Bola / Bola Indonesia
Kamis, 29 Januari 2026 | 08:29 WIB
Shayne Pattynama (Buriram United)
Baca 10 detik
  • Shayne Pattynama resmi meninggalkan Buriram United Thailand untuk bergabung dengan Persija Jakarta.

  • Bek Timnas Indonesia ini memilih Persija karena sejarah klub dan basis suporter besar.

  • Kini tersisa tiga pemain Indonesia di Thailand, termasuk Asnawi Mangkualam dan Sandy Walsh.

Suara.com - Dinamika bursa transfer sepak bola nasional kembali memanas dengan kepulangan salah satu talenta terbaik bangsa.

Bek sayap kiri andalan skuad Garuda kini secara resmi mengakhiri masa baktinya di kompetisi kasta tertinggi Liga Thailand.

Keputusan besar diambil oleh Shayne Pattynama untuk menyudahi petualangan kariernya di luar negeri demi kembali ke Indonesia.

Langkah ini menandai babak baru bagi sang pemain setelah sebelumnya meniti karier profesional di kancah sepak bola Asia Tenggara.

Pengumuman kepulangan pemain naturalisasi ini menjadi kabar yang sangat dinantikan oleh para pecinta sepak bola di tanah air.

Sebelumnya, Shayne merupakan bagian penting dari kekuatan klub raksasa asal Negeri Gajah Putih, Buriram United.

Selama berseragam klub tersebut pada periode musim 2025-2026, ia menunjukkan kualitas yang tidak main-main di lapangan.

Pemain yang saat ini menginjak usia 27 tahun tersebut tercatat telah diturunkan dalam enam pertandingan kompetitif.

Efektivitas permainannya terbukti sangat nyata dengan torehan tiga umpan kunci atau assist bagi rekan setimnya.

Baca Juga: Mauricio Souza Tak Khawatir dengan Adaptasi Shayne Pattynama di Persija, Kenapa?

Meski memiliki catatan statistik yang impresif di Thailand, Shayne merasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mencari tantangan baru.

Pilihan jatuh pada klub kebanggaan ibu kota, Persija Jakarta, sebagai tempat berlabuh untuk musim Super League 2025-2026.

Kehadiran bek tangguh ini diprediksi akan semakin memperkokoh barisan pertahanan sekaligus mempertajam lini serang tim Macan Kemayoran.

Melalui pernyataan resminya, ia mengungkapkan perasaan emosional yang mendalam setelah mencapai kesepakatan dengan manajemen klub tersebut.

Shayne mengaku bangga bisa bergabung dengan salah satu klub terbesar di Tanah Air tersebut.

Kekagumannya terhadap identitas klub menjadi salah satu faktor penentu dalam pengambilan keputusan krusial dalam karier profesionalnya.

Menurutnya, Persija memiliki sejarah, basis suporter besar, dan ambisi juara yang kuat.

Faktor-faktor non-teknis seperti loyalitas pendukung yang militan memberikan motivasi tambahan bagi sang pemain untuk segera merumput.

Ia memandang kepindahannya ke Jakarta bukan sekadar pulang kampung, melainkan sebuah lompatan strategi untuk masa depannya.

Shayne menyebut kepindahan ini sebagai langkah penting dalam perjalanan kariernya.

Kini fokus utamanya adalah memberikan kontribusi maksimal agar Persija Jakarta bisa kembali merengkuh trofi kasta tertinggi.

Dengan kepulangan Shayne, jumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand pun berkurang.

Situasi ini mengubah peta persebaran pemain abroad Indonesia yang sebelumnya cukup dominan di kompetisi Thai League.

Berdasarkan data terkini, peta persaingan di sana kini hanya menyisakan tiga nama penggawa Timnas Indonesia.

Asnawi Mangkualam Bahar masih menjadi sosok yang paling menonjol dengan seragam klub Port FC musim ini.

Mantan pemain PSM Makassar tersebut tampil reguler dengan 16 penampilan dan membantu Port FC berada di peringkat ketiga klasemen.

Keberadaan Asnawi di papan atas menunjukkan konsistensi yang sangat luar biasa bagi pemain asal Indonesia di luar negeri.

Nama kedua adalah Pratama Arhan yang bermain untuk Bangkok United.

Sayangnya, Arhan masih berjuang untuk mendapatkan menit bermain reguler dan hanya mencatatkan sembilan penampilan sepanjang musim 2025-2026.

Sementara itu, persaingan di internal Buriram United kini hanya menyisakan satu pemain Indonesia lainnya yang bertahan.

Sementara itu, Sandy Walsh bersama Buriram United tetap tampil konsisten di papan atas Thai League.

Kepindahan Shayne Pattynama ke Persija Jakarta diharapkan mampu meningkatkan standar kualitas permainan di kompetisi domestik secara keseluruhan.

Banyak pihak menilai bahwa kembalinya pemain dengan pengalaman internasional akan memberikan dampak positif bagi para pemain muda.

Persija Jakarta sendiri kini memiliki opsi lebih luas di sektor bek sayap dengan kehadiran pemain yang memiliki visi bermain Eropa tersebut.

Seluruh penggemar sepak bola nasional kini menantikan debut manis dari sang pemain di bawah arahan pelatih Macan Kemayoran.

Kembalinya Shayne menjadi bukti bahwa liga lokal tetap memiliki daya tarik tinggi bagi pemain yang berkarier di luar negeri.

Load More