- PSIM Yogyakarta merekrut bek asing asal Belanda, Jop van der Avert, untuk BRI Super League 2025/2026.
- Van der Avert serbabisa sebagai bek tengah dan sayap kiri, berpengalaman di Eropa dan Liga 2 Korea Selatan.
- Ia berpotensi debut melawan Persis Solo pada 6 Februari 2026, menambah kedalaman pertahanan tim.
Suara.com - PSIM Yogyakarta resmi mendatangkan bek asing anyar Jop van der Avert untuk memperkuat lini pertahanan pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.
Pemain asal Belanda ini disiapkan sebagai tambahan opsi penting di sektor belakang Laskar Mataram.
Berikut sejumlah fakta menarik Jop van der Avert yang patut diketahui.
1. Bek Serbabisa di Lini Pertahanan
Jop van der Avert bukan tipikal bek satu posisi. Ia bisa dimainkan sebagai bek tengah maupun bek sayap kiri.
Fleksibilitas ini membuatnya menjadi solusi atas keterbatasan opsi pemain belakang yang sempat dialami PSIM Yogyakarta pada beberapa laga terakhir.
2. Berpengalaman di Kompetisi Eropa dan Asia
Sebelum berlabuh ke Indonesia, Van der Avert memiliki pengalaman bermain di Belanda seperti NAC Breda U-21, Willem II U-21, FC Dordrecht dan terakhir berkompetisi di Liga 2 Korea bersama Cheongju FC.
Jam terbang tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama manajemen dalam merekrutnya pada paruh musim.
Baca Juga: Ragnar Oratmangoen Tidak Cocok Main di Persib Bandung, Penurunan Karier?
3. Sudah Pernah Hadapi Tim Asuhan Jean-Paul van Gastel
Fakta menarik lainnya, Jop van der Avert bukan sosok asing bagi pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel. Saat Van Gastel masih melatih di Liga 2 Belanda, Jop pernah bermain menghadapi tim yang diasuh pelatih asal Belanda tersebut.
“Fakta menariknya, saat Coach Van Gastel melatih di Liga 2 Belanda, Jop pernah bermain menghadapi tim asuhannya. Jadi secara tidak langsung, pelatih sudah mengetahui karakter permainannya, meski belum terlalu detail,” kata manajer PSIM, Razzi Taruna.
4. Didatangkan untuk Menambah Kedalaman Skuad
Manajer PSIM Yogyakarta Razzi Taruna menegaskan perekrutan Van der Avert merupakan langkah strategis hasil evaluasi tim pelatih, khususnya untuk memperkuat sektor pertahanan.
“Pelatih Kepala menggarisbawahi pentingnya kedalaman skuad, terutama di lini belakang. Di beberapa game terakhir, contohnya lawan Persebaya itu, kami sangat kekurangan opsi pemain di lini belakang,” ujar Razzi.
Berita Terkait
-
Ragnar Oratmangoen Tidak Cocok Main di Persib Bandung, Penurunan Karier?
-
Adam Przybek Dikabarkan Gabung PSIM Yogyakarta, Bojan Hodak Buka Suara
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
3 Keuntungan Mauro Zijlstra jika Resmi Bergabung dengan Persija Jakarta
-
Pelatih Arema FC Beri Sinyal Langsung Turunkan Hansamu Yama dan Rio Fahmi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
8 Yel-Yel Pramuka Paling Lucu dan Heboh Pakai Nada Lagu Anak, Dijamin Seru dan Bikin Semangat!
-
Diusir Pelatih FC Twente, Mees Hilgers Buka Suara Akui Didekati Feyenoord
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan
-
Mengenal Fenomena 'Deskilling': Benarkah AI Perlahan Menurunkan Keterampilan Berpikir Manusia?
-
Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
-
Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026
-
Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua
-
Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir