kurangnya rasa hormat yang merusak kualitas pertandingan nasional.
  • Thom Haye menerima ancaman kematian dan pesan mengerikan kepada keluarganya, serta meminta semua pihak menjaga etika positif.

Suara.com - Laga panas antara Persib Bandung dan Persija Jakarta tak hanya menyita perhatian karena tensi tinggi di atas lapangan, tetapi juga karena luapan emosi gelandang Persib, Thom Haye, yang terekam kamera dan viral di media sosial.

Pemain Timnas Indonesia itu terlihat meluapkan emosinya di usai pertandingan hingga harus ditenangkan langsung oleh pelatih Persib, Bojan Hodak.

Momen tersebut memantik beragam reaksi publik, terutama setelah potongan video beredar luas di berbagai platform media sosial.

Usai pertandingan, Thom Haye akhirnya buka suara melalui unggahan Instagram Story. Dalam pernyataannya, Haye mengaku bangga dengan kemenangan tim dan dukungan Bobotoh, namun di sisi lain menyimpan rasa sedih atas situasi yang terjadi selama laga sarat rivalitas tersebut.

“Kami memenangkan derby hari ini dan saya bangga dengan tim kami serta Bobotoh,” tulis Haye membuka pernyataannya.

Thom Haye dapat teror hingga ancaman pembunuhan [Tangkap layar Instagram]

Ia menegaskan keyakinannya bahwa sepak bola Indonesia memiliki potensi besar.

Menurutnya, gairah dan atmosfer pertandingan di Tanah Air sangat istimewa dan jarang ditemui di banyak negara lain.

Namun, Haye juga menyampaikan kekecewaannya karena masih banyak pertandingan yang ternodai oleh sikap tidak saling menghormati serta pelanggaran-pelanggaran yang dinilai tidak perlu. Ia menilai hal tersebut berdampak langsung pada kualitas permainan.

“Sungguh menyedihkan melihat para pemain ikut berkontribusi pada hal tersebut dan merusak kualitas permainan. Hal yang paling gila adalah ketika Anda mencoba menyuarakannya, mereka justru ingin bertengkar lebih jauh,” tulisnya.

Baca Juga: Kata-kata Beckham Putra Usai Bikin Persija Jakarta Menangis di GBLA

Lebih jauh, Haye menekankan bahwa rasa saling menghormati merupakan kunci penting bagi pertumbuhan sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik.

Situasi menjadi semakin serius ketika Thom Haye mengungkap bahwa dirinya menerima ancaman kematian serta pesan-pesan mengerikan yang ditujukan kepada keluarganya.

Ia menyebut masih bisa menerima tekanan sebagai seorang profesional, namun meminta dengan hormat agar tindakan tersebut dihentikan.

“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin dengan hormat meminta orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Thom Haye mengajak seluruh elemen sepak bola Indonesia, pemain, suporter, dan pihak terkait untuk bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih sehat dan positif demi masa depan sepak bola nasional.

“Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik, untuk para pemain, untuk para suporter, dan untuk masa depan sepak bola Indonesia,” pungkasnya.

Load More