Bola / BolaTaiment
Rabu, 04 Maret 2026 | 04:26 WIB
Jurnalis kenamaan Italia yang juga sekaligus pakar transfer sepak bola dunia, Fabrizio Romano. [Twitter/@FabrizioRomano]
Baca 10 detik
  • Pakar bursa transfer Fabrizio Romano dikritik karena mempromosikan proyek kemanusiaan Arab Saudi melalui platform X.
  • Promosi tersebut dinilai bertentangan dengan laporan pelanggaran HAM dan tingginya angka eksekusi di Arab Saudi.
  • Aksi Romano memicu tuduhan sportswashing mengingat investasi besar Saudi pada olahraga global melalui PIF.

Suara.com - Pakar bursa transfer, Fabrizio Romano menuai kritik tajam setelah mengunggah video yang mempromosikan proyek kemanusiaan Arab Saudi.

Jurnalis yang identik dengan slogan Here We Go itu dinilai keluar dari ranah sepak bola dan masuk ke wilayah sensitif politik.

Dalam video yang diunggah di platform X, Romano menyoroti aktivitas King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre.

Ia menyebut lembaga tersebut mencerminkan peran kemanusiaan terdepan Arab Saudi di lebih dari 100 negara.

Pernyataan itu langsung memicu perdebatan. Sejumlah warganet menilai konten tersebut bertolak belakang dengan laporan pelanggaran hak asasi manusia di dalam negeri Arab Saudi.

Laporan European Saudi Organisation for Human Rights (ESOHR) pada Januari lalu menyebut negara yang dipimpin secara de facto oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman melakukan 347 eksekusi sepanjang 2025.

Angka itu disebut sebagai rekor tertinggi, melampaui 345 eksekusi pada 2024.

ESOHR juga mengklaim 79 persen eksekusi pada 2025 tidak memenuhi ambang batas kejahatan paling serius menurut hukum internasional. Sebagian besar disebut terkait kasus narkoba.

Unggahan Romano pun dianggap sebagai bagian dari upaya memperbaiki citra melalui olahraga atau yang sering disebut sportswashing.

Baca Juga: Bantah Cristiano Ronaldo Tinggalkan Riyadh, Al Nassr Bagikan Kabar Lebih Buruk

Arab Saudi memang menjadi kekuatan baru dalam olahraga global lewat investasi besar-besaran Public Investment Fund (PIF).

PIF diketahui menjadi pemangku kepentingan utama di empat klub Liga Pro Saudi, termasuk Al Nassr.

Mereka juga terlibat dalam konsorsium pemilik Newcastle United serta menggelar berbagai ajang besar seperti balap Formula 1 dan turnamen golf LIV.

Postingan Romano pun dibanjiri komentar pedas dari netizen. Ada yang memintanya fokus saja pada transfer pemain sepak bola hingga mencapnya sebagai buzzer.

Kontributor: Adam Ali

Load More