Bola / Bola Indonesia
Senin, 12 Januari 2026 | 15:51 WIB
Gelandang Persib Bandung, Thom Haye. [Rahman]
Baca 10 detik
  • Manajemen Persib mengecam keras ancaman pembunuhan terhadap keluarga gelandang Thom Haye pasca laga BRI Liga 17 Januari 2026.
  • Persib Bandung menyerahkan penuh penanganan ancaman tersebut kepada aparat penegak hukum untuk ditindak lanjuti.
  • Thom Haye meminta pengancam menghentikan pesan mengerikan dan mengajak membangun atmosfer sepak bola lebih baik.

Suara.com - Manajemen Persib Bandung mengecam keras munculnya ancaman pembunuhan yang dialamatkan kepada keluarga gelandang Persib Bandung, Thom Haye, seusai pertandingan melawan Persija Jakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026).

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menilai tindakan tersebut sama sekali tidak bisa ditoleransi dan menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjunjung tinggi nilai sportivitas, bukan diwarnai intimidasi maupun kekerasan.

“Di mana pun tidak ada yang dibenarkan mengancam seperti itu, apalagi membawa-bawa keluarga dan ancaman pembunuhan. Ini sangat kami sesalkan. Sepak bola itu olahraga, tidak boleh ada ancaman-ancaman seperti ini,” kata Umuh.

Umuh menegaskan manajemen Persib akan menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum. Ia meyakini pelaku ancaman dapat dengan mudah dilacak karena pesan tersebut dikirim melalui jalur pribadi dengan identitas yang jelas.

“Yang mengancam ini pasti akan kena sanksi hukum. Ada nomor dan jejaknya, itu gampang dilacak. Kami akan serahkan kepada pihak berwajib,” ujarnya.

Ia juga memastikan manajemen memberikan dukungan penuh kepada Thom Haye beserta keluarganya agar tetap merasa aman dan tenang dalam menghadapi situasi tersebut.

“Saya juga pesan ke Thom Haye untuk tenang saja. Tidak ada yang perlu ditakutkan. Orang yang mengancam itu justru yang akan berhadapan dengan hukum,” katanya.

Sebelumnya, Thom Haye mengungkapkan melalui akun Instagram pribadinya bahwa keluarganya menerima ancaman pembunuhan setelah Persib Bandung menang 1-0 atas Persija Jakarta.

“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya dengan hormat meminta kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” tulis Haye.

Baca Juga: Beckham Putra Ungkap Alasan Selebrasi Ice Cold saat Kalahkan Persija Jakarta

Pemain yang tampil penuh dalam pertandingan tersebut itu juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan atmosfer sepak bola yang lebih aman dan kondusif di Indonesia.

“Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik, untuk para pemain, suporter, dan masa depan sepak bola Indonesia,” tulisnya.

(Antara)

Load More