- Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, mengonfirmasi pengistirahatan wasit sebagai evaluasi, bukan hukuman.
- Ogawa menjelaskan Komite Wasit fokus pada pembinaan, manajemen penugasan, dan lisensi, bukan menjatuhkan hukuman resmi.
- Penghentian sementara penugasan dilakukan akibat kesalahan besar demi menjaga integritas dan keadilan kompetisi.
Suara.com - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, akhirnya angkat bicara terkait keputusan mengistirahatkan sejumlah wasit yang selama ini bertugas di Super League dan Championship.
Langkah tersebut belakangan menjadi sorotan, menyusul berbagai polemik keputusan di lapangan.
Ogawa menegaskan, kebijakan itu bukanlah bentuk hukuman, melainkan bagian dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan Komite Wasit PSSI demi menjaga kualitas pertandingan serta menjamin rasa keadilan bagi pemain dan klub.
Pria asal Jepang itu secara terbuka mengakui bahwa performa perwasitan saat ini belum sepenuhnya memuaskan.
Namun, ia menekankan pentingnya memahami konteks kebijakan tersebut secara utuh.
"Tentu saja kami tidak puas. Terima kasih atas pertanyaannya, dan saya menghargai penggunaan kata diistirahatkan," kata Yoshimi Ogawa kepada awak media, Rabu (21/1/2026).
Menurut Ogawa, Komite Wasit PSSI memiliki tanggung jawab besar dalam membina dan mengembangkan kualitas wasit nasional.
Tugas itu tidak hanya sebatas evaluasi performa di lapangan, tetapi juga mencakup pengelolaan sistem penugasan, pengkategorian, hingga lisensi wasit.
"Tanggung jawab kami adalah melakukan edukasi kepada wasit. Namun kami juga bertanggung jawab dalam manajemen penugasan wasit, manajemen kategori wasit, serta lisensi wasit di bawah Komite Wasit," jelas pria berusia 66 tahun tersebut.
Baca Juga: Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Jelang Persib vs PSBS Biak, Apa Itu?
Ogawa juga meluruskan anggapan publik soal sanksi. Ia menegaskan bahwa Komite Wasit PSSI tidak memiliki kewenangan untuk menjatuhkan hukuman kepada wasit.
Menurutnya, hukuman hanya dapat diberikan jika ada pelanggaran terhadap hukum atau regulasi resmi, yang menjadi domain Komite Disiplin (Komdis) PSSI, bukan Komite Wasit.
"Kami tidak memiliki hak untuk menghukum wasit. Hukuman berarti pelanggaran terhadap hukum atau regulasi, sedangkan kesalahan teknis bukanlah pelanggaran hukum," tegas Ogawa.
Meski demikian, Ogawa mengakui bahwa dalam kondisi tertentu, Komite Wasit PSSI harus mengambil langkah tegas demi menjaga integritas kompetisi, baik di Super League maupun Championship.
Jika ditemukan kesalahan besar yang berpotensi memengaruhi jalannya pertandingan, penugasan wasit bisa dihentikan sementara.
Langkah tersebut diambil agar wasit yang bersangkutan memiliki waktu untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun