-
Inter Milan menang 2-0 atas Cremonese lewat gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski.
-
Emil Audero tetap bermain meski sempat terkena lemparan flare dari tribune penonton stadion.
-
Kemenangan ini membuat Inter Milan unggul delapan poin dari AC Milan di klasemen.
Suara.com - Emil Audero dirawat setelah dilempar flare. Laga panas pekan ke-23 Serie A musim 2025/2026 mempertemukan tuan rumah Cremonese melawan sang pemuncak klasemen.
Inter Milan menunjukkan kelasnya sebagai kandidat terkuat peraih Scudetto musim ini dengan performa yang sangat disiplin.
Stadion Giovanni Zini menjadi saksi bisu keperkasaan skuat asuhan Cristian Chivu pada Senin dini hari tadi.
Pertandingan yang berlangsung sengit ini berakhir dengan kemenangan dua gol tanpa balas untuk tim tamu.
Kemenangan ini terasa sangat krusial mengingat tekanan besar dari rival sekota mereka di papan klasemen.
Dominasi Awal Lautaro Martinez
Inter Milan langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit yang memimpin laga.
Tim tamu tampil penuh percaya diri meski harus bermain di hadapan pendukung fanatik tuan rumah Cremonese.
Absennya beberapa pilar penting tidak mengurangi daya gedor tim berjuluk Nerazzurri ini di atas lapangan.
Baca Juga: Bakal Lawan Inter Milan, Emil Audero Siap Buktikan Diri!
Laga baru berjalan enam belas menit ketika gawang yang dijaga Emil Audero akhirnya harus kebobolan.
Umpan silang akurat dari Federico Dimarco berhasil disambut dengan tandukan tajam oleh kapten tim, Lautaro Martinez.
Selebrasi Unik Sang Kapten
Bomber asal Argentina tersebut merayakan gol pembukanya dengan penuh emosional di pinggir lapangan pertandingan.
Aksi tersebut menunjukkan betapa besarnya motivasi para pemain Inter untuk mempertahankan tren kemenangan mereka.
Cremonese mencoba merespons gol tersebut dengan menaikkan garis pertahanan mereka untuk mengejar ketertinggalan skor.
Namun, kedisiplinan barisan pertahanan Inter Milan membuat upaya tuan rumah selalu menemui jalan buntu.
Gol Pengunci Piotr Zielinski
Petaka kembali menghampiri Cremonese pada menit ke-31 saat serangan balik cepat dilakukan oleh para pemain Inter.
Luis Henrique yang bergerak di sisi kanan memberikan umpan matang ke dalam kotak penalti lawan.
Piotr Zielinski yang berdiri bebas tanpa pengawalan ketat berhasil mengonversi peluang tersebut menjadi gol kedua.
Keunggulan dua gol ini membuat Inter Milan semakin nyaman dalam mengendalikan jalannya sisa waktu babak pertama.
Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, skor tetap bertahan 2-0 untuk keunggulan tim tamu.
Insiden Flare Emil Audero
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan sedikit menurun dibandingkan dengan tempo pada paruh pertama laga.
Sebuah insiden yang kurang terpuji terjadi dari tribune penonton pada menit ke-49 pertandingan berlangsung.
Kiper Cremonese asal Indonesia, Emil Audero, sempat terkena lemparan suar atau flare dari arah penonton.
Petugas medis segera memberikan perawatan kepada kiper tersebut agar ia bisa melanjutkan sisa jalannya pertandingan.
Beruntung, kondisi Audero tidak mengalami cedera serius dan tetap mampu menjaga gawangnya hingga laga usai.
Rotasi Pemain Cristian Chivu
Pelatih Cristian Chivu memutuskan untuk melakukan beberapa pergantian pemain demi menjaga stamina anak asuhnya tersebut.
Jadwal kompetisi yang sangat padat memaksa sang pelatih harus pintar dalam melakukan rotasi pemain di lapangan.
Di sisi lain, Davide Nicola selaku pelatih Cremonese memasukkan tenaga baru untuk menambah daya serang mereka.
Mikayil Faye dan Milan Djuric dimasukkan pada menit ke-67 untuk memecah kebuntuan lini depan tuan rumah.
Meski telah melakukan sembilan kali percobaan tembakan, Cremonese tetap gagal merobek jala gawang milik tim tamu.
Statistik Efektivitas Inter Milan
Sepanjang jalannya laga, Inter Milan tercatat melepaskan total lima belas tembakan ke arah gawang lawan.
Efektivitas permainan menjadi kunci utama mengapa Nerazzurri mampu membawa pulang poin penuh dari markas lawan.
Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Inter Milan di puncak klasemen sementara dengan total raihan 55 poin.
Mereka kini unggul jauh sebanyak delapan angka dari pesaing terdekatnya, AC Milan, di posisi kedua.
Sementara bagi Cremonese, kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi ke-16 dengan koleksi 23 poin.
Krisis Cedera Kedua Tim
Pertandingan ini sebenarnya dijalani kedua tim dengan kondisi skuat yang tidak sepenuhnya lengkap karena cedera.
Cremonese tidak bisa memainkan Antonio Sanabria serta Warren Bondo yang harus menepi dari lapangan hijau.
Inter Milan pun kehilangan kreativitas di lini tengah akibat absennya Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu.
Namun, kedalaman skuat yang dimiliki Inter terbukti mampu menutupi lubang yang ditinggalkan para pemain inti.
Performa solid seluruh pemain cadangan mendapatkan apresiasi tinggi dari para penggemar yang hadir di stadion.
Harapan Besar Gelar Scudetto
Dengan sisa pertandingan musim ini, Inter Milan dijagokan banyak pihak untuk meraih gelar juara lebih awal.
Konsistensi permainan yang mereka tunjukkan menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim besar lainnya di kompetisi Serie A.
Para pemain Inter Milan pun berkomitmen untuk terus menjaga fokus di setiap laga yang tersisa ke depan.
Kemenangan atas Cremonese ini menjadi modal berharga sebelum mereka menghadapi jadwal berat di pekan selanjutnya.
Dukungan penuh suporter diharapkan mampu membakar semangat para pemain untuk terus mencetak poin maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan 1,88 Meter Kembali Merumput Pasca Cedera
-
Arbeloa Out! Real Madrid Kontrak Jose Mourinho Dua Tahun?
-
Kontroversi Kemenangan Arsenal atas Burnley, Kai Havertz Harusnya Kartu Merah?
-
Respons Manchester City Soal Isu Pep Guardiola Siap Putus Kontrak di Akhir Musim
-
Luka Modric Berpeluang Cetak Sejarah usai Masuk Skuad Kroasia untuk Piala Dunia 2026
-
Alasan Carlo Ancelotti Ajak Neymar Kembali ke Timnas Brasil
-
Gempar! Pep Guardiola Dikabarkan Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
-
Ralf Rangnick Targetkan Timnas Austria Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026, Modal dari Euro 2024
-
Daftar Skuad Timnas Austria Piala Dunia 2026, David Alaba untuk Memperkuat Lini Pertahanan Rapuh
-
Arsenal Wajib Menang Lawan Crystal Palace Demi Trofi Premier League Usai Tundukkan Burnley