-
Kontrak Ragnar Oratmangoen di FCV Dender tersisa empat bulan dan memicu rumor kepindahan.
-
Pelatih Persib Bojan Hodak membantah kabar bergabungnya Ragnar karena kuota pemain sudah penuh.
-
Persib Bandung telah mendatangkan Dion Markx dan Layvin Kurzawa untuk memperkuat skuad utama.
Suara.com - Spekulasi mengenai masa depan penyerang sayap Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Pemain yang saat ini membela klub kasta tertinggi Liga Belgia, c, tersebut santer dikabarkan akan segera mencicipi atmosfer kompetisi domestik.
Nama besar Persib Bandung muncul ke permukaan sebagai pelabuhan baru yang potensial bagi pemain yang identik dengan gaya permainan lincah tersebut.
Kabar ini mencuat seiring dengan fenomena gelombang kepindahan para pemain diaspora Indonesia yang mulai ramai berkarier di ajang Super League musim ini.
Kehadiran sosok-sosok seperti Thom Haye hingga Eliano Reijnders sebelumnya telah membuktikan daya tarik liga kasta tertinggi di tanah air tersebut.
Faktor durasi kontrak menjadi salah satu pemicu utama mengapa isu perpindahan pemain berusia 26 tahun ini berkembang sangat liar di media sosial.
Masa bakti Ragnar bersama klub milik pengusaha Indonesia, Sihar Sitorus, diketahui hanya menyisakan waktu sekitar empat bulan saja.
Sesuai dengan aturan Bosman, seorang pesepak bola profesional diizinkan menjalin komunikasi formal dengan klub peminat saat kontraknya hampir berakhir.
Selain masalah administratif, kondisi kebugaran Ragnar di FCV Dender juga tengah menjadi sorotan utama bagi para pengamat olahraga.
Baca Juga: Ragnar Oratmangoen Tidak Cocok Main di Persib Bandung, Penurunan Karier?
Winger andalan Shin Tae-yong tersebut sudah cukup lama tidak terlihat menghiasi susunan pemain utama dalam pertandingan resmi Liga Belgia.
Statistik dan Kondisi Medis Sang Pemain
Cedera lutut yang dideritanya disinyalir menjadi penyebab utama absennya sang pemain dari daftar susunan pemain klub berjuluk The Bison tersebut.
Catatan penampilannya musim ini pun tergolong minim, di mana ia baru mengoleksi sembilan caps dengan torehan satu gol sebelum masuk ruang perawatan.
Kebutuhan Persib Bandung akan amunisi tambahan untuk mengarungi jadwal padat di dua kompetisi berbeda juga memperkuat aroma rumor transfer ini.
Sebagaimana diketahui, Maung Bandung tidak hanya fokus berjuang di Super League, namun juga tengah bertarung di ajang bergengsi ACL Elite Two.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan