-
Juventus sukses naik ke peringkat tiga klasemen Liga Italia usai mengalahkan Cremonese skor 5-0.
-
Lima gol Juventus dicetak oleh pemain berbeda termasuk satu gol bunuh diri pemain lawan.
-
Kemenangan besar ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Juventus dalam tujuh pertandingan beruntun musim ini.
Suara.com - Persaingan papan atas kompetisi kasta tertinggi Liga Italia semakin sengit setelah Juventus menyelesaikan pertandingan pekan ke-20.
Si Nyonya Tua tampil sangat dominan saat menjamu tim tamu di markas kebesaran mereka, Allianz Stadium.
Pertandingan yang berlangsung pada Selasa dini hari WIB tersebut berakhir dengan keunggulan telak bagi tuan rumah.
Kemenangan dengan margin lima gol ini membawa dampak signifikan bagi posisi mereka di tabel klasemen sementara.
Kini skuat asuhan Luciano Spalletti tersebut berhasil merangsek naik ke urutan ketiga dengan total koleksi 39 poin.
Hasil impresif ini sekaligus memperpanjang catatan mengagumkan Juventus yang belum tersentuh kekalahan dalam tujuh laga.
Poin yang dikumpulkan Juventus saat ini menyamai perolehan Napoli dan AS Roma namun unggul dalam produktivitas gol.
Di sisi lain, Cremonese masih tertahan di peringkat ke-13 dengan raihan 22 poin dari dua puluh laga.
Tim tamu datang dengan catatan kurang memuaskan karena belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir mereka.
Baca Juga: Perin Hampir Pasti Angkat Koper, Juventus Bidik Pulangkan Emil Audero
Kiper berkebangsaan Indonesia, Emil Audero, tampil sejak menit awal di bawah mistar gawang tim asuhan Davide Nicola.
Keunggulan Juventus dibuka secara cepat saat pertandingan baru memasuki menit ke-12 di babak pertama.
Berawal dari sepakan voli jarak jauh Fabio Miretti, bola mengenai Gleison Bremer dan berbelok arah ke gawang.
Gerakan bola yang berubah mendadak membuat Emil Audero tidak sempat melakukan antisipasi untuk menyelamatkan gawangnya sendiri.
Tuan rumah tidak butuh waktu lama untuk menggandakan keunggulan melalui sebuah skema serangan balik yang sangat rapi.
Umpan matang dari Khephren Thuram berhasil diselesaikan secara dingin oleh Jonathan David yang tinggal berhadapan dengan kiper.
Memasuki menit ke-35, Juventus mendapatkan peluang emas memperlebar jarak melalui titik putih setelah terjadi pelanggaran handball.
Wasit menunjuk titik penalti usai Federico Baschirotto dianggap menyentuh bola saat mencoba menghalau tendangan keras dari pemain lawan.
Kenan Yildiz maju sebagai eksekutor dan sempat mendapati tendangannya ditepis oleh Audero namun membentur tiang gawang kembali.
Pemain muda asal Turki tersebut bereaksi sangat cepat menyambar bola liar tersebut untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Keunggulan tiga gol tanpa balas ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya paruh pertama pertandingan.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Juventus sama sekali tidak menurun untuk terus menekan pertahanan lawan yang mulai rapuh.
Weston McKennie mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-48 setelah memanfaatkan umpan terobosan akurat dari lini tengah.
Pemain Amerika Serikat itu dengan tenang melewati hadangan Emil Audero sebelum menceploskan bola ke dalam gawang yang kosong.
Nasib buruk dialami tim tamu ketika upaya sapuan bola Matteo Bianchetti justru mengenai rekan setimnya, Filippo Terracciano.
Bola pantulan tersebut justru masuk ke gawang sendiri dan membuat kedudukan berubah menjadi semakin telak bagi tuan rumah.
Pesta gol di Turin akhirnya ditutup secara manis oleh aksi gemilang Weston McKennie pada menit ke-64 pertandingan.
Gelandang tersebut mencetak gol keduanya malam itu melalui sundulan tajam setelah menerima umpan silang akurat Pierre Kalulu.
Bola meluncur deras ke sudut kiri gawang yang membuat pertahanan tim tamu benar-benar tidak berdaya malam itu.
Hasil ini mempertegas dominasi Juventus di Liga Italia 2025/26 yang mulai menunjukkan konsistensi di bawah arahan pelatih baru.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Cremonese yang gagal memperbaiki posisi mereka di papan tengah klasemen sementara.
Selain kemenangan besar Juventus, terdapat beberapa hasil pertandingan menarik lainnya yang terjadi pada pekan ke-20 Liga Italia.
Como berbagi angka sama kuat 1-1 saat menjamu Bologna, sementara Udinese bermain imbang 2-2 melawan tim promosi Pisa.
AS Roma sukses mengamankan poin penuh di kandang setelah membungkam perlawanan Sassuolo dengan skor meyakinkan dua gol tanpa balas.
Atalanta juga meraih kemenangan 2-0 atas Torino, sedangkan Parma berhasil mencuri tiga poin penuh dari markas Lecce.
Fiorentina menahan imbang AC Milan 1-1, sementara duel sengit Inter Milan melawan Napoli berakhir tanpa pemenang dengan skor 2-2.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Statistik dan Rapor Pemain Timnas Indonesia Akhir Pekan Kemarin, 2 Orang Cetak Gol
-
Sukses Berperan Bagi Kemenangan Besar Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Pelatih
-
Klasemen Super League 2025 Terbaru: Persib Bandung Geser Borneo FC dari Puncak Usai Tekuk Persija
-
Hasil Piala Prancis: PSG Tersingkir Usai Kalah Tipis 0-1 dari Rival Sekota Paris FC
-
Hasil Liverpool vs Barnsley Skor 4-1, Dominik Szoboszlai dan Florian Wirtz Cetak Gol Edan!
-
Michael Carrick Kandidat Terkuat Pelatih Sementara Manchester United Gantikan Ruben Amorim
-
Alvaro Arbeloa Resmi Jadi Pelatih Real Madrid Gantikan Xabi Alonso
-
Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Kalah dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol 2026
-
Nasib Igor Thiago, Bersinar di Premier League, Diprediksi Gagal Tampil di Piala Dunia 2026
-
Liverpool vs Barnsley: Arne Slot Pasang Target Tinggi di Piala FA Usai Terpuruk di Liga