Bola / Liga Inggris
Senin, 12 Januari 2026 | 11:57 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, melontarkan pujian setinggi langit kepada pelatih Liverpool, Arne Slot, usai polemik yang melibatkan Gabriel Martinelli dan cedera serius bek The Reds, Conor Bradley.[Instagram Gabriel Martinelli]
Baca 10 detik
  • Mikel Arteta memuji Arne Slot atas sikap dewasa menanggapi cedera Conor Bradley dalam laga kontra Arsenal.
  • Gabriel Martinelli mencetak hat-trick saat Arsenal mengalahkan Portsmouth 4-1 di putaran keempat Piala FA.
  • Pujian Arteta terkait reaksi Slot yang menenangkan setelah insiden Martinelli dan cedera serius Bradley sebelumnya.

Suara.com - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, melontarkan pujian setinggi langit kepada pelatih Liverpool, Arne Slot, usai polemik yang melibatkan Gabriel Martinelli dan cedera serius bek The Reds, Conor Bradley.

Sikap dewasa Slot dinilai Arteta sebagai contoh pelatih berkelas dan pemahaman mendalam tentang sepak bola.

Arsenal memastikan tiket ke babak keempat Piala FA setelah menumbangkan Portsmouth dengan skor meyakinkan 4-1. Laga tersebut menjadi malam istimewa bagi Gabriel Martinelli, yang mencetak hat-trick pertamanya bersama The Gunners.

Namun, sorotan terhadap Martinelli tak lepas dari insiden pada laga Premier League sebelumnya kontra Liverpool.

Dalam pertandingan itu, Conor Bradley mengalami cedera lutut parah yang membuatnya harus menepi hingga akhir musim.

Martinelli sempat menuai kritik setelah dinilai bereaksi kurang bijak ketika Bradley terkapar di pinggir lapangan, memicu ketegangan antarpemain dan reaksi keras publik.

Alih-alih memperkeruh suasana, Arne Slot justru memilih meredam situasi. Sikap inilah yang mendapat apresiasi langsung dari Arteta.

“Saya harus mengatakan, cara Arne Slot berbicara setelah pertandingan itu luar biasa,” ujar Arteta kepada TNT Sports.

“Dia memahami perasaan para pemain, tentang diri mereka, lawan, dan rekan setim. Itu mencerminkan seseorang yang benar-benar memahami permainan.”

Baca Juga: Legenda Manchester United Kagumi Karakter Rendah Hati Declan Rice, Punya Mental Baja

“Tidak ada niat apa pun untuk mencederai pemain atau tidak menghormati siapa pun.”

Di tengah tekanan dan siulan suporter tuan rumah sepanjang laga, Martinelli merespons dengan cara terbaik: performa gemilang.

Tiga golnya membantu Arsenal bangkit dari gol cepat Portsmouth dan membalikkan keadaan dengan dominasi khas tim papan atas.

Kebangkitan Arsenal juga ditopang keunggulan bola mati.

Tiga gol lahir dari situasi sepak pojok, sementara satu gol lainnya berasal dari skema tendangan bebas cepat yang berujung umpan matang Gabriel Jesus untuk gol kedua Martinelli.

Meski skor akhir tampak telak, Arteta mengakui pertandingan berjalan tidak semudah yang terlihat. Portsmouth sempat mengancam dan memberi perlawanan berarti sebelum Arsenal mengambil alih momentum.

Load More