- Pelatih Ipswich Town, Kieran McKenna, Elkan Baggott mengonfirmasi bek Indonesia tetap di klub hingga akhir musim.
- Keputusan ini mengakhiri spekulasi peminjaman demi mendapatkan menit bermain yang lebih reguler.
- McKenna menilai kedalaman skuad empat bek tengah kuat sangat penting bagi tim saat ini.
Suara.com - Pelatih Ipswich Town, Kieran McKenna, memastikan bahwa bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott akan tetap bertahan di Portman Road hingga akhir musim ini.
Keputusan tersebut mengakhiri spekulasi soal kemungkinan sang pemain kembali dipinjamkan ke klub lain.
McKenna sebelumnya sempat mempertimbangkan opsi meminjamkan bek tengah berusia 23 tahun itu demi mendapatkan menit bermain reguler.
Ipswich Town juga dikabarkan memantau sejumlah bek senior di bursa transfer, termasuk John Egan dari Hull City.
Namun, situasi terkini membuat McKenna yakin Elkan Baggott masih dibutuhkan di dalam skuad utama.
“Saya rasa kami tidak pernah benar-benar berniat meminjamkan Elkan, kami hanya terus mengevaluasi semua opsi,” ujar McKenna.
McKenna menegaskan pentingnya memiliki kedalaman skuad yang solid di lini belakang, terutama di posisi bek tengah.
“Sangat penting bagi kami memiliki empat bek tengah yang kuat di dalam tim, dan saat ini itulah kondisi kami,” lanjutnya.
Menurut McKenna, perkembangan Elkan Baggott di sesi latihan berjalan positif dari hari ke hari.
Baca Juga: Bukan Ultras Inter! Pelaku Tunggal Pelempar Flare ke Emil Audero Akhirnya Ditangkap
“Elkan terus berkembang setiap hari di sini dan kecuali ada perubahan besar dari penilaian saya saat ini, saya tidak melihat itu akan berubah hingga hari Senin,” tegasnya.
Bek Timnas Indonesia itu sebelumnya pernah menjalani masa peminjaman di sejumlah klub Inggris, seperti King’s Lynn, Gillingham, Cheltenham, Bristol Rovers, hingga Blackpool.
Musim ini, Elkan baru mencatatkan satu penampilan bersama Ipswich Town, yakni saat masuk sebagai pemain pengganti di laga Piala FA melawan Blackpool awal bulan ini.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Bukan Ultras Inter! Pelaku Tunggal Pelempar Flare ke Emil Audero Akhirnya Ditangkap
-
Meskipun Meredup, Penggemar Liga Indonesia Harus Berterima Kasih ke Rafael Struick! Kok Bisa?
-
Timnas Indonesia Krisis Striker Abroad Eropa Andai Mauro Zijlstra Gabung Persija
-
Striker Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Jadi Incaran Persebaya Surabaya
-
Pemain Keturunan Rp 86,91 Miliar Menghilang saat 'Sidak' John Herdman ke Eropa, Ada Masalah Apa?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Lionel Scaloni Bantah Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia 2026: Jangan Percaya Media Sosial
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia
-
Alarm Portugal Jelang Hadapi Spanyol, Statistik Miris di Balik Gol Bersejarah Ronaldo
-
Diragukan Banyak Pihak, Ini Puja-puji Luis de la Fuente untuk Kualitas Mikel Oyarzabal