-
Real Madrid memecat Xabi Alonso setelah kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
-
Xabi Alonso resmi tinggalkan Madrid akibat tertinggal empat poin dari Barcelona di LaLiga.
-
Meski dipecat, Madrid tetap menganggap Xabi Alonso sebagai legenda yang memiliki tempat istimewa.
Suara.com - Manajemen Real Madrid secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso sebagai nakhoda tim utama.
Langkah drastis ini diambil tepat setelah Los Blancos menelan kekalahan pahit dari rival abadi, Barcelona.
Pertempuran sengit di final Piala Super Spanyol tersebut berlangsung di Arab Saudi pada Senin, 12 Januari.
Kekalahan di partai puncak menjadi pemicu utama evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sang pelatih di kursi kemudi.
Pihak klub mengonfirmasi perpisahan ini melalui saluran komunikasi resmi mereka pada hari Selasa berikutnya.
"Real Madrid mengumumkan bahwa Xabi Alonso tidak lagi menjadi pelatih tim utama. Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak klub dan sang pelatih," tulis Madrid dalam situsnya pada Selasa.
Meski harus berpisah, manajemen tetap memberikan penghormatan tertinggi kepada sosok yang juga mantan pemain mereka itu.
Jasa Alonso selama menukangi tim dianggap sebagai bagian dari dedikasi profesional yang luar biasa bagi publik Santiago Bernabeu.
Penghargaan terhadap kontribusi sang juru taktik tetap diberikan meskipun target prestasi di lapangan hijau belum tercapai.
Baca Juga: Real Madrid Gagal Raih Piala Super Spanyol, Perasaan Xabi Alonso Campur Aduk
Faktor kegagalan di Piala Super bukan satu-satunya alasan yang mendasari keputusan pahit manajemen El Real.
Saat ini posisi Madrid di klasemen LaLiga juga sedang berada dalam tekanan yang sangat besar.
Skuad ibu kota tersebut kini tertinggal margin empat poin di bawah Barcelona yang kokoh di puncak.
Ketimpangan poin ini membuat manajemen khawatir akan peluang mereka meraih gelar juara liga di akhir musim.
Rentetan hasil kurang maksimal dalam beberapa pekan terakhir memperburuk posisi tawar Alonso di mata direksi.
Alonso sebenarnya datang dengan profil mentereng saat pertama kali ditunjuk sebagai pelatih pada 1 Juni 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi
-
Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset
-
Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
-
UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia