-
Calvin Verdonk membantu Lille lolos ke babak 16 besar Liga Europa usai tekuk Crvena.
-
Lille berpotensi menghadapi lawan tangguh antara Aston Villa atau Olympique Lyonnais di fase berikutnya.
-
Perjalanan Verdonk kian berat karena calon lawan dihuni banyak pemain bintang kelas dunia musim ini.
Suara.com - Langkah gemilang baru saja ditorehkan oleh pemain keturunan Indonesia yakni Calvin Verdonk bersama timnya Lille OSC.
Klub asal Perancis tersebut berhasil memastikan diri melaju ke fase berikutnya dalam kompetisi kasta kedua antar klub Eropa.
Kepastian ini didapat setelah mereka sukses menumbangkan perlawanan sengit dari wakil Serbia yaitu Crvena Zvezda semalam.
Pertandingan yang berlangsung di markas lawan tersebut berakhir dengan skor meyakinkan dua gol tanpa balas.
Hasil positif ini sekaligus membalikkan keadaan setelah pada pertemuan pertama Lille sempat tertinggal secara agregat.
Duel panas antara Crvena Zvezda menjamu Lille di Belgrade bergulir pada Jumat (27/2/2026) dini hari WIB tadi.
Tim tamu tampil sangat menekan sejak menit awal demi mengejar ketertinggalan satu gol dari leg sebelumnya.
Strategi tersebut membuahkan hasil instan ketika penyerang veteran Olivier Giroud mencetak gol cepat di menit keempat.
Laga kemudian berjalan sangat alot hingga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu karena agregat yang sama kuat.
Baca Juga: Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
Kemenangan dramatis Lille akhirnya dikunci oleh gol telat Nathan Ngoy pada menit ke-99 babak perpanjangan waktu.
Keberhasilan ini menjadi sejarah baru bagi Lille yang pertama kali lolos knockout setelah kalah di leg pertama.
Calvin Verdonk dipercaya masuk ke lapangan hijau pada paruh kedua babak perpanjangan waktu untuk memperkuat pertahanan.
Pemain kidal andalan Garuda ini menjalankan instruksi pelatih dengan sangat disiplin di sektor bek kiri timnya.
Verdonk berkontribusi besar dalam menghalau serangan balik lawan demi mempertahankan keunggulan dua gol yang sudah didapat.
Kehadirannya memberikan stabilitas di lini belakang sehingga Lille sukses menjaga gawang mereka tetap bersih dari kebobolan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sebut Bukan Target Utama, Media Vietnam Soroti Keputusan Nova Arianto di Piala AFF U-19 2026
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun