- Cedera Rodrygo saat laga Real Madrid vs Getafe memicu kritik terhadap staf medis klub yang dinilai lalai.
- Mantan staf gizi, Itziar Gonzalez, menggugat Real Madrid setelah mengalami lingkungan kerja yang bermusuhan.
- Gonzalez mengklaim tim medis menyabotase program nutrisinya meskipun mendapat dukungan langsung dari Presiden Perez.
Suara.com - Kabar cederanya pemain Brasil, Rodrygo Goes saat pertandingan Real Madrid vs Getafe memunculkan kritik pedas terkait ruang ganti Los Blancos.
Kritik diarahkan ke tim medis Real Madrid yang dianggap lalai mencegah cedera yang dialami oleh Rodrygo.
Staf media Real Madrid dituding membiarkan Rodrygo bermain full 90 menit meski si pemain mengalami cedera di menit ke-66.
Akibatnya Rodrygo dikabarkan mengalami cedera cukup parah dan terancam absen di Piala Dunia 2026. Situasi ini mengingatkan pada kondisi tak sehat di ruang ganti Real Madrid.
Kondisi toxic di Real Madrid sebenarnya sempat diutarakan oleh mantan staf gizi mereka, Itziar Gonzalez.
Pada Desember tahun lalu, Itziar resmi menggugat Real Madrid. Ia mengaku mengalami tekanan berat selama bekerja di Valdebebas.
“Saya masih mengalami mimpi buruk setiap malam. Anda tidak tahu apa dampaknya bagi saya,” ujar Itziar dikutip dari telegrafi.
Itziar Gonzalez menceritakan awal ia bisa bekerja di Real Madrid. Menurutnya, Florentino Perez yang memintanya secara pribadi untuk bekerja di Real Madrid.
Itziar mengklaim dirinya direkrut di tengah krisis cedera otot yang melanda skuad Los Blancos.
Baca Juga: Konflik Iran dan AS-Israel Ganggu Persiapan Momok Timnas Indonesia ke Playoff Piala Dunia 2026
“Setahu saya, presiden meminta tim medis mengizinkan saya masuk pada musim 2021/22. Awalnya saya menolak karena pengalaman buruk di klub lain, tetapi mereka terus mendesak,” kenangnya.
Saat itu, ia hanya bekerja dengan Dani Carvajal dan Rodrygo. Menurutnya, kedua pemain itu meninggalkan masalah fisik mereka setelah mengikuti program nutrisi yang ia terapkan.
Pada Oktober 2024, Real Madrid kembali menghubunginya. Ia menerima tawaran tersebut karena diyakinkan bahwa Perez akan memastikan dirinya dihormati oleh tim medis.
“Saya diberi tahu itu permintaan pribadi presiden dan ia akan memastikan para dokter menghormati saya,” katanya.
Namun kenyataan berbeda jauh dari harapan. “Sejak menit pertama, tim medis menciptakan lingkungan yang bermusuhan. Mereka mengatakan saya ada di sana karena keinginan presiden dan mereka akan memanipulasinya agar memecat saya,” ungkap Itziar.
Situasi memburuk ketika ia dituduh mencuri suplemen makanan.
Berita Terkait
-
Konflik Iran dan AS-Israel Ganggu Persiapan Momok Timnas Indonesia ke Playoff Piala Dunia 2026
-
Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Tertutup Rapat Karena Ini
-
Ditanya Kemungkinan Iran Main di Piala Dunia 2026 atau Tidak, Donald Trump: Saya Tidak Peduli
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Timur Tengah Memanas! FIFA Minta Irak Datang Lebih Awal ke Meksiko Demi Tiket Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Kenapa John Herdman Coret Eliano Reijnders dan Jordi Amat?
-
Daftar Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Tertinggi, Argentina Tak Masuk 5 Besar
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Oman, Saatnya Garuda Samakan Kedudukan Sejarah
-
Sejarah Piala Dunia dalam 3 Menit: Dari 1930 hingga Era 48 Tim di Piala Dunia 2026
-
Layvin Kurzawa Resmi Tinggalkan Persib, Tinggalkan Pesan Menyentuh untuk Bobotoh
-
Okto Maniani Ingatkan Pemain Lokal yang Ingin Bela Timnas Indonesia
-
Bangkok United Lepas Tujuh Pemain, Bagaimana Nasib Pratama Arhan?
-
Egy Maulana Vikri Senang Persaingan di Timnas Indonesia Makin Ketat, Ini Alasannya
-
Bruno Moreira Resmi Tinggalkan Persebaya, Siap Lanjutkan Karier di Luar Indonesia
-
Kronologis Kasus Sardar Azmoun Hingga Dicoret dari Timnas Iran