- Arema FC meminjam Rio Fahmi dan Hansamu Yama dari Persija Jakarta, yang segera beradaptasi baik.
- Kolaborasi duo tersebut menghasilkan kemenangan Arema atas Persijap Jepara dalam laga debut, 2 Februari 2026.
- Gol kemenangan dicetak dari kombinasi tendangan Rio Fahmi yang dibelokkan menjadi gol oleh Hansamu Yama.
Suara.com - Keputusan Arema FC untuk meminjam duo penggawa Persija Jakarta, Rio Fahmi dan Hansamu Yama, terbukti menjadi langkah jenius di bursa transfer musim ini.
Tak butuh waktu lama bagi keduanya untuk nyetel dengan gaya main Singo Edan, membuat Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza bangga.
Dalam laga debut yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (2/2/2026), kolaborasi eks pilar Macan Kemayoran ini langsung membuahkan hasil manis saat Arema sukses menundukkan Persijap Jepara dengan skor tipis.
Performa apik ini ternyata sama sekali tidak mengejutkan bagi Mauricio Souza. Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut mengaku sudah memprediksi bahwa kedua pemainnya itu akan tampil gemilang bersama Arema FC.
Baginya, kualitas teknis dan profesionalisme yang dimiliki Rio serta Hansamu memang sudah teruji sejak mereka masih berlatih di bawah arahannya.
Kemenangan Arema di laga tersebut memang menjadi panggung utama bagi keduanya.
Gol tunggal Singo Edan tercipta melalui skema yang apik, berawal dari tendangan keras nan terukur Rio Fahmi dari luar kotak penalti yang kemudian dibelokkan secara presisi oleh Hansamu Yama menjadi gol.
Mauricio pun tak segan melontarkan pujian atas keberhasilan mantan anak asuhnya tersebut dalam menjalani petualangan baru mereka.
“Saya ucapkan selamat sukses buat mereka. Saya sudah tahu pemain, pemain yang bagus, pemain profesional, terus dedikasi itu mereka juga ada," kata Mauricio Souza kepada awak media.
Baca Juga: Naturalisasi Bukan Jalur Instan! Mauricio Souza Tegaskan Pemain Anyar Persija Harus Adu Kualitas
"Tapi itu pertandingan tidak mudah buat kita, kita tahu. Tapi tujuan kita untuk menjadi menang, untuk bisa menuju untuk jadi juara,” jelasnya.
Kontribusi menonjol Rio Fahmi bahkan membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match dalam pertandingan tersebut.
Menanggapi hal itu, Mauricio menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Rio untuk mencari jam terbang di klub lain adalah keputusan yang tepat.
Ia sangat memahami potensi besar yang dimiliki sang bek sayap, meski terkadang kendala kedisiplinan di lapangan seperti kartu kuning sempat menghambat ritmenya di Persija.
“Seperti saya bicara, mereka pemain bagus. Rio mulai pertandingan lawan Persita, tapi dia keluar karena dia ada kartu kuning," jelasnya.
"Itu saya tahu, itu pemain itu punya semua untuk bisa sukses di dalam liga ini,” tutup pelatih asal Brasil itu.
Berita Terkait
-
Naturalisasi Bukan Jalur Instan! Mauricio Souza Tegaskan Pemain Anyar Persija Harus Adu Kualitas
-
Pelatih Persija Temukan Potensi Luar Biasa dari Pemain Keturunan Rp10,43 Miliar
-
KUIS: Seberapa Update Kamu soal Ivar Jenner? Buktikan Kemampuanmu di Sini
-
Dewa United dan Persija Jakarta Rebutan Ivar Jenner?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan