Bola / Bola Indonesia
Selasa, 13 Januari 2026 | 13:31 WIB
John Herdman akhirnya resmi dikenalkan PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Pengenalan dilakukan di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026) pagi WIB.
Baca 10 detik
  • John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia oleh Erick Thohir pada Selasa (13/1).
  • Herdman menyatakan fokus utamanya adalah membawa Timnas Indonesia lolos menuju kompetisi Piala Dunia.
  • Pelatih tersebut berencana memanfaatkan energi besar dari suporter Indonesia untuk mencapai target tersebut.

Suara.com - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, langsung mencuri perhatian publik sepak bola nasional.

Dalam pernyataan resminya usai diperkenalkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pada Selasa (13/1), Herdman melontarkan ambisi besar yang membuat para suporter Merah Putih merinding: membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia.

Pernyataan penuh keyakinan itu disampaikan Herdman dan dikutip dari unggahan akun X @wallpassjournal.

Pelatih asal Inggris tersebut menegaskan bahwa sejak resmi menukangi Timnas Indonesia, seluruh fokus dan pikirannya tertuju pada satu tujuan utama.

“Setiap hari ketika saya bangun tidur, hampir seluruh pikiran saya, selain keluarga, tertuju pada satu hal: membawa tim ini, Timnas Indonesia, lolos ke Piala Dunia,” ujar Herdman.

Tak berhenti di situ, mantan pelatih Kanada itu menegaskan bahwa target Piala Dunia bukan sekadar mimpi kosong. Ia bahkan mengaku ingin mendedikasikan hidupnya untuk momen bersejarah tersebut.

“Saya ingin hidup untuk momen ketika negara ini lolos ke Piala Dunia. Saya akan mengatakan kepada para pemain bahwa tekanan itu bukan beban, melainkan hadiah,” tegasnya.

Herdman juga menaruh kepercayaan besar pada peran suporter Indonesia yang dikenal fanatik dan penuh energi.

Menurutnya, dukungan publik bisa menjadi bahan bakar utama dalam perjalanan panjang menuju pentas sepak bola tertinggi dunia.

Baca Juga: Alasan Cesar Meylan Mau Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

“Kami akan mengambil energi dari para fans untuk bisa lolos. Saya pernah mengalami hal ini bersama Kanada. Mereka menunggu 36 tahun untuk lolos ke Piala Dunia,” ungkap Herdman.

Karier Herdman dimulai dari jalur akademik dan pembinaan usia dini di Inggris, sebelum pindah ke Selandia Baru pada 2001.

Kontributor: M.Faqih

Load More