- Shayne Pattynama bergabung Persija di paruh musim BRI Liga 2025/2026, debut singkat menggantikan Dony Tri Pamungkas.
- Pelatih Mauricio Souza perlu waktu mencari momentum tepat menurunkan pemain baru di tim yang sudah solid.
- Shayne ditantang bekerja keras beradaptasi untuk meyakinkan pelatih agar memperoleh tempat utama tim Persija Jakarta.
Suara.com - Kehadiran Shayne Pattynama di Persija Jakarta tidak serta-merta membuatnya langsung mendapat tempat utama. Apalagi, tim kesayangan Jakmania itu sudah memiliki komposisi pemain yang solid.
Shayne Pattynama bergabung dengan Persija pada paruh musim BRI Super League 2025/2026. Ia sudah mencatatkan debut sebagai pemain pengganti saat Macan Kemayoran menang 2-0 beberapa waktu lalu.
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu masuk pada menit ke-86. Ia dipercaya mengisi sisi kiri pertahanan, menggantikan Dony Tri Pamungkas.
Meski waktu bermainnya terbilang singkat, kehadiran Shayne dinilai memberi warna baru dalam struktur permainan Persija.
Namun, tak sedikit publik yang mempertanyakan alasan ia baru diturunkan di menit-menit akhir.
Menanggapi hal tersebut, pelatih Persija Mauricio Souza angkat bicara.
Juru taktik asal Brasil itu menyebut dirinya masih mencari momentum yang tepat untuk menurunkan mantan pemain KAS Eupen tersebut.
“Kami memasukkan Paulo dan Pattynama pada momen yang kami nilai tepat untuk membantu tim. Mungkin publik berharap pemain baru bisa tampil lebih cepat di lapangan,” kata Souza.
“Namun, mereka datang ke tim yang sudah solid dan menunjukkan performa baik sejak awal kompetisi,” lanjut eks pelatih Madura United itu.
Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Pinjamkan Rio Fahmi dan Hansamu Yama
Souza menegaskan, situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Shayne. Ia harus bekerja keras untuk meyakinkan pelatih agar bisa mendapat tempat utama di tim.
“Karena itu, setiap pemain harus berusaha menemukan perannya dan beradaptasi dengan kebutuhan tim,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi
-
Kurang dari 16 Jam untuk Persiapan! Iran Tercekik Aturan AS, Ghalenoei Protes Keras
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona