Bola / Bola Dunia
Senin, 01 Juni 2026 | 15:25 WIB
Tren taktik bola mati tengah marak di Premier League 2026. Situasi sepak pojok kini bukan sekadar pelengkap, melainkan senjata utama untuk mencetak gol seperti yang ditunjukkan Arsenal. [Instagram]
Baca 10 detik
  • FIFA dan IFAB resmi memberlakukan aturan Anti-Arsenal Law untuk melarang tindakan blokir pemain pada situasi bola mati mulai Juli.
  • Regulasi ini akan diterapkan perdana pada Piala Dunia 2026 guna menjaga sportivitas serta mencegah taktik menghalangi pergerakan lawan.
  • FIFA juga memperketat aturan mengenai protes wasit, durasi pergantian pemain, serta larangan menutup mulut saat konfrontasi di lapangan.

Suara.com - FIFA bersama International Football Association Board (IFAB) resmi memperkenalkan aturan baru yang dijuluki Anti-Arsenal Law menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.

Regulasi tersebut ditujukan untuk membatasi praktik blokir pemain saat situasi bola mati seperti tendangan sudut dan tendangan bebas.

Aturan baru ini akan mulai diberlakukan pada Piala Dunia 2026 yang dimulai 11 Juni dan selanjutnya diterapkan di seluruh kompetisi utama dunia mulai Juli mendatang.

Dalam aturan tersebut, pemain yang sengaja menghalangi atau mencegah lawan memainkan bola saat situasi bola mati akan langsung dianggap melakukan pelanggaran.

Praktik yang terinspirasi dari konsep screen dalam bola basket itu selama beberapa musim terakhir semakin sering digunakan oleh klub-klub elite.

FIFA dan IFAB menilai aksi dorong-mendorong serta blokir pemain dalam skema set-piece telah melampaui batas dan perlu dikendalikan demi menjaga sportivitas pertandingan.

Hasil pembagian grup Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Grup I dipastikan jadi grup neraka yang berisikan Prancis, Norwegia, Senegal, dan Irak. Cek daftarnya! [Dok. Philadelphia Soccer 2026]

Sebagai contoh, FIFA menyoroti gol Timnas Inggris ke gawang Uruguay dalam laga uji coba pada Maret lalu.

Gol yang dicetak Ben White tersebut dinilai tidak akan disahkan apabila aturan baru sudah berlaku.

Dalam proses terciptanya gol, Adam Wharton dan Harvey Barnes terlihat menghalangi pergerakan para pemain bertahan Uruguay saat situasi sepak pojok berlangsung.

Baca Juga: Timnas Inggris Target Juara Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Kantongi Formula Redam Cuaca Ekstrem

Aksi tersebut kini masuk kategori pelanggaran berdasarkan regulasi terbaru.

Aturan ini diperkirakan akan memberikan dampak besar terhadap sejumlah klub Liga Inggris, terutama Arsenal.

Klub asal London Utara tersebut dikenal sangat efektif memanfaatkan situasi bola mati sepanjang musim lalu.

Arsenal tercatat mencetak 25 gol dari skema set-piece di Liga Inggris, menjadikan mereka salah satu tim paling berbahaya dalam situasi bola mati.

Karena itulah aturan baru ini mendapat julukan tidak resmi sebagai "Anti-Arsenal Law".

Selain aturan mengenai bola mati, FIFA juga mengumumkan sejumlah perubahan regulasi lain yang akan berlaku di Piala Dunia 2026.

Load More