- Roy Keane menilai Michael Carrick tidak layak menjadi manajer permanen Manchester United meskipun tampil impresif sementara.
- Keane berpendapat peran pelatih interim berbeda dengan membangun struktur dan filosofi klub jangka panjang untuk meraih gelar.
- Keane merekomendasikan tiga kandidat lebih baik untuk United: Thomas Tuchel, Luis Enrique, dan Diego Simeone.
Suara.com - Legenda Manchester United, Roy Keane, secara tegas menilai bahwa Michael Carrick bukan sosok yang tepat untuk menjadi manajer permanen Setan Merah.
Meski Carrick tampil impresif sebagai pelatih interim, Keane menyebut ada tiga kandidat yang jauh lebih layak memimpin Manchester United dalam jangka panjang.
Carrick mencuri perhatian publik setelah mencatatkan awal luar biasa sebagai pelatih sementara, termasuk kemenangan besar atas Manchester City dan Arsenal.
Performa tersebut memicu desakan dari banyak pihak agar ia dipertahankan sebagai manajer utama musim depan.
Dalam wawancara di program The Overlap, Roy Keane menyatakan bahwa peran pelatih interim sangat berbeda dengan tugas membangun tim juara.
“Caretaker manager itu dunia yang berbeda dengan menjadi manajer Manchester United yang harus memenangkan gelar liga dalam dua, tiga, empat, bahkan lima tahun ke depan,” tegas Keane.
Menurutnya, Carrick memang bekerja dengan baik, tetapi tidak memiliki pengalaman dan rekam jejak yang cukup untuk membawa United kembali ke era kejayaan.
“Saya pikir Anda bisa mendapatkan manajer yang jauh lebih baik dari Carrick. Absolut,” ujar Keane.
“Dia melakukan pekerjaan bagus, tapi menjadi manajer United itu soal membangun struktur klub, scouting, filosofi, dan proyek jangka panjang.”
Baca Juga: Old Trafford Terancam Dirobohkan, Manchester United Malah Untung
Roy Keane secara terbuka menyebut tiga manajer elite dunia yang menurutnya lebih pantas menangani Manchester United, mereka adalah:
1. Thomas Tuchel
Pelatih Timnas Inggris, berpengalaman juara Liga Champions, dikenal dengan taktik fleksibel dan mentalitas juara.
2. Luis Enrique
Manajer Paris Saint-Germain, sukses besar di level Eropa, punya filosofi sepak bola modern dan pengalaman membangun tim bertabur bintang.
Berita Terkait
-
Old Trafford Terancam Dirobohkan, Manchester United Malah Untung
-
Terbongkar! Cole Palmer Idap Cedera Kronis, Bisa Bikin Manchester United Merugi
-
Cole Palmer ke Manchester United Gantikan Bruno Fernandes?
-
Carrick Bawa DNA Sir Alex Kembali Saat Manchester United Bungkam Arsenal dan Manchester City
-
Manchester United Serius Kejar Kader Meite dari Rennes, Saling Sikut dengan Al Hilal
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
Psywar Jelang El Clasico! Beckham Putra Siap Selebrasi di Hadapan Jakmania
-
Prediksi Arsenal vs Atletico Madrid: Preview, Skor, Susunan Pemain
-
Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Amerika Serikat - Jadi Jantung Turnamen Sepak Bola Dunia
-
Venue Persija vs Persib Menggantung, GBK Belum Aman untuk El Clasico Indonesia
-
Daftar Rekor Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Dipecahkan Lionel Messi dan Ronaldo di Amerika
-
Profil Timnas Portugal: Transformasi Selecao das Quinas, Kekuatan Menakutkan di Piala Dunia 2026
-
Bojan Hodak Lega Persib Full Team Hadapi Persija di GBK
-
Balas Sambutan Bandung, Jakmania Pastikan Suporter Persib Aman di GBK
-
Profil Timnas Prancis: Menanti Sihir Kylian Mbappe untuk Membawa Trofi Emas Pulang
-
Tanpa Imigran, Prancis Bukan Apa-Apa? Fakta di Balik Kejayaan Les Bleus di Piala Dunia