- Inter Milan menjadi juara paruh musim Serie A setelah menang 1-0 atas Lecce di Giuseppe Meazza.
- Pelatih Cristian Chivu menekankan gelar paruh musim tidak berarti tanpa meraih Scudetto pada akhir Mei.
- Kemenangan diraih melalui gol Francesco Pio Esposito pada menit ke-78 dalam laga yang sulit.
Suara.com - Inter Milan memastikan diri sebagai juara paruh musim alias Campione d'Inverno Serie A Italia usai menaklukkan Lecce 1-0 pada laga tunda pekan ke-16 di Stadion Giuseppe Meazza.
Meski kini memimpin klasemen sementara dengan keunggulan enam poin atas Napoli, pelatih Inter Cristian Chivu menegaskan pencapaian tersebut belum berarti apa-apa jika tak berujung gelar di akhir musim.
“Gelar juara paruh musim tidak berarti apa pun. Yang terpenting adalah berada di posisi teratas pada bulan Mei,” tegas Chivu dilansir dari Football Italia.
Ia juga mengingatkan bahwa perburuan Scudetto musim ini akan berlangsung sengit.
“Ini akan menjadi pertarungan sampai akhir untuk setiap poin,” tambahnya.
Inter sejatinya mendapat peluang emas untuk menjauh setelah Napoli ditahan imbang Parma 0-0. Namun, kemenangan atas Lecce tidak datang mudah.
Sempat mendapat penalti yang kemudian dibatalkan VAR, Nerazzurri baru memecah kebuntuan pada menit ke-78 lewat Francesco Pio Esposito, yang memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Lautaro Martinez.
Chivu terlihat emosional merayakan gol tersebut, hubungannya dengan Pio Esposito memang istimewa.
“Saya ingat dia saat masih berusia tujuh tahun. Kami tumbuh bersama. Dia pernah menjadi kapten saya di Inter Primavera,” ujar Chivu kepada DAZN Italia.
Baca Juga: Hasil Inter Milan vs Lecce Liga Italia Skor 1-0: Francesco Pio Esposito Jadi Pahlawan Nerazzurri
“Saya sangat bahagia untuknya dan untuk tim, karena ini pertandingan yang sangat rumit.”
Pelatih asal Rumania itu mengakui performa Inter di babak pertama jauh dari memuaskan.
Faktor kelelahan setelah duel intens melawan Napoli beberapa hari sebelumnya disebut menjadi penyebab.
“Bermain lagi 72 jam setelah laga berat itu sangat sulit. Tapi tim ini punya sikap yang tepat, percaya sampai akhir, dan menunjukkan hati untuk meraih kemenangan,” jelasnya.
Keputusan Chivu memberi pemain satu hari libur jelang laga juga menjadi sorotan. Namun ia tak merasa perlu membela diri.
“Mungkin justru kami menang karena libur itu,” katanya.
“Saya membuat keputusan berdasarkan pengalaman dan apa yang saya lihat dari pemain. Yang penting adalah lima bulan ke depan.”
Dengan status juara paruh musim, Inter kini berada di puncak klasemen Serie A dengan keunggulan enam poin atas Napoli.
AC Milan masih berpeluang memangkas jarak, meski harus menghadapi laga tandang sulit kontra Como. Meski demikian, Chivu tetap merendah.
“Kami kompetitif, tapi musim ini masih panjang. Yang dihitung hanya siapa yang juara di akhir musim,” pungkasnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Hasil Inter Milan vs Lecce Liga Italia Skor 1-0: Francesco Pio Esposito Jadi Pahlawan Nerazzurri
-
Buntut Ngamuk di Laga Lawan Inter Milan, Antonio Conte Dijatuhi Sanksi Berlapis
-
Hakan Calhanoglu Absen Lawan Arsenal: Arteta Semringah, Chivu Cemberut
-
Gianluigi Buffon Anggap Luciano Spalletti Datang Terlambat
-
Kronologis Amukan Antonio Conte, Tendang Botol Minum, Teriak-teriak hingga Semprot Wasit
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Kiper Bundesliga Keturunan Bali Dapat Restu Ibu Bela Timnas Indonesia
-
Rapor Jay Idzes Lawan Atalanta: 6 Sapuan Bersih dan Disiplin usai Kartu Kuning
-
Konflik AS-Israel Bayangi Piala Dunia 2026, Federasi Iran Buka Suara
-
Eks Bek Inter Milan Ceritakan Momen Horor Terjebak di Dubai: Kami Ngumpet di Basement
-
AFC Cegah Pelatih Iran Bahas Wafatnya Ali Khamenei di Piala AFC Putri 2026
-
Detik-detik Menegangkan Bek Korsel Dievakuasi dari Iran Usai Serangan AS-Israel Serangan AS-Israel
-
Justin Hubner Impresif, Persaingan Bek Tengah Timnas Indonesia Makin Membara
-
Dibuang Ruben Amorim, Andre Onana Kini Berhasrat Kembali dan Rebut Posisi Kiper Utama MU
-
Respons Michael Carrick Usai Bawa Man United Comeback dan Tembus Tiga Besar Liga Inggris
-
Emil Audero Kebobolan Dua Gol di Menit Akhir, Cremonese Tumbang dari AC Milan