- Rene Meulensteen mengkritik Senne Lammens, kiper baru United, dinilai belum siap untuk posisi kiper utama klub.
- Meulensteen menyoroti bahwa Manchester United masih kalah kualitas kiper dibandingkan tim pesaing utama mereka di liga.
- Ia menekankan Michael Carrick harus segera membenahi struktur pertahanan rapuh dan celah yang sering dieksploitasi lawan.
Suara.com - Rene Meulensteen, melontarkan kritik tajam terhadap salah satu rekrutan termahal Manchester United musim ini.
Kiper muda Senne Lammens, yang didatangkan dengan mahar awal £18 juta dari Royal Antwerp, dinilai belum cukup matang untuk menjadi penjaga gawang utama Manchester United.
Pendapat tersebut disampaikan Meulensteen menyusul penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih interim Manchester United hingga akhir musim 2025/2026.
Menurut Meulensteen, Carrick menghadapi pekerjaan berat, terutama dalam membenahi lini pertahanan tim yang dinilai masih rapuh.
United memutuskan mengganti Andre Onana pada bursa transfer musim panas lalu dan memilih Lammens sebagai proyek jangka panjang.
Meski baru berusia 23 tahun dan hanya memiliki 52 penampilan di Liga Belgia sebelum hijrah ke Old Trafford, performa awal Lammens sempat menuai pujian, bahkan dari Sir Alex Ferguson.
Namun Meulensteen punya pandangan berbeda.
“Dia berpotensi menjadi kiper yang sangat bagus, tetapi saat ini dia belum siap dan belum cukup baik untuk menjadi kiper utama Manchester United,” ujar Meulensteen dalam podcast No Tippy Tappy Football seperti dilansir dari Metro.uk
Menurutnya, Manchester United masih tertinggal jika dibandingkan dengan rival-rival utama di Premier League.
Baca Juga: Senyum Semringah Pemain Manchester United Saat Carrick Pimpin Latihan Perdana
“Arsenal punya kiper top, Liverpool juga, Manchester City juga. Bahkan Aston Villa dengan Emiliano Martinez memiliki kiper yang bisa memenangkan pertandingan. United? Saat ini belum,” tegasnya.
Selain menyoroti posisi kiper, Meulensteen menilai Carrick harus segera membenahi struktur pertahanan tim. Ia menyebut United terlalu mudah kebobolan dan kerap meninggalkan celah yang dieksploitasi lawan.
“Tim-tim lawan menganalisis kelemahan United dan mereka melihat terlalu banyak ruang. Itu harus segera diperbaiki,” kata Meulensteen.
Ia juga menilai transisi sistem permainan dari era sebelumnya menuju formasi baru seperti 4-2-3-1 atau 4-3-3 membutuhkan pelatihan intensif di lapangan.
“Bentuk bertahan harus benar-benar dilatih. Dalam beberapa pertandingan terakhir, saya melihat celah di mana-mana,” tambahnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Kontrak Francisco Rivera Diperpanjang Persebaya, Bernardo Tavares Beberkan Catatan Evaluasi
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!
-
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Timnas Indonesia Jelang vs Oman dan Mozambik