- Cristian Chivu memperingatkan pesaing Serie A setelah Inter imbang 2-2 melawan Napoli di Meazza, Senin (12/1).
- Chivu menilai persaingan Scudetto musim ini melibatkan empat atau lima tim kuat hingga laga penutup.
- Inter tetap memimpin klasemen meskipun gagal menang, namun selisih poin dianggap belum aman.
Suara.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, melontarkan peringatan keras kepada para pesaingnya di Serie A usai laga sengit kontra Napoli yang berakhir imbang 2-2 di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (12/1) dinihari WIB.
Menurut Chivu, perburuan gelar Scudetto musim ini akan menjadi pertarungan hingga akhir bagi empat hingga lima tim.
Inter dua kali unggul lewat gol Federico Dimarco dan penalti Hakan Calhanoglu, namun Napoli selalu mampu bangkit berkat dua gol Scott McTominay. Hasil tersebut membuat Nerazzurri harus puas berbagi angka di kandang sendiri.
“Saya melihat dua tim kuat yang melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan,” ujar Chivu kepada DAZN Italia.
“Kami menyesal karena dua kali memimpin tapi gagal mengamankan kemenangan. Namun menghadapi lawan sekuat Napoli memang tidak mudah. Mereka pantas mendapat kredit karena tidak pernah menyerah.”
Chivu menilai hasil imbang ini adil, mengingat intensitas dan kualitas permainan kedua tim.
Ia juga menyebut laga tersebut sebagai peningkatan dibanding pertemuan sebelumnya, ketika Napoli menang 3-1 di kandang sendiri pada Oktober lalu.
Meski gagal menang, Inter masih bertahan di puncak klasemen Serie A dengan keunggulan tiga poin atas AC Milan dan empat poin dari Napoli.
Namun Chivu menegaskan jarak tersebut belum aman, terlebih Juventus dan AS Roma terus mendekat.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Lazio Tekuk Hellas Verona 1-0 Berkat Kesalahan Fatal Bek Victor Nelsson
“Saya pikir ada empat atau lima tim dalam perburuan gelar ini. Saya bahkan tidak terlalu memikirkan selisih poin, karena kami, Napoli, Bologna, dan Milan masih punya satu laga tunda. Ini akan menjadi pertarungan sampai akhir,” tegasnya.
Laga-laga tunda tersebut akan dimainkan pada pertengahan pekan depan, setelah penjadwalan ulang akibat agenda Supercoppa Italiana.
Chivu mengakui timnya sempat kesulitan, terutama pada 20 menit awal babak kedua ketika Napoli tampil agresif. Ia menyoroti koordinasi pressing yang kurang rapi, sehingga Napoli leluasa memaksimalkan pergerakan McTominay dan Stanislav Lobotka untuk membuka ruang bagi pemain sayap.
“Kami sempat terlalu melebar dan itu memberi mereka keuntungan. Setelah melakukan beberapa penyesuaian, permainan kembali seimbang. Melihat apa yang terjadi di lapangan, hasil imbang adalah keputusan yang tepat,” jelas Chivu.
Kontributor: M. Faqih
Berita Terkait
-
Hasil Liga Italia: Lazio Tekuk Hellas Verona 1-0 Berkat Kesalahan Fatal Bek Victor Nelsson
-
Brace Scott McTominay Gagalkan Kemenangan Inter Milan Saat Menjamu Napoli
-
Jelang Inter Milan vs Napoli, Hakan Calhanoglu Ungkap Pernyataan Mengejutkan
-
Inter Milan vs Napoli: Chivu Percaya Pemain Muda, Zielinski dan Bisseck Disiapkan Jadi Starter
-
Gagal Gaet Joao Cancelo, Inter Milan Bidik Wing-Back Brasil Fiorentina Dodo
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG