-
Maarten Paes resmi dikontrak Ajax hingga 2029 setelah meninggalkan klub Amerika FC Dallas.
-
Sang kiper membawa julukan "Tembok" dari fans Indonesia ke markas besar Ajax Amsterdam.
-
Paes akan bersaing dengan Jaros Vitezslav untuk menjadi penjaga gawang utama klub Ajax.
Suara.com - Panggung sepak bola Eropa kembali kedatangan bakat besar dari Asia Tenggara setelah Maarten Paes resmi berseragam Ajax Amsterdam.
Kiper utama Timnas Indonesia ini memulai babak baru dalam karier profesionalnya pada hari Senin tanggal 2 Februari.
Langkah ini menandai kepulangan sang penjaga gawang ke kompetisi kasta tertinggi Belanda setelah merantau ke Amerika Serikat.
Ajax secara resmi memperkenalkan Paes sebagai bagian dari skuat mereka melalui berbagai platform media sosial resmi klub.
Dalam sebuah sesi interaksi perdana, sang kiper langsung mencuri perhatian para pendukung fanatik klub berjuluk De Godenzonen.
Maarten Paes membagikan identitas unik yang diberikan oleh para pendukung setianya selama membela panji Merah Putih.
Ia menyebutkan satu kata yang kini sangat melekat pada dirinya berkat performa gemilang di bawah mistar.
"(Julukan saya) Tembok," ujar Paes mengungkap julukan yang diberikan fans Indonesia kepadanya karena sulit dibobol.
Julukan tersebut dianggap sangat merepresentasikan ketangguhannya dalam mengawal area pertahanan dari serangan lawan yang mematikan.
Baca Juga: RESMI! Selamat Tinggal Ivar Jenner
Kini publik Amsterdam menantikan apakah ia mampu mempertahankan reputasi sebagai penghalang yang sulit ditembus penyerang lawan.
Bergabung dengan tim sebesar Ajax merupakan pencapaian emosional yang sangat mendalam bagi pemain kelahiran Belanda ini.
Klub ini memiliki sejarah panjang dalam mencetak pemain kelas dunia serta mendominasi kompetisi liga domestik selama bertahun-tahun.
"Ini membuatku bangga," ucap Paes saat ditanya mengenai perasaannya bisa kembali merumput di tanah kelahirannya tersebut.
Meski bertugas sebagai kiper, ia ternyata memiliki inspirasi dari sosok pemain yang memiliki gaya permainan sangat artistik.
"Ronaldinho," kata Paes secara lugas ketika menjelaskan siapa figur yang menjadi pahlawan sepak bola dalam hidupnya.
Manajemen Ajax bergerak cepat untuk mengamankan jasa pemain berusia 29 tahun ini dari klub sebelumnya di MLS.
FC Dallas telah mencapai kesepakatan penuh untuk melepas kiper andalan mereka guna mencari tantangan baru di Eropa.
"Ajax, FC Dallas, dan Maarten Paes telah mencapai kesepakatan untuk transfer langsung ke Ajax," demikian isi keterangan pers Ajax.
Klub raksasa Belanda tersebut memberikan kepercayaan jangka panjang melalui durasi kontrak yang terhitung sangat signifikan bagi seorang kiper.
"Paes yang berusia 29 tahun telah menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2029. Ia sebelumnya terikat kontrak dengan klub Amerika Serikat hingga akhir tahun," lanjut keterangan tersebut.
Rekam jejak Paes selama berkompetisi di Major League Soccer menjadi alasan kuat mengapa Ajax berani memboyongnya kembali.
Sejak bergabung pada tahun 2022, ia telah membuktikan kualitasnya sebagai kiper yang memiliki konsistensi tingkat tinggi.
Ia tercatat telah memainkan sebanyak 114 pertandingan bersama FC Dallas selama periode kariernya di Amerika Serikat.
Meski harus memungut bola sebanyak 158 kali dari gawangnya, ia sukses membukukan total 23 laga tanpa kebobolan.
Kemampuan distribusi bola dan refleks cepatnya menjadi modal berharga untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Benua Biru.
Di level negara, peran Maarten Paes sebagai tembok terakhir Timnas Indonesia juga memberikan statistik yang cukup impresif.
Hingga saat ini, sang pemain telah mencatatkan 10 penampilan kompetitif bersama skuat asuhan Shin Tae-yong tersebut.
Dalam periode tersebut, ia harus kebobolan sebanyak 18 gol namun berhasil mencatatkan 3 kali clean sheet.
Mentalitas bertandingnya dalam laga-laga krusial internasional diharapkan mampu membantu Ajax meraih trofi bergengsi musim depan.
Pengalaman menghadapi penyerang top di level internasional memberikan kematangan berpikir saat mengambil keputusan sulit di kotak penalti.
Pintu untuk menjadi pilihan pertama di bawah mistar gawang Ajax kini terbuka lebar bagi pemain bertinggi badan ideal ini.
Kiper senior mereka, Remko Pasveer, telah dipastikan meninggalkan klub yang membuat satu posisi inti menjadi lowong.
Namun, posisi tersebut tidak akan didapatkan oleh Paes dengan mudah tanpa adanya kerja keras yang luar biasa.
Ia harus menunjukkan performa terbaiknya agar bisa mengungguli kiper berbakat lainnya yakni Jaros Vitezslav.
Persaingan sehat ini diprediksi akan meningkatkan kualitas pertahanan Ajax dalam mengarungi ketatnya persaingan liga musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
PSSI Izinkan Persija Jakarta vs Persib Bandung Digelar di SUGBK pada 10 Mei 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap Kesiapan Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan China
-
Klasemen Liga Inggris: Manchester City Tertahan, Chelsea Gagal ke Liga Champions
-
Ferland Mendy Terancam Absen 5 Bulan, Musimnya Bersama Real Madrid Berakhir
-
Pintu Timnas Indonesia Masih Terbuka, Pemain yang Belum Masuk Daftar TC Berpeluang Dipanggil
-
Man City Ditahan Everton, Pep Guardiola Akui Nasib Gelar Juara Tak Lagi di Tangan Sendiri
-
Borussia Monchengladbach Selamat dari Degradasi, Ini Kata-kata Kevin Diks
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
-
Manchester City Gagal Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Ditahan Everton 3-3
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson