- Kensuke Takahashi menargetkan gelar juara Piala Asia Futsal 2026 untuk Jepang guna menghapus kenangan pahit kegagalan lolos dari grup pada edisi 2024.
- Jepang mengawali perjuangan di Grup C melawan Australia di Indonesia Arena dengan membawa kombinasi pemain berpengalaman dan debutan.
- Ambisi besar Jepang tetap kokoh meskipun Timnas Futsal Indonesia baru saja menunjukkan performa mengerikan dengan melumat Korea Selatan 5-0.
Suara.com - Pelatih timnas futsal Jepang, Kensuke Takahashi, secara terbuka memasang target juara pada ajang Piala Asia Futsal 2026 meskipun skuad Garuda baru saja menebar kengerian di laga pembuka.
Timnas futsal Jepang tidak merasa tertekan dengan performa impresif tuan rumah dan justru fokus menatap laga perdana Grup C melawan Australia di Indonesia Arena.
Ambisi besar tim berjuluk Samurai Biru ini muncul tepat setelah timnas futsal Indonesia membantai Korea Selatan dengan skor telak lima gol tanpa balas di hadapan pendukungnya sendiri.
Sebagai pemilik empat gelar juara dalam sejarah kompetisi ini, Kensuke Takahashi menegaskan bahwa pasukannya datang ke Jakarta dengan misi tunggal untuk kembali naik ke podium tertinggi.
“Target kami adalah juara,” kata Kensuke pada jumpa pers prapertandingan, Selasa.
Kensuke yang juga pernah menukangi Indonesia ini menyatakan bahwa persiapan timnya sudah sangat matang, terutama untuk menghadapi perlawanan Australia.
“Kami membuat persiapan yang bagus menjelang pertandingan melawan Australia karena ini laga terpenting fase grup, jadi kami menginginkan hasil yang baik," ungkapnya.
Jepang sedang berusaha keras menghapus memori kelam pada edisi 2024 silam di mana mereka harus tersingkir secara menyakitkan di babak penyisihan grup.
Kegagalan di Thailand dua tahun lalu tersebut bahkan membuat tim tersukses kedua di Asia ini harus absen dalam perhelatan Piala Dunia Futsal yang digelar di Uzbekistan.
Baca Juga: Timnas Indonesia Punya Rekor Oke Hadapi Korea Selatan, Bisa Menang di Piala Asia Futsal 2026?
Kensuke kini membawa komposisi pemain yang lebih segar, menggabungkan pilar berpengalaman dengan talenta muda yang baru mencicipi atmosfer turnamen besar.
“Skuad ini dibentuk tepat setelah Piala Asia terakhir (2024). Beberapa pemain punya pengalaman dari turnamen sebelumnya, tetapi ada juga yang belum," kata Kensuke.
Momentum di Indonesia Arena kali ini ingin dimanfaatkan sang pelatih untuk memulihkan kembali martabat futsal Jepang di mata internasional.
"Kami juga ingin menggunakan laga pertama untuk menghapus kenangan buruk dari turnamen sebelumnya," tegas Kensuke.
Di sisi lain, Australia yang akan menjadi lawan pertama Jepang juga membawa misi bangkit setelah terpuruk sebagai juru kunci grup pada edisi sebelumnya.
Pelatih Australia, Miles Downie, mengakui bahwa tantangan di level Asia kali ini jauh lebih berat dibandingkan dengan babak kualifikasi yang mereka jalani.
“Kami menjalani kualifikasi yang bagus, tetapi Piala Asia berada di level yang berbeda,” kata pelatih Australia Miles Downie.
Meskipun berada di grup neraka bersama Jepang, Uzbekistan, dan Tajikistan, Downie meyakini mentalitas pemainnya cukup kuat untuk memberikan kejutan.
“Grup ini benar-benar kelas atas. Tapi saya beruntung, kelompok pemain ini rela melakukan apa pun satu sama lain dan mentalitas mereka sangat kuat," kata dia, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Ronald Koeman Bongkar Strategi Belanda Redam Permainan Ofensif Jepang
-
Horor di Kansas: Timnas Inggris Dipaksa Mengungsi Saat Badai Tornado Datang
-
Neuer Comeback, Musiala Jadi Kunci: Nagelsmann Bocorkan Starter Jerman Lawan Curacao
-
Prediksi Susunan Pemain Belanda vs Jepang: Koeman Pilih Summerville, Depay Cadangan
-
Jadi Asisten Ancelotti Saat Brasil Lawan Maroko, Neymar Bakal Main Lawan Haiti?
-
Jerman vs Curacao: Der Panzer Minim Bintang, Harapan Bertumpu pada Generasi Baru
-
Sisi Gelap Philadelphia Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Banyak Zombie Berkeliaran
-
Piala Dunia 2026 Tidak Aman? Viral Foto Sniper Mengintai dari Ketinggian