- Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, meluapkan emosi saat laga panas melawan Persija Jakarta dan sempat ditenangkan pelatih.
- Haye menyatakan bangga atas kemenangan tim, namun sedih atas kurangnya rasa hormat yang merusak kualitas pertandingan nasional.
- Thom Haye menerima ancaman kematian dan pesan mengerikan kepada keluarganya, serta meminta semua pihak menjaga etika positif.
Suara.com - Laga panas antara Persib Bandung dan Persija Jakarta tak hanya menyita perhatian karena tensi tinggi di atas lapangan, tetapi juga karena luapan emosi gelandang Persib, Thom Haye, yang terekam kamera dan viral di media sosial.
Pemain Timnas Indonesia itu terlihat meluapkan emosinya di usai pertandingan hingga harus ditenangkan langsung oleh pelatih Persib, Bojan Hodak.
Momen tersebut memantik beragam reaksi publik, terutama setelah potongan video beredar luas di berbagai platform media sosial.
Usai pertandingan, Thom Haye akhirnya buka suara melalui unggahan Instagram Story. Dalam pernyataannya, Haye mengaku bangga dengan kemenangan tim dan dukungan Bobotoh, namun di sisi lain menyimpan rasa sedih atas situasi yang terjadi selama laga sarat rivalitas tersebut.
“Kami memenangkan derby hari ini dan saya bangga dengan tim kami serta Bobotoh,” tulis Haye membuka pernyataannya.
Ia menegaskan keyakinannya bahwa sepak bola Indonesia memiliki potensi besar.
Menurutnya, gairah dan atmosfer pertandingan di Tanah Air sangat istimewa dan jarang ditemui di banyak negara lain.
Namun, Haye juga menyampaikan kekecewaannya karena masih banyak pertandingan yang ternodai oleh sikap tidak saling menghormati serta pelanggaran-pelanggaran yang dinilai tidak perlu. Ia menilai hal tersebut berdampak langsung pada kualitas permainan.
“Sungguh menyedihkan melihat para pemain ikut berkontribusi pada hal tersebut dan merusak kualitas permainan. Hal yang paling gila adalah ketika Anda mencoba menyuarakannya, mereka justru ingin bertengkar lebih jauh,” tulisnya.
Baca Juga: Kata-kata Beckham Putra Usai Bikin Persija Jakarta Menangis di GBLA
Lebih jauh, Haye menekankan bahwa rasa saling menghormati merupakan kunci penting bagi pertumbuhan sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik.
Situasi menjadi semakin serius ketika Thom Haye mengungkap bahwa dirinya menerima ancaman kematian serta pesan-pesan mengerikan yang ditujukan kepada keluarganya.
Ia menyebut masih bisa menerima tekanan sebagai seorang profesional, namun meminta dengan hormat agar tindakan tersebut dihentikan.
“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin dengan hormat meminta orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Thom Haye mengajak seluruh elemen sepak bola Indonesia, pemain, suporter, dan pihak terkait untuk bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih sehat dan positif demi masa depan sepak bola nasional.
“Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik, untuk para pemain, untuk para suporter, dan untuk masa depan sepak bola Indonesia,” pungkasnya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Kata-kata Beckham Putra Usai Bikin Persija Jakarta Menangis di GBLA
-
Bojan Hodak Senyum Lebar Persija Pulang ke Jakarta Tanpa Poin: Mereka Cuma Sekali Shoot
-
Persib Tekuk Persija, Thom Haye: Keluarga Diteror Hingga Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Asisten John Herdman, Cesar Meylan Terbitkan 50 Riset Ilmiah, Timnas Indonesia OTW Gacor
-
PSSI Tidak Main-main! Rekam Jejak Mentereng Cesar Meylan, Asisten John Herdman
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Dicueki Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026, Akahkah Pascal Struijk Pilih Timnas Indonesia?
-
Bakal ke Indonesia Saat FIFA Matchday Juni, 2 Pemain Diaspora Australia Siap Dinaturalisasi
-
Garudayaksa FC Dirumorkan Bakal Datangkan 2 Pemain Berlabel Timnas Indonesia
-
Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Tekuk Rayo Vallecano
-
Vinicius Junior Tegaskan Ingin Seumur Hidup di Real Madrid
-
Barcelona Datangkan Anthony Gordon dari Newcastle United
-
Maurizio Sarri Resmi Tinggalkan Lazio, Sepakat Akhiri Kontrak
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia
-
Viral Warga India Panik Gegara Patung Messi Setinggi 21 Meter Tiba-tiba Bergoyang
-
Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri