-
Maarten Paes resmi pindah ke Ajax Amsterdam dengan nilai transfer mencapai Rp20 miliar.
-
Ia berpotensi menjadi pemain berpaspor Indonesia pertama yang tampil di ajang Liga Champions.
-
Ajax membutuhkan kemenangan melawan Olympiacos untuk lolos dari fase liga yang sangat krusial.
Kini pintu sejarah benar-benar terbuka lebar bagi Maarten Paes setelah resmi memegang paspor Indonesia.
Paes didatangkan ke Johan Cruyff Arena saat kondisi klub sedang berada dalam situasi yang sulit.
Klub raksasa berjuluk De Godenzonen ini tengah berjuang keras di dasar klasemen fase liga saat ini.
Hingga kini Ajax masih tertahan di posisi ke-32 klasemen sementara dengan perolehan poin yang minim.
Mereka baru berhasil mengumpulkan total enam poin dari tujuh pertandingan yang sudah mereka jalani.
Tugas berat sudah menanti Paes karena Ajax hanya memiliki satu laga sisa yang sangat krusial.
Raksasa Belanda ini dijadwalkan akan menghadapi tantangan berat dari wakil Yunani yaitu tim Olympiacos.
Pertarungan yang menentukan nasib Ajax di kompetisi Eropa ini akan digelar pada hari Rabu (28/1).
Kemenangan menjadi syarat mutlak bagi skuat Ajax jika ingin mengamankan tiket ke babak play-off.
Baca Juga: 1 Detik Gabung Ajax Amsterdam, Maarten Paes Geser Kiper Liverpool
Selisih dua angka dari peringkat 24 membuat posisi mereka sangat terancam jika gagal meraih poin.
Manajemen Ajax menunjukkan keseriusan luar biasa untuk mengamankan jasa penjaga gawang berusia 27 tahun ini.
Dana segar senilai lebih dari 1 juta euro telah dikucurkan untuk menebusnya dari FC Dallas.
Jika dikonversikan ke mata uang lokal maka nilai transfer tersebut mencapai angka sekitar Rp20 miliar.
Angka ini membuktikan bahwa kualitas teknis yang dimiliki Paes sangat dihargai oleh tim pemandu bakat Ajax.
Paes sendiri bukanlah sosok asing di sepak bola Belanda karena ia pernah membela klub FC Utrecht.
Proses kepindahan ini juga diikuti dengan penandatanganan kesepakatan kontrak yang berdurasi cukup panjang.
Manajemen secara resmi mengikat kerja sama dengan kiper tangguh ini untuk masa bakti selama 3,5 tahun.
Dengan durasi tersebut Paes diproyeksikan akan terus menjaga gawang Ajax hingga musim kompetisi tahun 2029.
Stabilitas di sektor penjaga gawang menjadi fokus utama Ajax untuk mengembalikan kejayaan mereka di liga domestik.
Kehadiran Paes diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi barisan pertahanan yang sering kehilangan konsentrasi.
Ekspektasi tinggi kini berada di pundak Maarten Paes untuk membuktikan bahwa pemain Indonesia bisa bersaing.
Pengalaman bermain di Major League Soccer menjadi modal berharga bagi Paes untuk beradaptasi dengan cepat.
Kematangan mentalnya sangat dibutuhkan saat Ajax menghadapi tekanan tinggi dari lawan-lawan tangguh di Eropa nanti.
Seluruh pecinta sepak bola di Indonesia kini menantikan momen bersejarah saat lagu Liga Champions berkumandang.
Setiap gerak-gerik Paes di lapangan akan menjadi catatan penting bagi sejarah olahraga nasional di kancah dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti