- Bundesliga memuji ketenangan Kevin Diks sebagai algojo penalti melalui unggahan Instagram resmi pada Sabtu (17/1/2026).
- Video kompilasi tersebut menyoroti tiga gol penalti sukses Kevin Diks untuk Borussia Monchengladbach musim ini.
- Diks menjadi eksekutor utama setelah dua rekan setimnya gagal, menunjukkan kemampuan mencetak gol dari titik putih.
Suara.com - Ketenangan dan presisi bek Timnas Indonesia, Kevin Diks saat berhadapan dengan titik putih kini mendapat pengakuan istimewa dari panggung tertinggi sepak bola Jerman.
Akun media sosial resmi Bundesliga secara khusus menyoroti kualitas eksekusi penaltinya, bahkan memberinya julukan pembunuh berdarah dingin.
Pujian ini datang melalui sebuah unggahan video di akun Instagram Bundesliga pada Sabtu (17/1/2026).
Dalam video kompilasi tersebut, ditampilkan tiga momen saat Diks dengan sempurna mengonversi tendangan penalti menjadi gol untuk Borussia Monchengladbach.
"Tendangan penalti sangat dingin Kevin Diks," tulis Bundesliga dalam keterangan videonya.
Eksekusi teranyar yang masuk dalam kompilasi tersebut adalah saat ia membobol gawang Augsburg pada Minggu (11/1/2026).
Dengan tenang namun penuh kekuatan, ia melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau kiper Finn Dahmen.
Gol tersebut menjadi gol ketiganya musim ini, di mana semua gol lahir dari titik 12 pas.
Status Diks sebagai eksekutor penalti utama Die Fohlen sebenarnya tidak ia dapatkan dengan mudah.
Baca Juga: Sukses Berperan Bagi Kemenangan Besar Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Pelatih
Ia harus menunggu antrean dan baru mendapat kepercayaan penuh setelah dua algojo sebelumnya, Kevin Stoger dan Haris Tabakovic gagal menjalankan tugasnya dengan baik.
Kepercayaan itu kini ia bayar lunas. Kemampuannya sebagai eksekutor penalti memang sudah teruji.
Musim lalu, saat masih berseragam FC Copenhagen, ia sukses mencetak total 11 gol, sebuah catatan yang sangat produktif bagi seorang pemain bertahan, yang sebagian besar lahir dari titik putih.
Sebagai pemain Indonesia pertama yang merumput di Bundesliga, Kevin Diks tidak hanya sekadar numpang lewat.
Ia berhasil merebut posisi di tim inti dan kini semakin bersinar, tidak hanya sebagai tembok pertahanan yang kokoh, tetapi juga sebagai pembunuh berdarah dingin yang mematikan dari titik penalti.
Berita Terkait
-
Jarak Pandang Nyaris Nol, Laga Bayern Munich vs Koln Sempat Dihentikan Gegara Asap
-
Klasemen Bundesliga Terbaru: Hoffenheim Masuk Lima Besar Usai Bantai Kevin Diks cs
-
Pesan Jay Idzes hingga Kevin Diks untuk John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bayern Munich Makin Menggila, Kompany Diingatkan Jangan Ulangi Kesalahan Pep Guardiola
-
Statistik dan Rapor Pemain Timnas Indonesia Akhir Pekan Kemarin, 2 Orang Cetak Gol
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK
-
Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona
-
Junior Roberts Kagok Perankan Cowok Green Flag di Series A Little White Lie
-
Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap
-
Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru
-
Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar
-
Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru
-
Moisturizer Sariayu Mawar untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Manfaat dan Review Pembeli
-
Prancis vs Inggris: Panggung Perpisahan Deschamps dan Ambisi Rekor Kylian Mbappe
-
Keraton Surakarta Bersolek, 11 Kawasan Bersejarah Dipugar Mulai Agustus