-
Gladbach menang telak 4-0 atas Augsburg berkat gol Scally, Diks, dan brace Tabakovic.
-
Kevin Diks cetak gol penalti ketiga musim ini dan dapat rating tinggi 8,7.
-
Kemenangan ini memutus tren negatif Gladbach dan membawa mereka naik ke posisi sepuluh.
Suara.com - Borussia Monchengladbach meraih kemenangan besar saat menjamu Augsburg pada pekan ke-16 Bundesliga 2025/2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Die Fohlen tampil dominan dan menang telak 4-0.
Laga yang digelar Minggu (11/1/2026) malam WIB itu menjadi panggung penting bagi bek Timnas Indonesia, Kevin Diks. Ia ikut menyumbang satu gol dan tampil solid sepanjang pertandingan.
Monchengladbach langsung menekan sejak menit awal. Hasilnya terlihat cepat ketika Joe Scally membuka keunggulan pada menit ke-8.
Gol tersebut tercipta berkat umpan matang dari Luca Netz yang dimaksimalkan Scally dengan penyelesaian klinis. Gladbach unggul 1-0 dan semakin percaya diri.
Tekanan berlanjut hingga Gladbach mendapatkan penalti di menit ke-20. Kevin Diks dipercaya sebagai eksekutor dalam situasi krusial tersebut.
Bek berusia 29 tahun itu menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan kaki kanannya menyusur deras ke sudut kiri gawang Augsburg yang dijaga Finn Dahmen.
Keunggulan Gladbach bertambah menjadi 2-0 dan membuat Augsburg semakin tertekan. Dominasi tuan rumah belum berhenti sampai di situ.
Pada menit ke-36, Haris Tabakovic mencetak gol ketiga Gladbach lewat sundulan. Umpan kembali datang dari Luca Netz yang tampil impresif.
Tabakovic menambah penderitaan Augsburg di menit ke-61. Kali ini ia memanfaatkan assist Franck Honorat untuk mencetak gol keduanya.
Baca Juga: Hasil Bundesliga: Diwarnai Drama 6 Gol, Frankfurt versus Dortmund Berakhir Kecewa
Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membawa Monchengladbach naik ke peringkat 10 klasemen dengan 19 poin.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Gladbach sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun. Mereka sempat tumbang dari Wolfsburg dan Borussia Dortmund.
Pelatih Monchengladbach, Eugen Polanski, mengaku sangat puas dengan performa timnya. Ia menilai antarlini bermain sesuai instruksi.
Menurut Polanski, permainan Kevin Diks dan kolega terlihat solid serta efektif. Tekanan tinggi menjadi kunci keberhasilan Gladbach.
Ia juga menyoroti agresivitas lini belakang yang memaksa Augsburg bermain dengan umpan panjang. Strategi tersebut berjalan dengan baik.
Kevin Diks mendapat pujian khusus berkat kontribusinya. Selain mencetak gol, ia tampil disiplin dalam bertahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara
-
Gabung Persija, Aqil Savik Akui Sempat Minta Restu Istri dan Keluarga di Bandung
-
Prediksi Superkomputer Opta: Inggris Bungkam Argentina dalam 90 Menit
-
Resmi Jadi WNI, Striker Didikan Amerika Mitchell Baker Tak Sabar Bela Timnas Indonesia
-
Prancis vs Spanyol: Lini Serang Tersubur Kontra Pertahanan Terbaik di Piala Dunia 2026
-
Isu Malvinas Bikin Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Beraroma Perang
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Psywar Ala Didier Deschamps: Prancis Bukan Unggulan, Spanyol Kandidat Juara
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Pertahankan Enzo Fernandez, Dipagari Harga Rp2,9 Triliun