Bola / Bola Indonesia
Selasa, 03 Februari 2026 | 08:21 WIB
Maarten Paes (ig Ajax Amsterdam)
Baca 10 detik
  • Maarten Paes resmi dikontrak Ajax hingga 2029 setelah meninggalkan klub Amerika FC Dallas.

  • Sang kiper membawa julukan "Tembok" dari fans Indonesia ke markas besar Ajax Amsterdam.

  • Paes akan bersaing dengan Jaros Vitezslav untuk menjadi penjaga gawang utama klub Ajax.

Suara.com - Panggung sepak bola Eropa kembali kedatangan bakat besar dari Asia Tenggara setelah Maarten Paes resmi berseragam Ajax Amsterdam.

Kiper utama Timnas Indonesia ini memulai babak baru dalam karier profesionalnya pada hari Senin tanggal 2 Februari.

Langkah ini menandai kepulangan sang penjaga gawang ke kompetisi kasta tertinggi Belanda setelah merantau ke Amerika Serikat.

Ajax secara resmi memperkenalkan Paes sebagai bagian dari skuat mereka melalui berbagai platform media sosial resmi klub.

Dalam sebuah sesi interaksi perdana, sang kiper langsung mencuri perhatian para pendukung fanatik klub berjuluk De Godenzonen.

Maarten Paes membagikan identitas unik yang diberikan oleh para pendukung setianya selama membela panji Merah Putih.

Ia menyebutkan satu kata yang kini sangat melekat pada dirinya berkat performa gemilang di bawah mistar.

"(Julukan saya) Tembok," ujar Paes mengungkap julukan yang diberikan fans Indonesia kepadanya karena sulit dibobol.

Julukan tersebut dianggap sangat merepresentasikan ketangguhannya dalam mengawal area pertahanan dari serangan lawan yang mematikan.

Baca Juga: RESMI! Selamat Tinggal Ivar Jenner

Kini publik Amsterdam menantikan apakah ia mampu mempertahankan reputasi sebagai penghalang yang sulit ditembus penyerang lawan.

Bergabung dengan tim sebesar Ajax merupakan pencapaian emosional yang sangat mendalam bagi pemain kelahiran Belanda ini.

Klub ini memiliki sejarah panjang dalam mencetak pemain kelas dunia serta mendominasi kompetisi liga domestik selama bertahun-tahun.

"Ini membuatku bangga," ucap Paes saat ditanya mengenai perasaannya bisa kembali merumput di tanah kelahirannya tersebut.

Meski bertugas sebagai kiper, ia ternyata memiliki inspirasi dari sosok pemain yang memiliki gaya permainan sangat artistik.

"Ronaldinho," kata Paes secara lugas ketika menjelaskan siapa figur yang menjadi pahlawan sepak bola dalam hidupnya.

Manajemen Ajax bergerak cepat untuk mengamankan jasa pemain berusia 29 tahun ini dari klub sebelumnya di MLS.

FC Dallas telah mencapai kesepakatan penuh untuk melepas kiper andalan mereka guna mencari tantangan baru di Eropa.

"Ajax, FC Dallas, dan Maarten Paes telah mencapai kesepakatan untuk transfer langsung ke Ajax," demikian isi keterangan pers Ajax.

Klub raksasa Belanda tersebut memberikan kepercayaan jangka panjang melalui durasi kontrak yang terhitung sangat signifikan bagi seorang kiper.

"Paes yang berusia 29 tahun telah menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2029. Ia sebelumnya terikat kontrak dengan klub Amerika Serikat hingga akhir tahun," lanjut keterangan tersebut.

Rekam jejak Paes selama berkompetisi di Major League Soccer menjadi alasan kuat mengapa Ajax berani memboyongnya kembali.

Sejak bergabung pada tahun 2022, ia telah membuktikan kualitasnya sebagai kiper yang memiliki konsistensi tingkat tinggi.

Ia tercatat telah memainkan sebanyak 114 pertandingan bersama FC Dallas selama periode kariernya di Amerika Serikat.

Meski harus memungut bola sebanyak 158 kali dari gawangnya, ia sukses membukukan total 23 laga tanpa kebobolan.

Kemampuan distribusi bola dan refleks cepatnya menjadi modal berharga untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Benua Biru.

Di level negara, peran Maarten Paes sebagai tembok terakhir Timnas Indonesia juga memberikan statistik yang cukup impresif.

Hingga saat ini, sang pemain telah mencatatkan 10 penampilan kompetitif bersama skuat asuhan Shin Tae-yong tersebut.

Dalam periode tersebut, ia harus kebobolan sebanyak 18 gol namun berhasil mencatatkan 3 kali clean sheet.

Mentalitas bertandingnya dalam laga-laga krusial internasional diharapkan mampu membantu Ajax meraih trofi bergengsi musim depan.

Pengalaman menghadapi penyerang top di level internasional memberikan kematangan berpikir saat mengambil keputusan sulit di kotak penalti.

Pintu untuk menjadi pilihan pertama di bawah mistar gawang Ajax kini terbuka lebar bagi pemain bertinggi badan ideal ini.

Kiper senior mereka, Remko Pasveer, telah dipastikan meninggalkan klub yang membuat satu posisi inti menjadi lowong.

Namun, posisi tersebut tidak akan didapatkan oleh Paes dengan mudah tanpa adanya kerja keras yang luar biasa.

Ia harus menunjukkan performa terbaiknya agar bisa mengungguli kiper berbakat lainnya yakni Jaros Vitezslav.

Persaingan sehat ini diprediksi akan meningkatkan kualitas pertahanan Ajax dalam mengarungi ketatnya persaingan liga musim ini.

Load More