-
John Herdman resmi pimpin Timnas Indonesia dan mulai aktif memantau langsung laga Liga 1.
-
Jordi Amat puji pendekatan personal Herdman yang rutin menanyakan kondisi pemain melalui pesan WhatsApp.
-
Pelatih asal Inggris tersebut menunjukkan komitmen kuat membangun Skuad Garuda dengan memantau pemain domestik.
Suara.com - Era baru kursi kepelatihan Timnas Indonesia kini resmi dimulai dengan hadirnya sosok juru taktik berpengalaman, John Herdman.
Kehadiran pelatih asal Inggris tersebut membawa angin segar dan harapan besar bagi para penggawa Skuad Garuda di lapangan.
Jordi Amat yang merupakan pilar pertahanan Persija Jakarta menjadi salah satu pemain yang memberikan respons positif pertama kalinya.
Eks pemain Real Betis ini merasa yakin bahwa di bawah arahan Herdman, masa depan prestasi sepak bola tanah air akan cerah.
Antusiasme ini muncul setelah melihat cara kerja sang pelatih yang dinilai sangat sistematis dan sangat profesional sejak awal kedatangannya.
John Herdman secara resmi mulai diperkenalkan sebagai nakhoda baru bagi Timnas Indonesia pada tanggal 13 Januari 2026.
Tidak menunggu waktu lama bagi pria berusia 50 tahun tersebut untuk segera tancap gas memulai tugas beratnya di Jakarta.
Ia langsung menunjukkan komitmen tinggi dengan mengamati secara langsung jalannya kompetisi domestik kasta tertinggi demi mencari bakat-bakat baru.
Tujuan utamanya adalah memahami karakteristik pemain, baik mereka yang berstatus pemain lokal asli maupun para pemain diaspora yang merumput.
Baca Juga: 5 Pemain Timnas Indonesia Terbaik Menurut Shin Tae-yong, Kevin Diks Kalah dari Asnawi Mangkualam
Aksi nyata Herdman diawali dengan kehadirannya di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk melihat laga Persija melawan Madura United.
Pertandingan sengit di SUGBK pada Jumat, 23 Januari 2026 tersebut menjadi bahan observasi pertama bagi pelatih baru kita.
Seolah tidak mengenal kata lelah, keesokan harinya Herdman kembali terlihat berada di tribun stadion untuk memantau laga berbeda di Tangerang.
Ia hadir di Stadion Indomilk Arena pada Sabtu, 24 Januari 2026 saat Persita Tangerang menjamu kekuatan dari tim Bhayangkara FC.
Jordi Amat menilai bahwa kehadiran fisik pelatih di stadion merupakan bukti nyata bahwa Herdman tidak main-main dalam membangun tim.
Pendekatan emosional dan teknis seperti ini diyakini mampu membangun chemistry yang solid antara tim pelatih dan seluruh pemain nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim