- Beppe Marotta mengutuk keras insiden pelemparan flare oleh oknum suporter Inter yang mengenai kiper Cremonese, Emil Audero, dalam laga Serie A.
- Marotta memuji ketenangan dan profesionalisme Audero yang tetap melanjutkan pertandingan dan menjaga gawangnya hingga akhir meski menjadi korban.
- Pihak Inter Milan mendukung penuh penyelidikan polisi untuk menangkap pelaku yang dinilai telah mencederai nilai-nilai sportivitas dan sejarah hubungan baik dengan Audero.
Suara.com - CEO Inter Milan, Beppe Marotta, memberikan apresiasi tinggi kepada kiper Cremonese sekaligus pemain Timnas Indonesia, Emil Audero, usai insiden pelemparan flare yang menimpanya.
Marotta memuji profesionalisme dan ketenangan mental Audero yang tetap mampu melanjutkan pertandingan meski sempat terkena ledakan petasan dari tribun suporter tamu.
Insiden tersebut terjadi saat Inter Milan menang 2-0 atas Cremonese, namun Marotta menegaskan bahwa kemenangan timnya tercoreng oleh tindakan oknum suporter yang mencederai nilai sportivitas.
Peristiwa bermula di awal babak kedua ketika sebuah flare menyala dilemparkan dari sektor pendukung Inter Milan dan meledak tepat mengenai tubuh Audero hingga terjatuh.
Berbicara kepada DAZN usai peluit panjang, Marotta dengan tegas mengutuk keras aksi anarkis yang dilakukan oleh oknum suporter Nerazzurri tersebut.
"Kami ingin menstigmatisasi dan mengutuk apa yang terjadi, itu adalah tindakan yang tidak ada hubungannya dengan nilai-nilai olahraga," ujar Marotta dikutip dari FCInterNews.
Marotta secara khusus menyoroti sikap dewasa Audero yang tidak terpancing emosi berlebih dan tetap fokus menjaga gawangnya hingga laga usai.
"Saya ingin mengakui profesionalisme yang luar biasa dari Audero, yang dengan ketenangannya terus mempertahankan gawangnya sampai akhir," puji Marotta.
Bos Inter itu menilai respons Audero di lapangan merupakan contoh perilaku serius yang sangat dihargai oleh klub.
Baca Juga: 7 Pemain Keturunan Indonesia Masih Sanggup di Liga Eropa saat Eksodus ke Liga Indonesia
"Itu adalah perilaku serius yang kami hargai," tambahnya.
Pujian ini terasa wajar mengingat Audero pernah menjadi bagian dari keluarga besar Inter Milan saat dipinjam pada musim 2023-2024 dan ikut merasakan gelar Scudetto.
Marotta menyebut kekecewaan atas insiden ini bukan hanya miliknya, tetapi juga dirasakan oleh seluruh pemain Inter, termasuk kapten Lautaro Martinez yang langsung berlari menolong Audero.
Pihak klub menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwenang dan yakin pelaku yang bertindak sendirian itu akan segera ditangkap.
"Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan dan tampaknya itu adalah tindakan yang terisolasi, mereka yang bertanggung jawab pasti akan ditemukan," tegasnya.
Kemenangan 2-0 Inter atas Cremonese pun menjadi terasa hambar akibat aksi tidak terpuji yang kini berpotensi mendatangkan sanksi larangan tandang bagi suporter Curva Nord.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Gilas Putri Garut Lima Gol, Akademi Persib Bandung Juara HSL All-Stars
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss