- Gelandang Arsenal, Declan Rice, terlibat adu mulut kasar dengan staf pelatih Albert Stuivenberg saat jeda semifinal Carabao Cup.
- Analisis pembaca bibir mengungkapkan Rice mengucapkan kata-kata emosional yang kasar kepada Stuivenberg di lorong ruang ganti.
- Insiden tersebut terjadi ketika Arsenal sedang memimpin 1-0 melawan Chelsea, dan dilerai oleh bek Gabriel Magalhaes.
Suara.com - Ketegangan panas mewarnai kemenangan Arsenal 3-2 atas Chelsea di Stamford Bridge pada semifinal Carabao Cup tengah pekan lalu.
Gelandang andalan The Gunners, Declan Rice, terlibat adu mulut sengit dengan salah satu staf pelatih Arsenal, Albert Stuivenberg, yang dikenal dengan julukan “AirPod Albert".
Insiden tersebut terjadi saat jeda babak pertama dan terekam kamera di lorong menuju ruang ganti.
Kini, isi percakapan itu terungkap setelah pakar pembaca gerak bibir, Jeremy Freeman, mengungkapkannya kepada Dailymail.
Menurut analisis Freeman, Rice melontarkan kata-kata bernada sangat emosional dan kasar kepada Stuivenberg.
Dalam rekaman tersebut, Rice terlihat berkata, “Dia tidak tahu apa yang sebenarnya dia bicarakan,” disertai umpatan.
Keributan itu sempat dilerai oleh bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, yang berdiri di antara keduanya sambil berulang kali meminta Rice untuk tenang.
Namun, gelandang timnas Inggris tersebut tetap berteriak dan melakukan gestur keras ke arah staf pelatih.
Ironisnya, Arsenal tengah unggul 1-0 saat insiden terjadi berkat gol pembuka Ben White. Di babak kedua, gol tambahan dari Viktor Gyokeres dan Martin Zubimendi memastikan kemenangan, meski Alejandro Garnacho mencetak dua gol balasan untuk Chelsea.
Baca Juga: Direkrut Persik Kediri, Begini Statistik Eks Arsenal dan Barcelona Jon Toral
kanan Mikel Arteta sejak 2019 dan dijuluki “AirPod Albert” karena kerap mengenakan earphone nirkabel saat mendampingi tim.
Stuivenberg memiliki rekam jejak panjang di dunia kepelatihan, mulai dari Feyenoord, tim nasional Belanda kelompok umur, Manchester United era Louis van Gaal, Genk, hingga Wales.
Ia bahkan sempat menjadi pelatih kepala Arsenal saat Arteta harus menjalani isolasi Covid-19 pada 2022.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan