-
Jayden Oosterwolde diskors satu laga dan denda Rp430 juta akibat unggahan provokatif di medsos.
-
Pemain Fenerbahce dan Galatasaray lainnya juga terkena denda serupa terkait pelanggaran nilai sportivitas.
-
Pengadilan Istanbul memvonis Oosterwolde hukuman penjara 16 bulan dengan status penangguhan masa percobaan.
Suara.com - Komite Disiplin Sepak Bola Profesional Turki (PFDK) resmi menjatuhkan sanksi kepada pemain keturunan Indonesia, Jayden Oosterwolde menyusul unggahannya di media sosial usai laga derby melawan Galatasaray.
Berdasarkan keterangan resmi Federasi Sepak Bola Turki (TFF) yang dirilis Selasa malam (14/1/2026), Oosterwolde dijatuhi hukuman larangan bermain satu pertandingan serta denda sebesar 400 ribu lira Turki atau setara Rp430 juta.
Sanksi tersebut diberikan karena unggahan sang pemain dinilai mengandung unsur tindakan tidak sportif yang ditujukan kepada pemain lawan.
PFDK menegaskan bahwa tindakan Oosterwolde melanggar prinsip sportivitas dan etika kompetisi, terlebih dilakukan melalui platform media sosial yang dapat memicu ketegangan antarsuporter pasca-derbi panas antara Fenerbahçe dan Galatasaray.
Tidak hanya Oosterwolde, PFDK juga menjatuhkan sanksi kepada dua pemain lain yang terlibat dalam pelanggaran serupa.
Mario Lemina dari Galatasaray dan Jhon Duran dari Fenerbahçe masing-masing dikenai denda 400 ribu lira Turki, akibat unggahan media sosial yang dinilai tidak mencerminkan sikap sportif setelah pertandingan.
Sebelumnya, pengadilan di Istanbul menjatuhkan vonis hukuman penjara terhadap lima terdakwa terkait insiden yang terjadi usai laga derbi Galatasaray vs Fenerbahce pada 19 Mei 2024.
Dari lima nama tersebut, dua di antaranya merupakan pemain Fenerbahce, yakni Jayden Oosterwolde dan Mert Hakan Yandas.
Dalam putusan yang diumumkan pada Kamis (15/1/2026) waktu setempat, majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun 4 bulan kepada para terdakwa.
Baca Juga: Galatasaray Siapkan Tawaran Fantastis untuk Mohamed Salah, Klub Arab Saudi Tak Mau Kalah
Namun demikian, pengadilan memutuskan untuk menerapkan penundaan pengumuman putusan, dengan syarat para terdakwa tidak melakukan tindak pidana disengaja selama masa percobaan.
Selain Oosterwolde dan Mert Hakan Yanda, tiga nama lain yang turut menerima vonis serupa adalah Ertugrul Karanlik, Hulusi Belgu, dan Emre Kartal.
Dengan adanya penundaan pengumuman putusan, hukuman penjara tidak akan dijalankan selama para terdakwa memenuhi ketentuan hukum yang berlaku sepanjang masa pengawasan.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21