-
Liverpool mempertimbangkan pemecatan Arne Slot menyusul rekor kebobolan 51 gol musim ini.
-
Luis Enrique menjadi target utama manajemen Liverpool untuk menggantikan posisi Arne Slot.
-
Keretakan internal terjadi di Liverpool setelah komentar frustrasi Mohamed Salah mencuat.
Suara.com - Manajemen Liverpool kini dilaporkan mulai berubah pikiran dan serius mempertimbangkan opsi untuk memberhentikan Arne Slot dari kursi kepelatihan. Langkah drastis ini diambil setelah klub Merseyside tersebut mencatatkan rekor pertahanan terburuk sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi kasta tertinggi.
Kekalahan ke-19 yang diderita tim baru-baru ini membuat gawang mereka telah kebobolan sebanyak 51 kali dalam satu musim. Rapor merah tersebut memicu gelombang desakan dari para pendukung serta pengamat yang menilai tim tidak lagi memiliki arah taktik yang jelas.
Sebelum hasil buruk pada laga terakhir terjadi, internal petinggi klub sebenarnya sempat sepakat untuk tetap mempertahankan juru taktik asal Belanda tersebut. Pemilik klub menilai ada beberapa faktor non-teknis eksternal yang di luar kendali pelatih sehingga performa tim merosot tajam.
Faktor pelunak tersebut mencakup wafatnya Diogo Jota secara tragis, penurunan performa Mohamed Salah, hingga kekeliruan strategi transfer musim panas lalu. Kendati demikian, situasi di dalam stadion yang semakin tidak kondusif memaksa jajaran direksi untuk segera mengambil tindakan penyelamatan.
Jurnalis senior Graeme Bailey mengungkapkan bahwa situasi internal di kubu The Reds kini sedang mengalami keretakan terkait masa depan manajer.
“Edwards dan Hughes memiliki beberapa pemikiran dan pembicaraan serius yang harus dilakukan,” jelas Graeme Bailey, dikutip dari football365.
“Situasi dengan Slot meningkat dengan cepat, dan saya dapat memberi tahu Anda bahwa tidak semua orang di internal sepakat di belakang ide bahwa dia harus bertahan,” lanjutnya.
“Liverpool bukanlah klub yang bereaksi secara emosional atau impulsif, tetapi kepemilikan mutlak mengakui ini menjadi situasi yang sangat memprihatinkan,” tambah Bailey.
“Saya diberitahu bahwa komentar Salah sangat memukul secara masif. Secara internal, sebenarnya ada banyak simpati terhadap apa yang dia katakan, dan orang-orang di klub memahami mengapa dia menyuarakan frustrasi tersebut.”
Baca Juga: Respons Manchester City Soal Isu Pep Guardiola Siap Putus Kontrak di Akhir Musim
Di tengah ketidakpastian posisi Slot, manajemen raksasa Inggris ini dilaporkan telah menetapkan sosok arsitek tim impian mereka. Nama pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, kini berada di urutan teratas sebagai kandidat kuat yang ingin segera didatangkan.
Peluang untuk mengamankan tanda tangan mantan pelatih Barcelona tersebut kini sedang dipantau secara ketat oleh tim pemandu bakat. Meskipun sang pelatih dikabarkan akan memperpanjang masa bakti di Prancis, Anfield siap langsung bergerak jika kesepakatan tersebut batal.
Juru taktik asal Spanyol tersebut dinilai sebagai figur paling ideal karena memiliki reputasi mumpuni dalam mengelola ruang ganti bertabur bintang. Keberhasilan Enrique mempersembahkan empat gelar domestik sekaligus dalam satu musim menjadi bukti sahih kapasitas luar biasa yang dimilikinya saat ini.
Kehebatan sang mentor semakin diakui dunia setelah berhasil membawa raksasa Ligue 1 menembus partai puncak kompetisi antarklub Eropa. Prestasi masif itu bahkan diraih setelah klub kehilangan penyerang andalan utama mereka, Kylian Mbappe, yang hijrah ke Spanyol.
Kemunduran drastis yang dialami tim Merseyside musim ini menjadi salah satu kejutan terbesar dalam jagat sepak bola modern. Kegagalan mengadopsi skema permainan baru membuat strategi tim menjadi sangat mudah dibaca dan diantisipasi oleh pihak lawan.
Keputusan manajemen yang sempat mengabaikan kesempatan untuk merekrut Xabi Alonso sebelum sang pelatih memilih rival domestik kini disesali banyak pihak. Akibatnya, bursa taruhan kini menempatkan posisi juru strategi PSG sebagai pilihan paling diunggulkan untuk menggantikan posisi Slot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?