- Ole Gunnar Solskjaer batal kembali melatih Manchester United setelah klub memilih Michael Carrick sebagai pelatih interim.
- Solskjaer menolak peran pelatih sementara karena hanya bersedia jika ditawari posisi manajer permanen untuk proyek jangka panjang.
- Kekecewaan Solskjaer disebabkan perbedaan prinsip dengan manajemen yang mengutamakan solusi instan, bukan pembangunan ulang tim total.
Suara.com - Harapan untuk melihat Ole Gunnar Solskjaer kembali ke Old Trafford harus pupus sudah.
Sang legenda dilaporkan kecewa berat setelah Manchester United lebih memilih Michael Carrick sebagai pelatih interim pengganti Ruben Amorim.
Namun, di balik kekecewaan itu, tersimpan sebuah prinsip kuat yang membuatnya menolak peran ban serep.
Di bawah kendali rezim baru Sir Jim Ratcliffe, nama Solskjaer sempat meroket sebagai favorit para penggemar untuk kembali. Namun manajemen ternyata memiliki pandangan lain.
Mereka lebih memilih Michael Carrick yang dinilai memiliki pengalaman manajerial lebih segar bersama Middlesbrough.
Menurut laporan Give Me Sports, Solskjaer sebenarnya sudah mengetahui bahwa ia tidak akan terpilih sehari sebelum pengumuman resmi.
Sumber internal menyebut ia kecewa, namun kekecewaan itu bukan karena kalah bersaing, melainkan karena perbedaan prinsip.
Berbeda dari Carrick yang legawa menerima tugas jangka pendek, Solskjaer hanya bersedia kembali jika ditawari kontrak permanen.
“Meskipun tentu saja kecewa, sumber mengatakan bahwa ia (Solskjaer) lebih memilih untuk menerima pekerjaan itu lagi secara permanen, bekerja untuk jangka panjang daripada hanya beberapa bulan hingga musim panas,” bunyi laporan dari Give Me Sports.
Baca Juga: Michael Carrick Resmi Mulai Tugas sebagai Manajer Interim MU, Eks Real Madrid Ikut Dibawa
Prinsip Solskjaer ini sangat beralasan. Dalam komunikasinya dengan para petinggi klub, ia menegaskan bahwa Manchester United saat ini membutuhkan sebuah pembangunan ulang total, bukan sekadar solusi instan hingga akhir musim.
Sebuah proyek raksasa yang menurutnya mustahil untuk diselesaikan hanya dalam beberapa bulan.
Manajemen klub di sisi lain justru mencari sosok yang sadar betul bahwa perannya hanya sementara, sebuah kriteria yang tidak cocok dengan ambisi jangka panjang Solskjaer.
Meskipun mimpinya untuk kembali membangun Setan Merah dari nol harus tertunda, Solskjaer tetap menunjukkan kelasnya dengan memberikan dukungan penuh kepada Carrick.
Kini sang legenda hanya bisa menjadi penonton dari luar, melihat mantan anak didiknya memulai misi berat menyelamatkan musim Man United yang akan langsung diuji dalam dua laga neraka melawan derby Manchester dan lawatan ke markas Arsenal.
Berita Terkait
-
Senyum Semringah Pemain Manchester United Saat Carrick Pimpin Latihan Perdana
-
Paul Scholes: Antoine Semenyo Lebih Cocok ke Manchester United Ketimbang Man City
-
Resmi Jadi Pelatih Manchester United, Michael Carrick Umbar Janji
-
Michael Carrick Resmi Latih Manchester United Gantikan Ruben Amorim Hingga Akhir Musim
-
Manchester United Bakal Punya Stadion Baru Rp40 Triliun dengan Konsep Tenda Sirkus
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Naturalisasi Disetop Sementara, Erick Thohir Pilih Timnas Indonesia Tampil Apa Adanya
-
Pascal Struijk Jadi Rebutan 3 Klub Premier League, Makin Susah Dibujuk Bela Timnas Indonesia?
-
Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Siapkan TC Khusus
-
Klub Semenjana dengan Jersey 'Menyala', Ada Eks Tim Jay Idzes
-
Timnas Indonesia U-17 Dipermalukan Malaysia di Kandang Sendiri, Kurniawan Pasang Badan
-
Buntut Kartu Merah dan Penalti yang Ditolak, Barcelona Kembali 'Serang' UEFA!
-
Taktik 'Gila' Eks Klub Calvin Verdonk Bikin Eropa Terpukau: Total Football Modern yang Kejam!
-
Bocoran FIFA Matchday Juni 2026: Erick Thohir Ungkap 3 Calon Lawan Timnas Indonesia
-
Tak Hanya Jago Olah Bola, 2 Pemain Timnas Indonesia Kini Resmi Sarjana!
-
Denmark, Polandia, hingga Nigeria, Siapa Lawan Timnas Indonesia di FIFA matchday Juni?