Bola / Bola Indonesia
Selasa, 27 Januari 2026 | 16:59 WIB
Gianluca Claudio Pandeynuwu (IG Arema FC)
Baca 10 detik
  • Arema FC resmi meminjam kiper Gianluca Pandeynuwu dari Persis Solo hingga akhir musim.

  • Perekrutan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi manajemen guna memperkuat kedalaman sektor penjaga gawang.

  • Gianluca akan bersaing dengan tiga kiper Arema lainnya untuk mendapatkan posisi tim utama.

Suara.com - Manajemen Arema FC secara resmi mengumumkan kedatangan amunisi baru untuk mengawal gawang mereka di sisa musim.

Penjaga gawang tangguh milik Persis Solo, Gianluca Claudio Pandeynuwu, resmi bergabung dengan status pemain pinjaman.

Kesepakatan ini akan membuat sang kiper menetap di Malang hingga berakhirnya kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Langkah strategis ini diambil manajemen Singo Edan untuk menutup celah di sektor pertahanan paling belakang.

Keputusan krusial tersebut diumumkan langsung oleh petinggi klub di markas tim pada hari Selasa yang cerah.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, membeberkan alasan utama di balik perekrutan pemain asal Sulawesi tersebut.

Inal menjelaskan bahwa penambahan personel ini merupakan buah dari analisis panjang bersama jajaran tim pelatih.

Tujuannya sangat jelas yaitu memastikan komposisi pemain dalam kondisi siap tempur di setiap lini pertandingan.

Klub merasa perlu memiliki opsi cadangan yang sepadan dengan kualitas kiper utama yang sudah tersedia sekarang.

Baca Juga: Link Live Streaming Persis Vs Borneo FC di BRI Super League, 23 Januari 2026 Sore Ini

Komunikasi intensif dengan manajemen Persis Solo akhirnya membuahkan hasil kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak.

"Setelah evaluasi, posisi penjaga gawang kami menilai masih membutuhkan tambahan untuk diperkuat. Kesepakatan (peminjaman) merupakan persetujuan antara Arema FC dengan Persis Solo," kata Inal sapaan akrab Yusrinal.

Manajemen percaya bahwa kehadiran wajah baru akan memberikan dampak positif pada mentalitas tim secara keseluruhan.

Penambahan ini juga menjadi respons cepat klub atas dinamika kebutuhan strategi di lapangan hijau mendatang.

Inal menekankan bahwa setiap pemain yang datang harus membawa semangat perubahan bagi prestasi klub Malang.

Setiap detail transfer ini telah melalui pertimbangan teknis yang sangat matang dari pelatih Marcos Santos.

Masuknya Gianluca dipastikan bakal membuat persaingan memperebutkan posisi inti di bawah mistar gawang semakin membara.

Saat ini skuad kebanggaan Aremania tersebut sudah memiliki tiga nama kiper berkualitas tinggi yang siap tampil.

Nama-nama seperti Lucas Frigeri, Adi Satryo, dan Andrian Casvari merupakan pesaing berat bagi Gianluca di tim.

Meski persaingan akan ketat, manajemen berharap atmosfer kompetisi internal tersebut tetap berjalan secara profesional.

Tim kepelatihan kini memiliki lebih banyak variasi pilihan sesuai dengan karakteristik lawan yang akan dihadapi.

"Kami berharap selama berada di Arema FC, Gianluca bisa beradaptasi dengan baik," ucap dia.

Inal optimis bahwa sang kiper tidak akan membutuhkan waktu lama untuk menyatu dengan filosofi bermain Arema.

Budaya kekeluargaan di ruang ganti diharapkan membantu Gianluca untuk segera mencapai performa terbaiknya bersama rekan baru.

Pemain berusia 28 tahun itu diharapkan mampu menularkan pengalamannya kepada para penjaga gawang muda lainnya.

Fokus utama manajemen adalah memastikan seluruh pemain merasa nyaman agar bisa berkontribusi maksimal bagi klub.

Merujuk pada statistik di laman Transfermarkt, Gianluca mencatatkan waktu bermain sebanyak 270 menit musim ini di Solo.

Ia sempat turun ke lapangan dalam tiga pertandingan resmi bersama klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut.

Dari penampilannya itu, tercatat ada tujuh gol yang bersarang ke gawang yang dikawal oleh Gianluca.

Namun, rekam jejaknya di sepak bola nasional menunjukkan ia memiliki potensi besar yang masih bisa dikembangkan.

Karier profesionalnya bermula saat ia memperkuat tim Borneo FC U-20 pada medio musim 2015/2016 silam.

Bakat besarnya membuat manajemen Borneo FC mempromosikannya ke skuad senior hanya dalam waktu satu tahun.

Sebagai bagian dari jam terbang, ia sempat menjalani masa peminjaman bersama tim PSPS Pekanbaru musim berikutnya.

Setelah matang di luar, ia kembali memperkuat barisan pertahanan Borneo FC pada musim kompetisi 2017/2018.

Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke Solo pada musim 2022/2023 sebelum akhirnya berlabuh di Kota Malang.

Kini, tantangan baru menanti Gianluca untuk membuktikan kapasitasnya sebagai tembok terakhir yang sulit ditembus lawan.

Load More