-
Ivar Jenner resmi meninggalkan FC Utrecht karena minimnya kesempatan bermain secara reguler di klub.
-
Tiga klub yakni Persija Jakarta, Dewa United, dan Venezia FC berminat merekrut Ivar Jenner.
-
Persija Jakarta menjadi kandidat terkuat sebagai pelabuhan baru bagi gelandang Timnas Indonesia tersebut.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola Eropa terkait masa depan pemain keturunan Indonesia gelandang muda andalan Timnas Indonesia.
Ivar Jenner secara resmi telah mengakhiri kerja samanya dengan klub asal Belanda, FC Utrecht, lebih awal.
Keputusan besar ini diambil meski sebenarnya sang pemain masih memiliki masa bakti hingga musim panas 2026 mendatang.
Langkah pemutusan kontrak ini diambil demi menyelamatkan karier profesional Jenner yang membutuhkan jam terbang lebih tinggi.
Pihak manajemen klub dan sang pemain merasa visi mereka sudah tidak lagi sejalan untuk musim-musim berikutnya.
Minimnya kesempatan bermain di skuat Jong FC Utrecht menjadi pemicu utama di balik kesepakatan pahit ini.
Tanpa adanya jaminan posisi di tim utama, Jenner memilih untuk mencari tantangan baru di luar Belanda.
Kondisi ini memaksa kedua belah pihak duduk bersama untuk membicarakan solusi terbaik bagi masa depan sang gelandang.
Akhirnya, opsi mengakhiri kontrak secara prematur dianggap sebagai jalan keluar yang paling masuk akal bagi semua pihak.
Baca Juga: Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
Klub memahami bahwa talenta muda seperti Jenner tidak boleh menyia-nyiakan waktu hanya dengan duduk di bangku cadangan.
Manajer Teknik Utrecht, Jeffrey Koosta, memberikan penjelasan detail mengenai latar belakang hengkangnya pemain muda berbakat tersebut.
"Ivar Jenner memiliki sedikit prospek untuk bermain," kata Manajer Teknik Utrecht Jeffrey Koosta di laman resmi klub.
Kebutuhan Jenner untuk berkompetisi secara reguler menjadi poin krusial yang tidak bisa dipenuhi oleh Utrecht saat ini.
Pihak klub menyadari bahwa pada usia produktifnya, seorang pemain wajib tampil di lapangan setiap pekannya.
"Dia adalah bagian klub yang ingin bermain setiap pekan, terutama dalam usianya saat ini. Kami bekerja sama untuk menemukan solusi, dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kontrak Ivar," Koosta menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis