-
Juventus sukses naik ke peringkat tiga klasemen Liga Italia usai mengalahkan Cremonese skor 5-0.
-
Lima gol Juventus dicetak oleh pemain berbeda termasuk satu gol bunuh diri pemain lawan.
-
Kemenangan besar ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Juventus dalam tujuh pertandingan beruntun musim ini.
Memasuki menit ke-35, Juventus mendapatkan peluang emas memperlebar jarak melalui titik putih setelah terjadi pelanggaran handball.
Wasit menunjuk titik penalti usai Federico Baschirotto dianggap menyentuh bola saat mencoba menghalau tendangan keras dari pemain lawan.
Kenan Yildiz maju sebagai eksekutor dan sempat mendapati tendangannya ditepis oleh Audero namun membentur tiang gawang kembali.
Pemain muda asal Turki tersebut bereaksi sangat cepat menyambar bola liar tersebut untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Keunggulan tiga gol tanpa balas ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya paruh pertama pertandingan.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Juventus sama sekali tidak menurun untuk terus menekan pertahanan lawan yang mulai rapuh.
Weston McKennie mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-48 setelah memanfaatkan umpan terobosan akurat dari lini tengah.
Pemain Amerika Serikat itu dengan tenang melewati hadangan Emil Audero sebelum menceploskan bola ke dalam gawang yang kosong.
Nasib buruk dialami tim tamu ketika upaya sapuan bola Matteo Bianchetti justru mengenai rekan setimnya, Filippo Terracciano.
Baca Juga: Perin Hampir Pasti Angkat Koper, Juventus Bidik Pulangkan Emil Audero
Bola pantulan tersebut justru masuk ke gawang sendiri dan membuat kedudukan berubah menjadi semakin telak bagi tuan rumah.
Pesta gol di Turin akhirnya ditutup secara manis oleh aksi gemilang Weston McKennie pada menit ke-64 pertandingan.
Gelandang tersebut mencetak gol keduanya malam itu melalui sundulan tajam setelah menerima umpan silang akurat Pierre Kalulu.
Bola meluncur deras ke sudut kiri gawang yang membuat pertahanan tim tamu benar-benar tidak berdaya malam itu.
Hasil ini mempertegas dominasi Juventus di Liga Italia 2025/26 yang mulai menunjukkan konsistensi di bawah arahan pelatih baru.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Cremonese yang gagal memperbaiki posisi mereka di papan tengah klasemen sementara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Statistik dan Rapor Pemain Timnas Indonesia Akhir Pekan Kemarin, 2 Orang Cetak Gol
-
Sukses Berperan Bagi Kemenangan Besar Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Pelatih
-
Klasemen Super League 2025 Terbaru: Persib Bandung Geser Borneo FC dari Puncak Usai Tekuk Persija
-
Hasil Piala Prancis: PSG Tersingkir Usai Kalah Tipis 0-1 dari Rival Sekota Paris FC
-
Hasil Liverpool vs Barnsley Skor 4-1, Dominik Szoboszlai dan Florian Wirtz Cetak Gol Edan!
-
Michael Carrick Kandidat Terkuat Pelatih Sementara Manchester United Gantikan Ruben Amorim
-
Alvaro Arbeloa Resmi Jadi Pelatih Real Madrid Gantikan Xabi Alonso
-
Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Kalah dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol 2026
-
Nasib Igor Thiago, Bersinar di Premier League, Diprediksi Gagal Tampil di Piala Dunia 2026
-
Liverpool vs Barnsley: Arne Slot Pasang Target Tinggi di Piala FA Usai Terpuruk di Liga