-
Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta 1-0 dan berhasil menjadi juara paruh musim liga.
-
Keluarga gelandang Thom Haye menerima ancaman pembunuhan mengerikan setelah kemenangan Derby Indonesia tersebut.
-
Beckham Putra mencetak gol tunggal kemenangan setelah memanfaatkan kesalahan fatal pemain bertahan Persija.
Suara.com - Laga panas bertajuk Derby Indonesia antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta berakhir dengan skor tipis.
Pertandingan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 ini berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Maung Bandung berhasil mengamankan poin penuh di kandang sendiri pada hari Minggu yang penuh emosi tersebut.
Kemenangan ini membawa kebahagiaan bagi para suporter namun menyisakan luka mendalam bagi gelandang asing mereka.
Thom Haye melaporkan adanya tindakan tidak terpuji yang menyerang ranah pribadinya setelah peluit panjang berbunyi.
Pemain nasional tersebut mengungkapkan bahwa anggota keluarganya menjadi sasaran intimidasi yang sangat ekstrem dari oknum.
Pesan-pesan bernada ancaman nyawa tersebut masuk ke saluran komunikasi pribadinya segera setelah kemenangan Persib Bandung diraih.
Kondisi ini sangat disayangkan mengingat performa apik sang pemain sepanjang pertandingan krusial menghadapi rival abadi itu.
Haye merasa perlu bersuara agar budaya negatif dalam sepak bola tanah air segera dievaluasi secara total.
Baca Juga: Kata-kata Beckham Putra Usai Bikin Persija Jakarta Menangis di GBLA
Persoalan ini mencoreng sportivitas yang seharusnya dijunjung tinggi oleh semua elemen pendukung klub bola Indonesia.
“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin dengan hormat meminta kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” kata Haye yang bermain penuh di laga melawan Persija, dikutip dari Instagram resminya, Minggu.
Haye menekankan pentingnya menjaga batasan antara rivalitas di lapangan hijau dengan kehidupan pribadi para atlet profesional.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merenungkan kembali tujuan utama dari adanya kompetisi olahraga nasional saat ini.
“Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik = untuk para pemain, untuk para suporter, dan untuk masa depan sepak bola Indonesia,” tambah dua.
Ajakan ini merupakan bentuk kepedulian Haye terhadap perkembangan ekosistem sepak bola yang lebih sehat bagi generasi mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions