- UEFA mencatat total pendapatan kompetisi antarklub Eropa musim 2024/2025 melebihi 5 miliar euro, naik signifikan dari musim sebelumnya.
- Inter Milan memimpin klub Italia dengan pendapatan UEFA terbesar, mencapai 136,6 juta euro, hanya kalah dari PSG.
- Distribusi pendapatan kompetisi UEFA menunjukkan Liga Champions memberikan pemasukan jauh lebih besar bagi klub peserta.
Suara.com - UEFA resmi merilis laporan keuangan kompetisi antarklub Eropa musim 2024/2025, yang mencatat total pendapatan lebih dari 5 miliar euro, dengan sekitar 4 miliar euro didistribusikan kepada klub dan federasi nasional.
Angka ini melonjak hampir 14 persen dibanding musim 2022/2023, menjadikannya salah satu musim paling menguntungkan dalam sejarah sepak bola Eropa.
Kenaikan pendapatan tersebut berdampak langsung pada besarnya hadiah yang diterima klub-klub peserta Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League, termasuk tim-tim asal Italia.
Di antara klub Italia, Inter Milan menjadi yang paling diuntungkan.
Finalis Liga Champions musim lalu itu mencatat pemasukan 136,6 juta euro, menjadikannya klub Italia dengan pendapatan UEFA terbesar sekaligus peringkat kedua tertinggi secara keseluruhan, hanya kalah dari Paris Saint-Germain yang meraih hampir 144,5 juta euro.
Posisi ketiga ditempati Arsenal dengan 117 juta euro. Sementara itu, daftar 10 besar pendapatan Liga Champions juga dihuni raksasa Eropa lain seperti Barcelona, Bayern Munchen, Borussia Dortmund, Real Madrid, Liverpool, Bayer Leverkusen, dan Atletico Madrid.
Pendapatan klub Italia lainnya di Liga Champions juga tergolong signifikan. Atalanta menempati peringkat ke-15 dengan 67,8 juta euro, disusul Juventus di posisi ke-16 dengan 66,4 juta euro, serta AC Milan di urutan ke-19 dengan 61,3 juta euro.
Sementara itu, Bologna yang hanya tampil di fase liga tetap menikmati pemasukan besar. Klub tersebut meraih 35,2 juta euro, sebuah angka yang menegaskan betapa menggiurkannya keikutsertaan di Liga Champions, meski tanpa melaju jauh.
Berbeda dengan Liga Champions, hadiah finansial di dua kompetisi UEFA lainnya masih terpaut jauh.
Baca Juga: Juventus Incar Pemain Crystal Palace, Duit Rp686 Miliar Dianggap Masih Kurang
Di Liga Europa, Lazio menjadi wakil Italia dengan pendapatan tertinggi, menempati peringkat ketiga keseluruhan dengan 24,1 juta euro. AS Roma menyusul di posisi kesembilan dengan 20,5 juta euro.
Sementara itu, di Conference League, Fiorentina kembali menunjukkan konsistensi dengan finis di peringkat ketiga pendapatan, meraup hampir 14 juta euro dari UEFA.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Juventus Incar Pemain Crystal Palace, Duit Rp686 Miliar Dianggap Masih Kurang
-
Bisa Bikin John Herdman Full Senyum, Begini Statistik Emil Audero di Setengah Musim Serie A Italia
-
Inter Milan Juara Parah Musim, Begini Posisi Klasemen Serie A dan Top Skor Sementara
-
Jagokan Juventus Raih Scudetto, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Kirim Sinyal Ingin Kembali?
-
Inter Milan Jadi Campione d'Inverno, Chivu: Ah Gak Penting, Scudetto Tujuan Utama
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026