-
PSG resmi tersingkir dari Coupe de France 2026 setelah kalah dari Paris FC.
-
Gol tunggal penentu kemenangan Paris FC dicetak oleh Jonathan Ikone menit ke-74.
-
Paris FC berhasil membalas kekalahan liga sekaligus melaju ke babak 16 besar.
Suara.com - Kejutan besar mewarnai panggung sepak bola Prancis saat sang raksasa ibu kota harus angkat koper dari Piala Prancis 2026.
Stadion Parc des Princes menjadi saksi bisu runtuhnya dominasi Les Parisiens dalam turnamen bergengsi domestik.
Paris FC secara mengejutkan berhasil menumbangkan rival sekotanya pada babak 32 besar Coupe de France.
Pertarungan yang berlangsung sengit pada Selasa dini hari WIB itu berakhir dengan skor tipis 0-1.
Hasil ini memastikan sang juara bertahan gagal mempertahankan trofi mereka untuk musim kompetisi 2025/26.
Sejak wasit memulai pertandingan, PSG langsung mengambil inisiatif serangan untuk mengurung pertahanan lawan.
Meski memegang kendali penuh atas penguasaan bola, mereka kesulitan membongkar tembok kokoh tim tamu.
Strategi bertahan yang diterapkan Paris FC terbukti sangat efektif dalam meredam agresivitas lini depan PSG.
Sepanjang babak pertama, arus serangan tuan rumah terus mengalir namun tidak membuahkan gol pembuka.
Baca Juga: Fantastis, Tim Berbandrol Cuma Rp2,1 Triliun Jadi Raja di Ligue 1 Kalahkan PSG
Skor kacamata pun tetap bertahan hingga para pemain memasuki ruang ganti untuk turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan yang dilancarkan oleh anak asuh Luis Enrique semakin meningkat.
Namun, penampilan luar biasa ditunjukkan oleh kiper Paris FC, Obed Nkambadio, di bawah mistar gawang.
Ia berkali-kali melakukan penyelamatan krusial yang membuat barisan penyerang PSG merasa frustrasi malam itu.
Beberapa peluang emas yang didapatkan oleh Khvicha Kvaratskhelia dan kolega berhasil dimentahkan dengan sangat tenang.
Ketangguhan sang penjaga gawang menjadi faktor utama mengapa gawang tim tamu tetap perawan hingga akhir.
Keasyikan menyerang justru membuat lini pertahanan PSG menjadi lengah terhadap skema serangan balik lawan.
Momen krusial terjadi pada menit ke-74 saat sebuah serangan kilat dibangun oleh para pemain Paris FC.
Ilan Kebbal melepaskan umpan terobosan yang sangat presisi menuju area kotak penalti lawan yang terbuka.
Jonathan Ikone yang menerima umpan tersebut berhasil menaklukkan Lucas Chevalier melalui penyelesaian akhir yang sangat dingin.
Gol tersebut seketika membungkam ribuan suporter tuan rumah yang memadati tribun stadion Parc des Princes.
Tersengat oleh gol tersebut, PSG mencoba mengerahkan seluruh kekuatan mereka untuk mencari gol penyama kedudukan.
Gempuran demi gempuran dilakukan dari berbagai sisi lapangan guna menembus pertahanan berlapis Paris FC.
Warren Zaire-Emery hampir saja menyelamatkan muka PSG melalui sebuah tembakan keras yang dilepaskan secara spekulatif.
Sangat disayangkan, bola hasil tendangannya hanya membentur mistar gawang dan gagal melewati garis gawang.
Dewi fortuna tampaknya tidak berpihak pada sang juara bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Kemenangan bersejarah ini membawa Paris FC melaju dengan penuh percaya diri ke babak 16 besar.
Hasil ini juga menjadi ajang balas dendam yang manis setelah sebelumnya mereka kalah di liga.
Sebaliknya, PSG harus menerima kenyataan pahit karena harus tersingkir lebih awal dari kompetisi piala ini.
Kekalahan ini memutus harapan mereka untuk meraih gelar ganda pada akhir musim kompetisi 2026 nanti.
Paris FC kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya dengan status sebagai penakluk sang juara bertahan turnamen.
Dalam laga ini, PSG menurunkan formasi 4-3-3 dengan menempatkan trio maut di lini depan mereka.
Susunan Pemain PSG (4-3-3): Lucas Chevalier; Beraldo, Illia Zabarnyi, Willian Pacho, Warren Zaire-Emery; Senny Mayulu, Vitinha, Fabian Ruiz; Khvicha Kvaratskhelia, Goncalo Ramos, Bradley Barcola.
Kombinasi pemain muda dan berpengalaman ini ternyata belum cukup untuk menembus taktik defensif lawan.
Sementara itu, Paris FC memilih formasi lebih bertahan yaitu 5-4-1 untuk menutup celah di pertahanan.
Susunan Pemain Paris FC (5-4-1): Obed Nkambadio; Otavio, Timothee Kolodziejczak, Moustapha Mbow, Tuomas Ollila, Nhoa Sangui; Mathieu Cafaro, Adama Camara, Maxime Lopez, Alimami Gory; Willem Geubbels.
Meskipun statistik menunjukkan dominasi total PSG, efektivitas serangan menjadi kunci kemenangan tim tamu malam itu.
Paris FC menunjukkan bahwa disiplin organisasi pertahanan bisa mengalahkan kualitas individu pemain bintang kelas dunia.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi besar bagi manajemen PSG dalam menghadapi sisa musim kompetisi 2026.
Kegagalan ini tentu sangat mengecewakan mengingat ambisi besar klub untuk menyapu bersih semua gelar domestik.
Kini fokus utama PSG akan beralih sepenuhnya ke kompetisi liga dan juga turnamen tingkat Eropa.
Kejutan di Coupe de France ini membuktikan bahwa kompetisi piala selalu penuh dengan ketidakpastian menarik.
Dukungan penuh suporter di kandang sendiri ternyata belum mampu menolong PSG dari kekalahan derby ini.
Paris FC layak mendapatkan apresiasi atas kerja keras dan semangat juang yang mereka tunjukkan semalam.
Dunia sepak bola Prancis kini menanti siapa yang akan menjadi juara baru di ajang ini.
Pertandingan ini akan selalu dikenang sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah modern Coupe de France.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Klasemen Super League 2025 Terbaru: Persib Bandung Geser Borneo FC dari Puncak Usai Tekuk Persija
-
Hasil Liverpool vs Barnsley Skor 4-1, Dominik Szoboszlai dan Florian Wirtz Cetak Gol Edan!
-
Michael Carrick Kandidat Terkuat Pelatih Sementara Manchester United Gantikan Ruben Amorim
-
Alvaro Arbeloa Resmi Jadi Pelatih Real Madrid Gantikan Xabi Alonso
-
Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Kalah dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol 2026
-
Nasib Igor Thiago, Bersinar di Premier League, Diprediksi Gagal Tampil di Piala Dunia 2026
-
Liverpool vs Barnsley: Arne Slot Pasang Target Tinggi di Piala FA Usai Terpuruk di Liga
-
Michael Carrick Akan Segera Diumumkan Jadi Manajer Interim Manchester United
-
Ayah Komika, Anak Pakar Fisik Dunia, Ini Latar Belakang Keluarga Cesar Meylan
-
Aston Villa Gigit Jari, Duit Rp587 Miliar Ditolak Wonderkid Real Madrid