Bola / Bola Indonesia
Senin, 26 Januari 2026 | 13:40 WIB
Konferensi pers Piala Asia Futsal 2026 (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)
Baca 10 detik
  • Hector Souto mewaspadai perbedaan level antara kompetisi futsal ASEAN dengan tingkat Asia.

  • Timnas Indonesia akan menghadapi Korea Selatan, Kirgizstan, dan Irak di Indonesia Arena.

  • Fokus utama pelatih adalah memberikan pengalaman bertanding internasional bagi skuad Garuda.

Suara.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto mengaku ngeri melihat lawan-lawan di Piala Asia Futsal 2026. Meski di level Asia Tenggara alias ASEAN skuad Garuda bisa dibilang mengerikan.

Hector Souto mengakui hal tersebut. Meski di ASEAN bisa mengalahkan lawan-lawannya, di level Asia, Timnas Indonesia adalah kontestan baru.

Padahal, Timnas Futsal Indonesia baru-baru ini menjadi juara Piala AFF 2026. Namun, di level Asia sangat berbeda kelasnya.

"Kami sudah terbiasa berkompetisi dengan negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Vietnam. Tapi di level Asia, Indonesia sebenarnya belum berpengalaman, maka saya katakan pertandingan ini sangat sulit," kata Souto dalam konferensi pers sehari jelang laga.

"Kami belum berpengalaman di level Asia, makanya kami ingin mengecap pengalaman itu di sini, itulah target kami," jelasnya.

Adapun di laga perdana Piala Asia 2026, Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Korea Selatan pada 27 Januari.

Kemudian dua hari setelahnya, Kirgizstan jadi lawan. Lalu di laga pamungkas Grup A, skuad Garuda akan menghadapi Irak pada 31 Januari 2026.

Nah, seluruh pertandingan ini akan dimainkan di Indonesia Arena, Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Kami tidak bisa mengontrol bagaimana pandangan orang. Pemain kami tidak tertekan, kami hanya mempersiapkan pertandingan melawan Korea, Kirgistan, dan selanjutnya," tegasnya.

Baca Juga: Jadwal Laga Timnas Futsal Indonesia Vs Korsel di Piala Asia 2026, Kapan?

"Jadi kami hanya fokus pada pertandingan, tidak memusingkan yang lainnya. Jadi kami hanya akan fokus pada pertandingan karena tugas kami bukan mengontrol ekspektasi," pungkasnya.

Load More