Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 27 Februari 2026 | 07:37 WIB
Calvin Verdonk (IG Lille)
Baca 10 detik
  • Calvin Verdonk membantu Lille lolos ke babak 16 besar Liga Europa usai tekuk Crvena.

  • Lille berpotensi menghadapi lawan tangguh antara Aston Villa atau Olympique Lyonnais di fase berikutnya.

  • Perjalanan Verdonk kian berat karena calon lawan dihuni banyak pemain bintang kelas dunia musim ini.

Suara.com - Langkah gemilang baru saja ditorehkan oleh pemain keturunan Indonesia yakni Calvin Verdonk bersama timnya Lille OSC.

Klub asal Perancis tersebut berhasil memastikan diri melaju ke fase berikutnya dalam kompetisi kasta kedua antar klub Eropa.

Kepastian ini didapat setelah mereka sukses menumbangkan perlawanan sengit dari wakil Serbia yaitu Crvena Zvezda semalam.

Pertandingan yang berlangsung di markas lawan tersebut berakhir dengan skor meyakinkan dua gol tanpa balas.

Hasil positif ini sekaligus membalikkan keadaan setelah pada pertemuan pertama Lille sempat tertinggal secara agregat.

Duel panas antara Crvena Zvezda menjamu Lille di Belgrade bergulir pada Jumat (27/2/2026) dini hari WIB tadi.

Tim tamu tampil sangat menekan sejak menit awal demi mengejar ketertinggalan satu gol dari leg sebelumnya.

Strategi tersebut membuahkan hasil instan ketika penyerang veteran Olivier Giroud mencetak gol cepat di menit keempat.

Laga kemudian berjalan sangat alot hingga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu karena agregat yang sama kuat.

Baca Juga: Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II

Kemenangan dramatis Lille akhirnya dikunci oleh gol telat Nathan Ngoy pada menit ke-99 babak perpanjangan waktu.

Keberhasilan ini menjadi sejarah baru bagi Lille yang pertama kali lolos knockout setelah kalah di leg pertama.

Calvin Verdonk dipercaya masuk ke lapangan hijau pada paruh kedua babak perpanjangan waktu untuk memperkuat pertahanan.

Pemain kidal andalan Garuda ini menjalankan instruksi pelatih dengan sangat disiplin di sektor bek kiri timnya.

Verdonk berkontribusi besar dalam menghalau serangan balik lawan demi mempertahankan keunggulan dua gol yang sudah didapat.

Kehadirannya memberikan stabilitas di lini belakang sehingga Lille sukses menjaga gawang mereka tetap bersih dari kebobolan.

Setelah euforia kemenangan ini mereda kini Verdonk dan kolega mulai menanti hasil undian untuk babak selanjutnya.

Lawan yang akan dihadapi oleh tim berjuluk Les Dogues ini dipastikan bukan merupakan tim yang sembarangan.

Berdasarkan skema undian Lille berpotensi besar akan bertemu dengan Olympique Lyonnais atau raksasa Inggris Aston Villa.

Calon lawan tersebut memiliki kualitas pemain yang sangat merata dan berpengalaman di kompetisi level Benua Biru.

Verdonk harus mempersiapkan fisik dan mental ekstra jika ingin membawa Lille melangkah lebih jauh ke perempat final.

Tantangan yang sangat menarik akan tersaji apabila takdir mempertemukan skuat asuhan Bruno Genesio dengan Aston Villa.

The Villans saat ini sedang dalam performa puncak di bawah kendali pelatih berpengalaman mereka Unai Emery.

Klub asal Birmingham tersebut kini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara kompetisi kasta tertinggi Premier League Inggris.

Jika duel ini terjadi maka Calvin Verdonk akan mendapatkan ujian berat menjaga area pertahanan sisi kiri tim.

Ia kemungkinan besar akan berhadapan langsung dengan penyerang sayap yang memiliki kecepatan tinggi asal Jamaika Leon Bailey.

Sektor sayap Aston Villa juga semakin berbahaya dengan dukungan bek kanan yang sangat agresif yakni Matty Cash.

Tidak hanya itu Verdonk juga akan ditantang oleh barisan pemain depan berlabel tim nasional Inggris yang mematikan.

Sosok Morgan Rogers dan striker tajam Ollie Watkins akan menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Lille sepanjang laga nanti.

Secara sejarah Aston Villa bukanlah tim kemarin sore karena mereka pernah merajai panggung tertinggi di tanah Eropa.

Klub tersebut tercatat pernah memenangkan trofi bergengsi Piala Champions 1982 dan juga meraih gelar Piala Super Eropa.

Di sisi lain bertemu dengan Olympique Lyonnais juga menjadi momok tersendiri bagi klub yang dibela Calvin Verdonk.

Lille tercatat memiliki rekam jejak yang kurang memuaskan saat harus berhadapan dengan sesama tim dari Perancis.

Lyon berhasil menyapu bersih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir melawan Lille di berbagai kompetisi domestik musim ini.

Dua kekalahan diderita Lille saat berlaga di Ligue 1 dan satu kekalahan menyakitkan terjadi di ajang Coupe de France.

Tim lawan yang sering dijuluki Les Gones tersebut memang sedang menunjukkan tren positif pada paruh kedua musim.

Transformasi Lyon di bawah asuhan Paulo Fonseca menjadi alasan utama mengapa mereka menjadi lawan yang sangat dihindari.

Fonseca sendiri merupakan mantan juru taktik berpengalaman yang pernah menukangi tim besar seperti AS Roma dan AC Milan.

Sentuhan kepelatihannya membuat Lyon menjadi tim yang sangat solid secara taktik dan sulit ditembus oleh lawan-lawannya.

Kini Calvin Verdonk hanya tinggal menunggu hasil undian resmi untuk mengetahui siapa yang akan menjadi penghalang berikutnya.

Publik sepak bola Indonesia tentu berharap sang pemain dapat terus konsisten dan tampil sebagai starter di Liga Europa.

Load More