-
Shayne Pattynama resmi perkuat Persija Jakarta dan fokus melakukan adaptasi cepat di Liga Indonesia.
-
Jordi Amat menjadi konsultan utama bagi Shayne sebelum memutuskan bergabung dengan skuad Macan Kemayoran.
-
Kehadiran bintang Timnas Indonesia mempermudah proses integrasi Shayne Pattynama di dalam skuad Persija.
Eks pemain yang lama berkarir di Eropa ini memiliki semangat yang menggebu untuk segera mengenakan seragam kebesaran tim.
Instruksi dari juru taktik menjadi fokus utama yang ingin ia pahami agar skema permainan berjalan dengan lancar.
Chemistry dengan pemain lain di setiap lini tengah menjadi prioritas dalam sesi latihan harian yang ia jalani.
Ia tidak hanya ingin sekadar numpang lewat, namun memiliki visi besar membawa piala ke lemari trofi klub.
“Target saya beradaptasi secepat mungkin, mengenal rekan setim, belajar dari mereka dan dari pelatih, lalu menunjukkan kualitas. Saya ingin membantu Persija memenangi pertandingan dan meraih gelar juara,” katanya.
Ada satu sosok kunci yang ternyata menjadi informan utama sebelum ia memutuskan berlabuh ke tim kebanggaan Jakmania.
Sosok tersebut adalah Jordi Amat, rekan sejawatnya di lini belakang Timnas yang sudah lebih dulu mengenal sepak bola regional.
Ternyata komunikasi intens sudah terjadi sejak lama sebelum kesepakatan resmi dengan pihak manajemen Persija Jakarta ditandatangani.
Kepercayaan diri sang pemain meningkat pesat setelah mendapatkan gambaran utuh mengenai atmosfer luar biasa di tim ibu kota.
Baca Juga: Eks ADO Den Haag Jalani Proses Naturalisasi, Siap Bela Timnas Indonesia
“Saya punya hubungan yang sangat baik dengan Jordi Amat. Saya langsung menghubunginya untuk bertanya soal kondisi di sini,” kata Shayne.
Diskusi mendalam mengenai sejarah dan reputasi Persija ternyata sudah sering mereka lakukan saat sedang bertugas membela negara.
Semua cerita yang sampai ke telinganya berisi hal-hal yang membangkitkan motivasi untuk segera memulai petualangan baru di Jakarta.
Kesan positif tentang profesionalisme klub membuat sang bek kiri tidak ragu untuk meninggalkan zona nyamannya di luar negeri.
Selain dukungan dari Jordi, ia juga merasa nyaman karena adanya sosok Rizky Ridho yang selalu siap membantu prosesnya.
Semangat untuk mengenal seluruh anggota tim lainnya menjadi dorongan tambahan baginya untuk segera turun ke lapangan hijau.
Kehadirannya diharapkan mampu menambal celah di lini pertahanan sekaligus membantu penyerangan dari sektor sayap yang selama ini krusial.
Manajemen klub percaya bahwa pengalaman internasional yang dimilikinya akan memberikan dampak instan pada performa tim secara keseluruhan.
Dukungan penuh dari para penggemar juga menjadi faktor yang sangat dinantikan oleh pemain berusia 26 tahun tersebut.
Kini publik hanya tinggal menunggu aksi debutnya untuk melihat sejauh mana ia bisa meredam serangan lawan di liga.
“Saya sangat bersemangat mengenal semua pemain lainnya. Tapi yang pertama tentu Jordi,” katanya.
Integrasi budaya dan gaya hidup di Indonesia juga menjadi bagian dari perjalanan karir barunya yang sangat menarik untuk diikuti.
Kerja keras di setiap sesi latihan akan menjadi kunci utama apakah ia mampu memenuhi ekspektasi tinggi dari manajemen.
Dengan usia yang masih produktif, ia diprediksi akan menjadi aset jangka panjang yang sangat berharga bagi Macan Kemayoran.
Setiap laga yang akan dihadapi nanti dianggap sebagai final demi memastikan posisi Persija tetap berada di papan atas.
Keberanian mengambil tantangan di Liga Indonesia membuktikan bahwa ia siap bekerja keras demi meraih prestasi tertinggi di Asia Tenggara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim