- Mikel Arteta memuji Arne Slot atas sikap dewasa menanggapi cedera Conor Bradley dalam laga kontra Arsenal.
- Gabriel Martinelli mencetak hat-trick saat Arsenal mengalahkan Portsmouth 4-1 di putaran keempat Piala FA.
- Pujian Arteta terkait reaksi Slot yang menenangkan setelah insiden Martinelli dan cedera serius Bradley sebelumnya.
Suara.com - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, melontarkan pujian setinggi langit kepada pelatih Liverpool, Arne Slot, usai polemik yang melibatkan Gabriel Martinelli dan cedera serius bek The Reds, Conor Bradley.
Sikap dewasa Slot dinilai Arteta sebagai contoh pelatih berkelas dan pemahaman mendalam tentang sepak bola.
Arsenal memastikan tiket ke babak keempat Piala FA setelah menumbangkan Portsmouth dengan skor meyakinkan 4-1. Laga tersebut menjadi malam istimewa bagi Gabriel Martinelli, yang mencetak hat-trick pertamanya bersama The Gunners.
Namun, sorotan terhadap Martinelli tak lepas dari insiden pada laga Premier League sebelumnya kontra Liverpool.
Dalam pertandingan itu, Conor Bradley mengalami cedera lutut parah yang membuatnya harus menepi hingga akhir musim.
Martinelli sempat menuai kritik setelah dinilai bereaksi kurang bijak ketika Bradley terkapar di pinggir lapangan, memicu ketegangan antarpemain dan reaksi keras publik.
Alih-alih memperkeruh suasana, Arne Slot justru memilih meredam situasi. Sikap inilah yang mendapat apresiasi langsung dari Arteta.
“Saya harus mengatakan, cara Arne Slot berbicara setelah pertandingan itu luar biasa,” ujar Arteta kepada TNT Sports.
“Dia memahami perasaan para pemain, tentang diri mereka, lawan, dan rekan setim. Itu mencerminkan seseorang yang benar-benar memahami permainan.”
Baca Juga: Legenda Manchester United Kagumi Karakter Rendah Hati Declan Rice, Punya Mental Baja
“Tidak ada niat apa pun untuk mencederai pemain atau tidak menghormati siapa pun.”
Di tengah tekanan dan siulan suporter tuan rumah sepanjang laga, Martinelli merespons dengan cara terbaik: performa gemilang.
Tiga golnya membantu Arsenal bangkit dari gol cepat Portsmouth dan membalikkan keadaan dengan dominasi khas tim papan atas.
Kebangkitan Arsenal juga ditopang keunggulan bola mati.
Tiga gol lahir dari situasi sepak pojok, sementara satu gol lainnya berasal dari skema tendangan bebas cepat yang berujung umpan matang Gabriel Jesus untuk gol kedua Martinelli.
Meski skor akhir tampak telak, Arteta mengakui pertandingan berjalan tidak semudah yang terlihat. Portsmouth sempat mengancam dan memberi perlawanan berarti sebelum Arsenal mengambil alih momentum.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Legenda Manchester United Kagumi Karakter Rendah Hati Declan Rice, Punya Mental Baja
-
Roy Keane Sebut Aksi Martinelli sebagai Aib, Pemain Arsenal Itu Akhirnya Minta Maaf
-
Arsenal atau Manchester City? Ini Pilihan Roy Keane Favorit Juara Premier League 2025/2026
-
Tahan Imbang Arsenal, Dominik Szoboszlai: Inilah Titik Balik Kebangkitan Liverpool
-
Arne Slot Merasa Puas Bisa Tahan Imbang Arsenal
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Lamine Yamal Sesumbar: Prancis Bakal Juara Piala Dunia 2026 Andai Bisa Lewati Spanyol
-
Statistik Kunci Inggris vs Argentina: Duel Seimbang Menuju Final Piala Dunia 2026
-
Statistik Buktikan Mikel Merino Super Sub Terbaik di Piala Dunia 2026, Prancis Korban Selanjutnya?
-
5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Prancis vs Spanyol: Superkomputer Opta Jagokan Les Bleus ke Final Piala Dunia 2026
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara