-
John Herdman memiliki reputasi sebagai pelatih fleksibel dengan kegemaran menggunakan skema tiga bek.
-
Strategi Herdman sangat menekankan pada aspek kebugaran fisik dan adaptasi taktik sesuai kualitas tim.
-
Rekam jejak sukses bersama Kanada menjadi modal kuat Herdman untuk melatih Timnas Indonesia nanti.
Suara.com - Pendekatan taktik apa yang kira-kira akan dibawa John Herdman saat menangani Timnas Indonesia? Rekam jejak kepelatihannya memberi gambaran menarik tentang arah strategi yang mungkin dipilih.
Herdman dikenal sebagai pelatih yang fleksibel. Ia tidak terpaku pada satu formasi tunggal, melainkan memiliki beberapa pola utama.
Setidaknya ada tiga formasi favorit yang kerap ia gunakan. Formasi tersebut adalah 4-4-2, 3-4-3, dan 4-3-3.
Saat pertama kali menangani Timnas Kanada, Herdman memilih pendekatan 4-3-3 dan 4-3-2-1. Strategi ini digunakan untuk membaca potensi dan karakter pemain.
Pendekatan awal itu bersifat eksploratif. Herdman ingin memahami kekuatan tim sebelum menentukan pola yang lebih mapan.
Setelah menjalani 19 pertandingan, Herdman mencoba sesuatu yang berbeda. Ia untuk pertama kalinya menerapkan formasi 3-4-3.
Formasi tiga bek itu digunakan saat Kanada menghadapi Suriname di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Hasilnya sangat meyakinkan.
Kanada menang telak 4-0 dalam laga tersebut. Sejak saat itu, Herdman semakin percaya diri dengan skema tiga bek.
Ia mulai rutin memakai 3-4-3 dengan variasi 3-5-2 dan bahkan 5-3-2. Pendekatan ini dianggap cocok dengan karakter pemain Kanada.
Baca Juga: Kegilaan Justin Hubner, Selamatkan Fortuna Sittard dari Kekalahan dan Cetak Gol!
Menjelang akhir masa kepelatihannya, Herdman kembali mengandalkan formasi klasik 4-4-2. Skema ini dikombinasikan dengan 3-5-2.
Kombinasi tersebut dinilai seimbang antara kekuatan bertahan dan efektivitas menyerang. Fleksibilitas menjadi ciri utama.
Pengalaman serupa terlihat saat Herdman menangani Toronto FC sejak Oktober 2023. Ia langsung mengusung 3-4-3 dan 3-5-2.
Menariknya, dua formasi itu terus dipertahankan hingga masa baktinya berakhir pada Oktober 2024. Konsistensi ini patut dicermati.
Hal tersebut memunculkan dugaan bahwa Herdman akan membawa pendekatan serupa ke Timnas Indonesia. Apalagi pemain Indonesia cukup familiar dengan skema tiga bek.
Di era Shin Tae Yong, Timnas Indonesia juga kerap memakai tiga bek sejajar. Baik dengan lima maupun empat gelandang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah