-
Real Madrid memecat Xabi Alonso setelah kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
-
Xabi Alonso resmi tinggalkan Madrid akibat tertinggal empat poin dari Barcelona di LaLiga.
-
Meski dipecat, Madrid tetap menganggap Xabi Alonso sebagai legenda yang memiliki tempat istimewa.
Reputasinya melambung tinggi setelah ia berhasil membawa Bayer Leverkusen meraih gelar ganda domestik musim 2023/2024.
Selain itu, ia sukses membawa wakil Jerman tersebut melaju hingga partai final di ajang Liga Europa.
Keberhasilan di Bundesliga tersebut awalnya diharapkan bisa ditularkan ke dalam skuad bertabur bintang milik Madrid.
Ekspektasi tinggi dari para pendukung sempat menyelimuti awal kedatangan sang maestro di bangku cadangan klub.
Pada fase awal kepemimpinannya, Alonso sempat membawa Madrid melaju hingga semifinal Piala Dunia Antarklub 2025.
Performa tim pada periode awal tersebut sangat menjanjikan dengan catatan kemenangan yang cukup dominan.
Tercatat ia mampu memenangkan 13 dari 14 pertandingan awal di berbagai kompetisi domestik maupun internasional.
Namun, noda pertama muncul saat Madrid harus tunduk dengan skor telak 2-5 dari rival sekota, Atletico Madrid.
Kekalahan dalam derbi Madrid pada September 2025 itu menjadi sinyal awal adanya celah di lini pertahanan.
Baca Juga: Real Madrid Gagal Raih Piala Super Spanyol, Perasaan Xabi Alonso Campur Aduk
Momen keterpurukan mulai terlihat jelas ketika mereka kalah tipis 0-1 dari Liverpool pada awal November.
Hasil negatif melawan raksasa Inggris itu seolah menjadi awal dari periode gelap bagi perjalanan karier Alonso.
Setelah laga tersebut, performa tim merosot tajam dengan hanya mampu meraih dua kemenangan dari delapan laga.
Statistik ini sangat mengkhawatirkan bagi klub sebesar Real Madrid yang selalu menuntut hasil sempurna setiap pekan.
Kehilangan banyak poin penting membuat posisi mereka di kancah domestik semakin terdesak oleh laju Barcelona.
Walaupun sempat ada upaya bangkit dengan memenangi lima pertandingan beruntun, hal itu tidak mengubah keputusan manajemen.
Peningkatan performa dalam waktu singkat tersebut dianggap belum cukup kuat untuk menjamin masa depan jangka panjang.
Direksi klub merasa perlu melakukan perubahan besar guna menyelamatkan sisa musim kompetisi yang masih berjalan.
Dengan pemecatan ini, Madrid kini sedang mencari sosok baru untuk mengisi kekosongan di posisi pelatih kepala.
Kisah Alonso di Madrid berakhir dengan catatan yang campur aduk antara prestasi awal dan kegagalan di partai final.
Kini publik menunggu siapa sosok yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di ruang ganti Los Blancos tersebut.
Sepak bola Spanyol kembali dikejutkan dengan dinamika cepat yang terjadi di internal klub tersukses di dunia ini.
Penggemar berharap transisi ini tidak mengganggu fokus pemain dalam mengejar ketertinggalan poin dari rival mereka.
Madrid tetap menjadi magnet berita olahraga global seiring dengan keputusan besar yang diambil di awal tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina
-
Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk
-
Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit
-
Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik
-
Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan
-
Persebaya Buka Suara Usai Disebut Bakal Disokong Pemerintah Kota Surabaya Buat Juara
-
Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG
-
Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon
-
Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026