- Pakar bursa transfer Fabrizio Romano dikritik karena mempromosikan proyek kemanusiaan Arab Saudi melalui platform X.
- Promosi tersebut dinilai bertentangan dengan laporan pelanggaran HAM dan tingginya angka eksekusi di Arab Saudi.
- Aksi Romano memicu tuduhan sportswashing mengingat investasi besar Saudi pada olahraga global melalui PIF.
Suara.com - Pakar bursa transfer, Fabrizio Romano menuai kritik tajam setelah mengunggah video yang mempromosikan proyek kemanusiaan Arab Saudi.
Jurnalis yang identik dengan slogan Here We Go itu dinilai keluar dari ranah sepak bola dan masuk ke wilayah sensitif politik.
Dalam video yang diunggah di platform X, Romano menyoroti aktivitas King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre.
Ia menyebut lembaga tersebut mencerminkan peran kemanusiaan terdepan Arab Saudi di lebih dari 100 negara.
Pernyataan itu langsung memicu perdebatan. Sejumlah warganet menilai konten tersebut bertolak belakang dengan laporan pelanggaran hak asasi manusia di dalam negeri Arab Saudi.
Laporan European Saudi Organisation for Human Rights (ESOHR) pada Januari lalu menyebut negara yang dipimpin secara de facto oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman melakukan 347 eksekusi sepanjang 2025.
Angka itu disebut sebagai rekor tertinggi, melampaui 345 eksekusi pada 2024.
ESOHR juga mengklaim 79 persen eksekusi pada 2025 tidak memenuhi ambang batas kejahatan paling serius menurut hukum internasional. Sebagian besar disebut terkait kasus narkoba.
Unggahan Romano pun dianggap sebagai bagian dari upaya memperbaiki citra melalui olahraga atau yang sering disebut sportswashing.
Baca Juga: Bantah Cristiano Ronaldo Tinggalkan Riyadh, Al Nassr Bagikan Kabar Lebih Buruk
Arab Saudi memang menjadi kekuatan baru dalam olahraga global lewat investasi besar-besaran Public Investment Fund (PIF).
PIF diketahui menjadi pemangku kepentingan utama di empat klub Liga Pro Saudi, termasuk Al Nassr.
Mereka juga terlibat dalam konsorsium pemilik Newcastle United serta menggelar berbagai ajang besar seperti balap Formula 1 dan turnamen golf LIV.
Postingan Romano pun dibanjiri komentar pedas dari netizen. Ada yang memintanya fokus saja pada transfer pemain sepak bola hingga mencapnya sebagai buzzer.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Bantah Cristiano Ronaldo Tinggalkan Riyadh, Al Nassr Bagikan Kabar Lebih Buruk
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
Arab Saudi Siapkan 8 Stadion Megah untuk Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Main di Mana?
-
Selain Ras Taruna yang Ditutup, Ini 8 Kilang Minyak Raksasa Milik Arab Saudi
-
Musuh Dalam Selimut? Israel Dituding Jadi Dalang Utama Serangan ke Kilang Minyak Saudi Aramco
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Tak Dikasih Nomor Punggung 2, Eks Bek AC Milan Kecewa Berat hingga Serang Allegri
-
Deretan Insiden Persebaya vs Persib: Benturan Horor Federico Barba hingga Kekonyolan Adam Alis
-
Namanya Zahra Azadpour Ditembak Mati di Teheran dan Aksi Diam Timnas Putri Iran
-
Bantah Cristiano Ronaldo Tinggalkan Riyadh, Al Nassr Bagikan Kabar Lebih Buruk
-
Ngeri! Aksi Brutal Antonio Rudiger kepada Bek Getafe Dicap Percobaan Pembunuhan
-
Soroti Kepemimpinan Wasit, Marc Klok Sebut Persib Harusnya Menang atas Persebaya
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Joan Laporta Lolos dari Lubang Jarum! Hakim Tolak Tuduhan Pencucian Uang
-
Fred Grim di Ujung Tanduk! Maarten Paes Cs Bakal Dapat Pelatih Baru, Siapa Dia?
-
Musim Depan Mees Hilgers Berpeluang Dilatih Mantan Pelatih Dean James