- Manajemen Persib mengecam keras ancaman pembunuhan terhadap keluarga gelandang Thom Haye pasca laga BRI Liga 17 Januari 2026.
- Persib Bandung menyerahkan penuh penanganan ancaman tersebut kepada aparat penegak hukum untuk ditindak lanjuti.
- Thom Haye meminta pengancam menghentikan pesan mengerikan dan mengajak membangun atmosfer sepak bola lebih baik.
Suara.com - Manajemen Persib Bandung mengecam keras munculnya ancaman pembunuhan yang dialamatkan kepada keluarga gelandang Persib Bandung, Thom Haye, seusai pertandingan melawan Persija Jakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026).
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menilai tindakan tersebut sama sekali tidak bisa ditoleransi dan menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjunjung tinggi nilai sportivitas, bukan diwarnai intimidasi maupun kekerasan.
“Di mana pun tidak ada yang dibenarkan mengancam seperti itu, apalagi membawa-bawa keluarga dan ancaman pembunuhan. Ini sangat kami sesalkan. Sepak bola itu olahraga, tidak boleh ada ancaman-ancaman seperti ini,” kata Umuh.
Umuh menegaskan manajemen Persib akan menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum. Ia meyakini pelaku ancaman dapat dengan mudah dilacak karena pesan tersebut dikirim melalui jalur pribadi dengan identitas yang jelas.
“Yang mengancam ini pasti akan kena sanksi hukum. Ada nomor dan jejaknya, itu gampang dilacak. Kami akan serahkan kepada pihak berwajib,” ujarnya.
Ia juga memastikan manajemen memberikan dukungan penuh kepada Thom Haye beserta keluarganya agar tetap merasa aman dan tenang dalam menghadapi situasi tersebut.
“Saya juga pesan ke Thom Haye untuk tenang saja. Tidak ada yang perlu ditakutkan. Orang yang mengancam itu justru yang akan berhadapan dengan hukum,” katanya.
Sebelumnya, Thom Haye mengungkapkan melalui akun Instagram pribadinya bahwa keluarganya menerima ancaman pembunuhan setelah Persib Bandung menang 1-0 atas Persija Jakarta.
“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya dengan hormat meminta kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” tulis Haye.
Baca Juga: Beckham Putra Ungkap Alasan Selebrasi Ice Cold saat Kalahkan Persija Jakarta
Pemain yang tampil penuh dalam pertandingan tersebut itu juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan atmosfer sepak bola yang lebih aman dan kondusif di Indonesia.
“Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik, untuk para pemain, suporter, dan masa depan sepak bola Indonesia,” tulisnya.
(Antara)
Berita Terkait
-
Beckham Putra Ungkap Alasan Selebrasi Ice Cold saat Kalahkan Persija Jakarta
-
Media Belanda Prihatin Lihat Ancaman Pembunuhan yang Menimpa Thom Haye
-
Bobotoh Padati GBLA, Bojan Hodak Sebut Atmosfer Laga Persib vs Persija Fantastis
-
Jangan Nangis Kalau Ditangkap! Umuh Muchtar Kirim Pesan Keras ke Pelaku Teror Thom Haye
-
Persija Tumbang di GBLA, Bobotoh Nyanyikan Lagu Naik Naik Ke Puncak Gunung
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Klasemen Liga Inggris usai Manchester City Lumat Chelsea, Arsenal Tertekan!
-
Resmi! Sandy Walsh Orang Indonesia Pertama yang Juara Liga Thailand
-
PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand