-
Shayne Pattynama resmi perkuat Persija Jakarta dan fokus melakukan adaptasi cepat di Liga Indonesia.
-
Jordi Amat menjadi konsultan utama bagi Shayne sebelum memutuskan bergabung dengan skuad Macan Kemayoran.
-
Kehadiran bintang Timnas Indonesia mempermudah proses integrasi Shayne Pattynama di dalam skuad Persija.
Suara.com - Langkah besar diambil bek sayap andalan Timnas Indonesia untuk merumput di kompetisi sepak bola tertinggi tanah air.
Kedatangan sosok tangguh ini ke ibu kota langsung menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pecinta bola.
Persija Jakarta kini resmi memiliki tenaga baru di sektor pertahanan setelah sang pemain menyepakati kontrak kerja sama.
Pemain naturalisasi ini merasa tertantang untuk segera membuktikan kualitasnya di hadapan suporter setia klub Macan Kemayoran.
Ia mengakui bahwa bermain di Indonesia merupakan pengalaman baru yang membutuhkan penyesuaian yang sangat matang dan serius.
Meskipun baru bergabung, ia merasa proses transisi karirnya kali ini berjalan jauh lebih mulus dari dugaan.
Hal tersebut terjadi karena dirinya sudah memiliki hubungan akrab dengan beberapa pilar utama di skuad Persija.
Nama-nama beken seperti Rizky Ridho hingga Witan Sulaeman menjadi sosok yang membantunya mengenali situasi internal tim.
Komunikasi yang terjalin sejak di skuad Garuda menjadi jembatan penting untuk memahami karakter kompetisi Liga Indonesia.
Baca Juga: Eks ADO Den Haag Jalani Proses Naturalisasi, Siap Bela Timnas Indonesia
Koneksi antar pemain tim nasional ini dianggap sebagai modal krusial untuk mempercepat proses integrasi di dalam lapangan.
Ia menyadari penuh bahwa setiap negara memiliki gaya main yang unik dan sangat spesifik untuk dipelajari.
Tanpa penyesuaian yang cepat, seorang pemain bintang sekalipun bisa kesulitan menemukan bentuk permainan terbaiknya di sini.
Oleh karena itu, ia terus menjalin dialog dengan rekan-rekan lamanya demi menyerap informasi sebanyak mungkin tentang liga.
“Setiap datang ke klub dan liga baru, adaptasi itu selalu penting. Saya sudah mengenal beberapa pemain dan banyak berbicara dengan mereka tentang liga ini, tapi tetap saja saya harus beradaptasi,” ujar Shayne dilansir dari situs resmi Persija Jakarta.
Kutipan tersebut menggambarkan sikap profesional sang pemain yang tidak ingin meremehkan ketatnya persaingan di Liga 1.
Eks pemain yang lama berkarir di Eropa ini memiliki semangat yang menggebu untuk segera mengenakan seragam kebesaran tim.
Instruksi dari juru taktik menjadi fokus utama yang ingin ia pahami agar skema permainan berjalan dengan lancar.
Chemistry dengan pemain lain di setiap lini tengah menjadi prioritas dalam sesi latihan harian yang ia jalani.
Ia tidak hanya ingin sekadar numpang lewat, namun memiliki visi besar membawa piala ke lemari trofi klub.
“Target saya beradaptasi secepat mungkin, mengenal rekan setim, belajar dari mereka dan dari pelatih, lalu menunjukkan kualitas. Saya ingin membantu Persija memenangi pertandingan dan meraih gelar juara,” katanya.
Ada satu sosok kunci yang ternyata menjadi informan utama sebelum ia memutuskan berlabuh ke tim kebanggaan Jakmania.
Sosok tersebut adalah Jordi Amat, rekan sejawatnya di lini belakang Timnas yang sudah lebih dulu mengenal sepak bola regional.
Ternyata komunikasi intens sudah terjadi sejak lama sebelum kesepakatan resmi dengan pihak manajemen Persija Jakarta ditandatangani.
Kepercayaan diri sang pemain meningkat pesat setelah mendapatkan gambaran utuh mengenai atmosfer luar biasa di tim ibu kota.
“Saya punya hubungan yang sangat baik dengan Jordi Amat. Saya langsung menghubunginya untuk bertanya soal kondisi di sini,” kata Shayne.
Diskusi mendalam mengenai sejarah dan reputasi Persija ternyata sudah sering mereka lakukan saat sedang bertugas membela negara.
Semua cerita yang sampai ke telinganya berisi hal-hal yang membangkitkan motivasi untuk segera memulai petualangan baru di Jakarta.
Kesan positif tentang profesionalisme klub membuat sang bek kiri tidak ragu untuk meninggalkan zona nyamannya di luar negeri.
Selain dukungan dari Jordi, ia juga merasa nyaman karena adanya sosok Rizky Ridho yang selalu siap membantu prosesnya.
Semangat untuk mengenal seluruh anggota tim lainnya menjadi dorongan tambahan baginya untuk segera turun ke lapangan hijau.
Kehadirannya diharapkan mampu menambal celah di lini pertahanan sekaligus membantu penyerangan dari sektor sayap yang selama ini krusial.
Manajemen klub percaya bahwa pengalaman internasional yang dimilikinya akan memberikan dampak instan pada performa tim secara keseluruhan.
Dukungan penuh dari para penggemar juga menjadi faktor yang sangat dinantikan oleh pemain berusia 26 tahun tersebut.
Kini publik hanya tinggal menunggu aksi debutnya untuk melihat sejauh mana ia bisa meredam serangan lawan di liga.
“Saya sangat bersemangat mengenal semua pemain lainnya. Tapi yang pertama tentu Jordi,” katanya.
Integrasi budaya dan gaya hidup di Indonesia juga menjadi bagian dari perjalanan karir barunya yang sangat menarik untuk diikuti.
Kerja keras di setiap sesi latihan akan menjadi kunci utama apakah ia mampu memenuhi ekspektasi tinggi dari manajemen.
Dengan usia yang masih produktif, ia diprediksi akan menjadi aset jangka panjang yang sangat berharga bagi Macan Kemayoran.
Setiap laga yang akan dihadapi nanti dianggap sebagai final demi memastikan posisi Persija tetap berada di papan atas.
Keberanian mengambil tantangan di Liga Indonesia membuktikan bahwa ia siap bekerja keras demi meraih prestasi tertinggi di Asia Tenggara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Poin Persib Bandung Sama dengan Borneo FC, Beckham Putra Buka Suara
-
Bersinar di Super League, 3 Pemain Ini Justru Tak Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
-
Senang Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Masih Fokus Bersama Persib Bandung
-
Persebaya Surabaya Ngamuk, Hajar Arema FC 4 Gol Tanpa Balas
-
Michael Carrick Memuji Profesionalisme Casemiro
-
Persis Solo Belum Menyerah untuk Terhindar dari Degradasi
-
Bukan Asal Pilih! John Herdman Bongkar Alasan Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia
-
Perbandingan Ketajaman Striker Timnas Indonesia yang Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik