Bola / Liga Inggris
Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:32 WIB
Gelandang andalan The Gunners, Declan Rice, dikabarkan terlibat adu mulut sengit dengan salah satu staf pelatih Arsenal, Albert Stuivenberg, yang dikenal dengan julukan “AirPod Albert". [Instagram Declan Rice]
Baca 10 detik
  • Gelandang Arsenal, Declan Rice, terlibat adu mulut kasar dengan staf pelatih Albert Stuivenberg saat jeda semifinal Carabao Cup.
  • Analisis pembaca bibir mengungkapkan Rice mengucapkan kata-kata emosional yang kasar kepada Stuivenberg di lorong ruang ganti.
  • Insiden tersebut terjadi ketika Arsenal sedang memimpin 1-0 melawan Chelsea, dan dilerai oleh bek Gabriel Magalhaes.

Suara.com - Ketegangan panas mewarnai kemenangan Arsenal 3-2 atas Chelsea di Stamford Bridge pada semifinal Carabao Cup tengah pekan lalu.

Gelandang andalan The Gunners, Declan Rice, terlibat adu mulut sengit dengan salah satu staf pelatih Arsenal, Albert Stuivenberg, yang dikenal dengan julukan “AirPod Albert".

Insiden tersebut terjadi saat jeda babak pertama dan terekam kamera di lorong menuju ruang ganti.

Kini, isi percakapan itu terungkap setelah pakar pembaca gerak bibir, Jeremy Freeman, mengungkapkannya kepada Dailymail.

Menurut analisis Freeman, Rice melontarkan kata-kata bernada sangat emosional dan kasar kepada Stuivenberg.

Dalam rekaman tersebut, Rice terlihat berkata, “Dia tidak tahu apa yang sebenarnya dia bicarakan,” disertai umpatan.

Keributan itu sempat dilerai oleh bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, yang berdiri di antara keduanya sambil berulang kali meminta Rice untuk tenang.

Namun, gelandang timnas Inggris tersebut tetap berteriak dan melakukan gestur keras ke arah staf pelatih.

Ironisnya, Arsenal tengah unggul 1-0 saat insiden terjadi berkat gol pembuka Ben White. Di babak kedua, gol tambahan dari Viktor Gyokeres dan Martin Zubimendi memastikan kemenangan, meski Alejandro Garnacho mencetak dua gol balasan untuk Chelsea.

Baca Juga: Direkrut Persik Kediri, Begini Statistik Eks Arsenal dan Barcelona Jon Toral

kanan Mikel Arteta sejak 2019 dan dijuluki “AirPod Albert” karena kerap mengenakan earphone nirkabel saat mendampingi tim.

Stuivenberg memiliki rekam jejak panjang di dunia kepelatihan, mulai dari Feyenoord, tim nasional Belanda kelompok umur, Manchester United era Louis van Gaal, Genk, hingga Wales.

Ia bahkan sempat menjadi pelatih kepala Arsenal saat Arteta harus menjalani isolasi Covid-19 pada 2022.

Kontributor: M.Faqih

Load More