-
John Herdman mempertahankan pemain keturunan sebagai pilar utama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
-
Emil Audero dan Jay Idzes menjadi andalan di lini pertahanan berkat pengalaman di Serie A.
-
Kevin Diks dan Calvin Verdonk menawarkan fleksibilitas taktik untuk memperkuat strategi baru John Herdman.
Idzes memiliki keunggulan dalam memenangkan duel udara serta kecerdasan luar biasa dalam membaca arah serangan lawan.
Kualitas kepemimpinannya menjadi faktor kunci bagi Herdman dalam merancang barisan pertahanan yang sulit ditembus oleh penyerang mana pun.
Ketajaman Lini Depan Timnas Indonesia
Di barisan penyerangan, Ole Romeny tetap dipandang sebagai senjata mematikan yang dimiliki oleh Merah Putih saat ini.
Walaupun grafis performanya di Oxford United masih fluktuatif, kontribusinya untuk negara sudah terbukti sangat nyata dan krusial.
Ia sempat mencetak gol debut yang indah saat bersua Australia serta menjadi penentu kemenangan di laga-laga penting lainnya.
Naluri mencetak gol yang tajam pada saat-saat genting menjadikannya pilihan utama dalam skema serangan balik yang cepat.
Herdman diyakini akan memaksimalkan kecepatan Romeny untuk membongkar pertahanan lawan yang bermain dengan garis pertahanan tinggi.
Fleksibilitas Pemain di Kompetisi Bundesliga
Baca Juga: 2 Kelebihan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Versi Erick Thohir
Selanjutnya ada Kevin Diks yang terus menunjukkan kelasnya sebagai pemain bertahan produktif di kompetisi Bundesliga Jerman.
Pemain berusia 29 tahun ini tidak hanya disiplin menjaga area belakang, tetapi juga aktif membantu serangan dengan torehan tiga gol.
Nilai tambah utama dari Diks adalah kemampuannya yang serbabisa di berbagai posisi mulai dari bek tengah hingga wing-back.
Kemampuan adaptasi taktik ini sangat menguntungkan bagi pelatih dalam melakukan rotasi pemain di tengah jadwal yang padat.
Fleksibilitas seperti inilah yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai macam variasi strategi dari tim-tim lawan di FIFA Series.
Pilar Multifungsi dari Liga Perancis
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris
-
Tidak Hanya dari Eropa, Timnas Indonesia Pernah Punya Pemain Naturalisasi dari Tanah Afrika
-
Gaji Skuad Sassuolo Dibongkar Media Italia, Jay Idzes Tembus Puluhan Miliar Rupiah
-
Ingatkan Regulasi PSSI, Persib Bandung Larang Aremania Hadir di GBLA
-
Eks Barcelona Rafael Marquez akan Latih Meksiko usai Piala Dunia 2026
-
Tak Biasa, Jude Bellingham Beli Saham Klub Kriket
-
Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-1
-
Menteri Olahraga Iran Ungkap Satu Syarat Mutlak untuk Tampil di Piala Dunia 2026
-
Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano
-
Waspadai Ze Valente Cs, Pelatih Persija Fokus Taktik Kolektif Lawan PSIM