Bola / Bola Dunia
Jum'at, 27 Februari 2026 | 08:32 WIB
AC Milan berpotensi kalahkan Dortmund saat pertemuan di San Siro dalam matchday kelima Liga Champions. (ac.milan.com)
Baca 10 detik
  • Crystal Palace lolos ke 16 besar usai menang agregat 3-1 atas Zrinjski Mostar.

  • Fiorentina tetap melaju meski kalah 2-4 karena unggul agregat tipis 5-4 atas Jagiellonia.

  • AZ Alkmaar melakukan comeback fantastis dengan melibas FC Noah 4-0 di kandang sendiri.

Suara.com - Stadion Selhurst Park menjadi saksi bisu keberhasilan Crystal Palace menembus fase gugur kompetisi Eropa.

Klub asal London tersebut berhasil membungkam perlawanan sengit wakil Bosnia dan Herzegovina, Zrinjski Mostar.

Kemenangan dua gol tanpa balas pada Jumat dini hari memastikan langkah The Eagles tetap berlanjut.

Hasil positif ini sekaligus mempertegas dominasi wakil Inggris di kasta ketiga turnamen antarklub Benua Biru.

Kini, fokus para penggemar beralih pada calon lawan yang akan dihadapi di putaran berikutnya.

Keunggulan tuan rumah bermula dari aksi klinis Maxence Lacroix pada menit ke-36 babak pertama.

Pertahanan Zrinjski Mostar yang sempat rapat akhirnya runtuh akibat tekanan bertubi-tubi dari pemain Crystal Palace.

Menjelang peluit panjang, Evann Guessand menggandakan keunggulan timnya tepat pada masa injury time (90+3').

Skor 2-0 di leg kedua ini membuat Crystal Palace unggul agregat meyakinkan yakni 3-1.

Baca Juga: Di Mana Maarten Paes? Tak Ada di Susunan Pemain Ajax vs AZ Alkmaar Malam Ini

Pencapaian ini menjadi catatan sejarah penting bagi perjalanan klub dalam kancah internasional musim 2025/2026.

Bergeser ke Italia, suasana penuh ketegangan menyelimuti laga antara Fiorentina melawan wakil Polandia, Jagiellonia.

La Viola sebenarnya harus menelan pil pahit setelah dipaksa menyerah dengan skor 2-4 di kandang.

Pemain Jagiellonia, Bartosz Mazurek, tampil menggila dengan mencetak tiga gol atau hattrick yang mengejutkan.

Gol-gol Mazurek tercipta pada menit ke-23, masa tambahan waktu babak pertama, serta menit ke-49.

Meski kalah di waktu normal, Fiorentina tetap menunjukkan mentalitas baja untuk tidak menyerah begitu saja.

Load More