- Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menyoroti kesulitan memanggil pemain Eropa untuk Piala AFF 2026.
- Herdman membandingkan situasi Piala AFF dengan Gold Cup, di mana pemain bintang sulit diakses karena jadwal di luar kalender FIFA.
- Piala AFF 2026 dilihat sebagai kesempatan penting untuk menguji kedalaman skuad dengan pemain lokal dan muda.
Suara.com - Baru saja diperkenalkan sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia, John Herdman langsung memberikan sebuah gambaran realistis mengenai tantangan yang akan ia hadapi, terutama di ajang Piala AFF 2026.
Menariknya, ia menggunakan mantan anak asuhnya yang baru saja membobol gawang kiper Garuda, Emil Audero sebagai contoh kasus.
Striker Juventus, Jonathan David baru saja menjadi mimpi buruk bagi Emil Audero saat Bianconeri membantai Cremonese 5-0 di Serie A.
Namun bagi John Herdman, nama David justru menjadi contoh sempurna untuk menjelaskan sebuah dilema.
John Herdman menegaskan bahwa turnamen seperti Piala AFF, yang digelar di luar jendela resmi FIFA (Juli-Agustus) akan sangat sulit untuk bisa memanggil pemain-pemain bintang yang berkarier di Eropa.
Ia menyamakannya dengan pengalamannya di Piala Emas CONCACAF, di mana ia tidak pernah bisa menggunakan jasa para pemain terbaiknya.
"Itu sempurna untuk pelatih baru karena mendapatkan kesempatan untuk mengenal kedalaman skuad. Ini serupa dengan yang terjadi di CONCACAF kepada Gold Cup,” kata Herdman dalam konferensi pers.
“Kami tak pernah punya akses kepada Alphonso Davies atau Jonathan David. Dalam turnamen seperti ini, Anda harus menggunakan para pemain lokal dan memanfaatkan kedalaman skuad. Dan Anda akan belajar,” tuturnya menambahkan.
Pernyataan ini secara tidak langsung menjadi peringatan bahwa skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 kemungkinan besar akan tampil tanpa para pilar utamanya seperti Jay Idzes, Emil Audero atau para pemain lain yang merumput di Eropa.
Baca Juga: Alasan Cesar Meylan Mau Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Namun, alih-alih melihatnya sebagai sebuah masalah, Herdman justru memandangnya sebagai sebuah peluang emas.
“Turnamen di Juli dan Agustus akan berbeda, itu sulit untuk membawa para pemain tingkat satu atau dua untuk event itu karena mereka harus berkomitmen dengan klub masing-masing di luar jendela internasional FIFA,” bebernya.
“Jadi inilah pentingnya untuk memiliki talent pool yang lebih besar. Saya pikir turnamen [AFF] akan menjadi kesempatan bagus bagi saya untuk memahami kedalaman pool pemain yang dimiliki Indonesia,” kata Herdman.
Baginya ini adalah panggung yang sempurna bagi para pemain dari liga domestik atau pemain muda yang selama ini belum mendapat kesempatan untuk unjuk gigi dan membuktikan kualitas mereka.
“Untuk memberi kesempatan untuk mereka yang tidak mendapatkan kesempatan di bulan Maret di jendela FIFA, atau pada bulan Juni. Untuk memberi kesempatan untuk para pemain yang tidak mendapatkannya,” tambahnya.
Dengan demikian, John Herdman telah mengirimkan sinyal yang sangat jelas, Piala AFF 2026 akan menjadi ajang eksperimen besar untuk menguji kedalaman skuad Garuda, sebuah pendekatan yang telah terbukti sukses ia terapkan di Kanada.
Berita Terkait
-
Penyerang Timnas Indonesia Dirumorkan Segera Hijrah ke Liga Thailand, Siapa Dia?
-
John Herdman Percaya Diri Tatap Piala Asia 2027, Optimis Berbicara Banyak
-
Duit Miliaran Rupiah Raib, Federasi Sepak Bola Tunisia Batal Tunjuk Patrick Kluivert
-
3 Pemain Top Dunia yang Pernah Dilatih John Herdman, Kini Tangani Timnas Indonesia
-
Kata-kata John Herdman yang Bisa Bikin Suporter Timnas Indonesia Merinding
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Liga Universitas 2026 Resmi Dimulai! Sepak Bola Jadi Senjata Lawan Krisis Mental Anak Muda
-
Sergio Castel Masih Mandul, Bojan Hodak Pasang Badan Bilang Begini
-
Pelatih Malaysia Ketar-ketir, Akui Kekuatan Timnas Indonesia U-17 Setara Vietnam
-
Kartu Merah Tak Hentikan Persib! Klok Bongkar Rahasia Kemenangan Maung Bandung
-
Bingung Dukung Persija atau Persib Buat Juara Super League, Rachmat Irianto Kasih Jawaban Tegas
-
Statistik Impresif Pemain Incaran Timnas Indonesia Saat Bantu Klubnya Tumbangkan Man United
-
Cetak Brace dan Jadi Kapten, 2 Fakta Debut Putu Ekayana Bersama Timnas Indonesia U-17
-
Kurniawan Dwi Yulianto Peringatkan Timnas Indonesia U-17: Awas 'Gigitan' Harimau Malaya!
-
Luis Enrique Waspadai Jebakan Liverpool, PSG Belum Aman Jelang Leg Kedua Liga Champions