Bola / Liga Spanyol
Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30 WIB
Momen bek Real Madrid, Antonio Rudiger mengamuk saat melawan Barcelona dalam final Copa Del Rey di Stadion Olimpico de Sevilla, Minggu (27/4/2025) dini hari WIB. [Instagram @idextratime]
Baca 10 detik
  • Bek Real Madrid, Antonio Rudiger, melakukan pelanggaran keras mengenai wajah Diego Rico pada menit ke-26 pertandingan kontra Getafe.
  • Insiden brutal tersebut tidak diganjar hukuman apapun oleh wasit maupun sistem VAR, memicu kemarahan publik dan perdebatan luas.
  • Kekalahan kedua beruntun Real Madrid dipastikan setelah Getafe mencetak gol penentu sepuluh menit pasca insiden kontroversial tersebut.

Suara.com - Bek Real Madrid asal Jerman, Antonio Rudiger pada pertandingan melawan Getafe membuat publik sepak bola Spanyol geram.

Aksi Rudiger bahkan disebut sebagai percobaan pembunuhan. Insiden horor itu terjadi pada menit ke-26.

Rudiger melompat dengan lutut terangkat dan mengenai wajah Diego Rico dalam duel yang juga melibatkan Arda Güler.

Aksi tersebut langsung viral di media sosial. Banyak warganet menyebutnya sebagai pelanggaran brutal, bahkan ada yang menyebut sebagai percobaan pembunuhan.

Yang mengejutkan, wasit dan VAR tidak memberikan hukuman atas insiden itu.

Bek tengah Real Madrid Antonio Rudiger lolos dari hukuman kartu saat pertandingan melawan Getafe dalam lanjutan LaLiga, dinihari tadi, Selasa (3/3). [Tangkap layar Youtube]

Rudiger lolos tanpa kartu, keputusan yang memicu perdebatan luas di platform X.

Cuplikan pelanggaran tersebut dibagikan ribuan kali. Seorang pengguna X bahkan mengunggah kompilasi tekel-tekel keras Rudiger sebelumnya dan menyebutnya sebagai pembunuh di lapangan.

Pertandingan itu sendiri menjadi malam yang membuat frustrasi bagi Madrid.

Los Blancos menelan kekalahan La Liga kedua secara beruntun.

Baca Juga: Jurang Finansial Menganga! Barcelona Tinggalkan Rival, Levante Terpuruk

Sebelumnya, Vinícius Júnior sempat membuang peluang emas untuk membawa Madrid unggul. Kegagalan itu memperburuk situasi sebelum insiden kontroversial terjadi.

Sepuluh menit setelah benturan tersebut, Getafe mencetak gol lewat Martín Satriano. Gol itu menjadi satu-satunya penentu kemenangan tuan rumah.

Kontributor: Azka Putra

Load More